![]() |
| Jalan Santai Mikad Muhammadiyah. |
Malinau – Wakil Bupati Malinau Jakaria menghadiri sekaligus membuka kegiatan jalan santai dalam rangka Milad Pemuda Muhammadiyah ke-94 Kabupaten Malinau yang dipusatkan di Sentra UMKM Desa Malinau Kota, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan diikuti masyarakat, kader Muhammadiyah, serta para pemuda di Kabupaten Malinau. Selain jalan santai, panitia juga menggelar sejumlah kegiatan sosial dan edukatif seperti lomba mewarnai untuk anak-anak serta pemeriksaan kesehatan gratis.
Dalam sambutannya, Jakaria menyampaikan bahwa Pemuda Muhammadiyah yang berdiri sejak 2 Mei 1932 memiliki peran penting dalam membina dan menggerakkan potensi pemuda Islam agar menjadi kader persyarikatan, kader umat, dan kader bangsa.
Menurutnya, kader umat merupakan generasi yang memiliki komitmen dalam melayani masyarakat serta menjadi pelopor amar ma’ruf nahi mungkar. Sementara kader bangsa adalah generasi muda yang dipersiapkan untuk berkontribusi dalam pembangunan dan kepemimpinan demi kemajuan Indonesia.
“Peringatan Milad ke-93 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta meneguhkan kembali peran strategis Pemuda Muhammadiyah sebagai agen perubahan,” ujar Jakaria.
Ia berharap Pemuda Muhammadiyah di Kabupaten Malinau terus bertransformasi menjadi pemuda negarawan yang memiliki integritas tinggi, visi besar, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun bangsa.
Mengusung tema “Bertumbuh dan Mengakar untuk Indonesia Raya”, Jakaria menilai tema tersebut mengajak seluruh kader untuk tidak hanya berkembang secara jumlah, tetapi juga memperkuat nilai, ideologi, dan peran nyata di tengah masyarakat.
“Rangkaian kegiatan ini menunjukkan bahwa Pemuda Muhammadiyah tidak hanya bergerak di bidang dakwah, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Di akhir sambutannya, Jakaria mengajak seluruh pemuda, khususnya Pemuda Muhammadiyah di Malinau, untuk terus meningkatkan kapasitas diri, menjaga persatuan, dan aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam moral dan kepemimpinan,” pesannya. (SA).
