WARTA CYBER @media screen and (max-width:768px) { .banner{margin:65px auto 0 auto;} } -->

Kalbar

PEMDA

Ad Placement

PEMDA

Senin, 28 September 2026

Wagub Ingkong Ala Dorong Penataan Aset Daerah untuk Dukung Pembangunan KIPI

pembahasan penataan Barang Milik Daerah.


TANJUNG SELOR - Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., memimpin rapat pembahasan penataan Barang Milik Daerah (BMD) yang berada di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI), Senin (28/9).

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Gubernur tersebut dihadiri Plt. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Nurdin, S.E., serta sejumlah kepala Perangkat Daerah terkait. Pertemuan difokuskan pada inventarisasi dan optimalisasi aset milik Pemprov Kaltara yang berada di kawasan industri hijau di Kecamatan Tanjung Palas Timur.

Dalam arahannya, Wagub Ingkong Ala menegaskan bahwa penataan aset merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh aset daerah dikelola secara tertib, akuntabel, dan memberikan nilai tambah bagi pembangunan.

"Tujuannya untuk menginventarisir aset provinsi di kawasan KIPI, sehingga pemanfaatannya bisa lebih optimal dan memberikan manfaat bagi pembangunan daerah," ujar Ingkong Ala.

Ia menjelaskan, KIPI sebagai PSN memiliki aktivitas pembangunan yang sangat besar dan terus berkembang. Keberadaan kawasan industri tersebut diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi Kaltara, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional dan internasional.

Karena itu, menurut Wagub, diperlukan koordinasi yang solid antara pemerintah daerah dengan pihak pengelola KIPI, terutama dalam penataan aset yang berada di dalam kawasan tersebut.

"Kalau ada aset daerah yang berada di dalam kawasan KIPI, tentu perlu kita tata dengan baik. Baik melalui mekanisme pemanfaatan, pemindahtanganan, maupun tukar-menukar sesuai ketentuan yang berlaku," jelasnya.

Wagub juga menyoroti pentingnya optimalisasi aset di tengah kondisi fiskal daerah yang terbatas. Menurutnya, aset daerah yang dikelola secara profesional dapat menjadi sumber pendapatan dan mendukung keberlanjutan pembangunan.

"Dengan kondisi fiskal kita yang sangat terbatas, ini perlu kita bahas bersama. Kalau masih ada aset yang dimanfaatkan atau digunakan perusahaan di sana, harus kita pastikan ada manfaat yang jelas bagi daerah," tegasnya.

Lebih lanjut, Wagub meminta setiap Perangkat Daerah untuk segera melakukan pendataan internal secara menyeluruh, termasuk memastikan status aset yang masih dalam proses penyelesaian maupun yang belum dimanfaatkan. Ia menegaskan agar persoalan aset tidak dibiarkan berlarut-larut.

"Yang penting jangan terlalu lama digantung. Kalau ada kewajiban kita yang perlu dilakukan untuk mendukung kelanjutan pembangunan mereka, kita tetap support. Kita cari solusi yang saling menguntungkan," ujarnya.

Wagub juga mengarahkan agar setelah inventarisasi internal selesai, Pemprov Kaltara akan menjadwalkan pertemuan langsung dengan manajemen PT KIPI untuk membahas hasil inventarisasi dan mencari jalan keluar terbaik.

"Kita akan bertemu langsung dengan pimpinan mereka, berkoordinasi dan bicara hasil. Dengan komunikasi yang baik, saya yakin mereka bisa memaklumi dan mendukung upaya penataan aset ini," pungkasnya.

Melalui rapat ini, Pemprov Kaltara berharap pengelolaan BMD di kawasan PSN KIPI dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan optimal, sehingga keberadaan kawasan industri hijau tersebut benar-benar memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kaltara. (dkisp).


Kaltara Gandeng Australia Tingkatkan Kompetensi Bahasa Inggris dan Pendidikan Vokasi

Penandatanganan MoU.  

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memperkuat kerja sama pendidikan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Program Peningkatan Kompetensi Bahasa Inggris dan Pendidikan Vokasi, Senin (28/9). 

Kerja sama tersebut melibatkan Pemprov Kaltara, Kedutaan Besar Australia, Austrade (Komisi Perdagangan dan Investasi Australia di Indonesia), serta Briton English Education di bawah naungan PT. Cahaya Rahmat Edukasi. 

Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kaltara. 

Menurutnya, kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu kompetensi penting bagi generasi muda untuk menghadapi persaingan yang semakin terbuka, terlebih Kaltara memiliki posisi strategis sebagai provinsi yang berada di wilayah perbatasan negara. 

“Kerja sama ini jangan hanya berhenti pada penandatanganan MoU. Kita ingin ada program yang nyata, terukur dan berkelanjutan sehingga manfaatnya bisa dirasakan dunia pendidikan di Kaltara,” kata Zainal. 

Dalam kesepakatan tersebut, terdapat dua ruang lingkup utama. Pertama, fasilitasi penyelenggaraan Program Sekolah Berbahasa Inggris (SBI) serta pengembangan sekolah unggulan. Kedua, fasilitasi kerja sama sekolah berskala internasional melalui program sister school di Kaltara. 

Program SBI mencakup pemetaan kompetensi, pengembangan metodologi pengajaran guru berstandar Cambridge English, _trainer development,_ hingga _quality assurance._ Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sekaligus memperluas wawasan dan kepercayaan diri peserta didik. 

Zainal menilai kemampuan bahasa Inggris perlu dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari agar peserta didik lebih mudah menguasainya. 

"Kalau kita ambil contoh seperti di Bali yang banyak warganya fasih berbahasa Inggris. Atau di Kampung Inggris Pare di Kediri, Jawa Timur. Bahasa Inggris itu jadi bahasa sehari-hari selain bahasa Indonesia dan bahasa daerah," ujarnya. 

Selain bahasa Inggris, kerja sama tersebut juga mencakup pengembangan pendidikan vokasi. Program ini diarahkan agar pendidikan mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri. 

Dengan penguatan pendidikan vokasi, lulusan diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan teknis yang relevan sehingga lebih siap memasuki dunia kerja. 

Zainal berharap kerja sama tersebut dapat memberikan manfaat secara merata dan berkelanjutan bagi sekolah, guru dan peserta didik di seluruh Kaltara. 

“Dengan pendidikan yang berkualitas, keterampilan yang relevan, dan kemampuan bahasa internasional yang baik, kita ingin generasi muda Kaltara mampu berperan dalam pembangunan dan bersaing di tingkat global,” pungkasnya. 

Penandatanganan MoU dilakukan bersama Pimpinan Briton English Education, Sirajuddin Tenri, M.Ed (Mgmt), kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dan foto bersama. (dkisp).

Akreditasi RSUD dr. H. Jusuf SK, Wagub Tekankan Mutu dan Keselamatan Pasien

Survei Akreditasi RSUD dr. H. Jusuf SK.


TARAKAN – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si., menegaskan pentingnya peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien dalam pelaksanaan Survei Akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Jusuf SK Kota Tarakan.  

Penegasan itu disampaikannya saat membuka Survei Akreditasi RSUD dr. H. Jusuf SK di Ruang Pertemuan Lantai 6 RSUD dr. H. Jusuf SK, Senin (28/9). 

Mewakili Gubernur Kaltara, Wagub Ingkong mengapresiasi pelaksanaan survei akreditasi yang dinilai menjadi momentum penting untuk melihat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit milik daerah tersebut. 

Menurutnya, rumah sakit tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengobatan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. 

“Rumah sakit harus memberikan pelayanan yang bermutu, aman, dan mengutamakan keselamatan pasien,” kata Ingkong.

Ia menegaskan, akreditasi tidak boleh dipandang hanya sebagai kewajiban administratif atau sekadar mengejar sertifikat. Lebih dari itu, akreditasi merupakan bagian dari komitmen moral dan profesional untuk memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang baik. 

Ingkong mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terus mendorong fasilitas kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta, agar mampu memenuhi standar pelayanan yang semakin baik. 

Tantangan pelayanan kesehatan ke depan, lanjutnya, juga akan semakin kompleks. Karena itu, pembenahan manajemen, peningkatan kompetensi dokter, perawat, bidan, tenaga penunjang, hingga pemenuhan fasilitas kesehatan harus dilakukan secara berkelanjutan. 

Kepada tim surveior, Ingkong menyampaikan selamat datang di Kaltara, khususnya di RSUD dr. H. Jusuf SK. Ia berharap tim dapat memberikan penilaian secara objektif sekaligus masukan yang konstruktif untuk membantu meningkatkan kualitas pelayanan. 

“Silakan berikan masukan dan arahan yang membangun. Itu penting untuk perbaikan pelayanan kami ke depan,” ujarnya. 

Sementara kepada jajaran direksi dan seluruh civitas hospitalia RSUD dr. H. Jusuf SK, Ingkong meminta agar seluruh proses survei diikuti secara terbuka, kooperatif, dan transparan. 

“Tunjukkan komitmen yang selama ini sudah dibangun dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sepenuh hati,” tegasnya. 

Survei akreditasi tersebut dipimpin Ketua Tim Surveyor Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP), dr. Raden Gunawan Effendi, Sp.M., S.H., M.M., M.A.R.S., M.H., C.M.C., C.H.C.M., FISQua, bersama anggota dr. Mauritz Silalahi, Sp.P(K)., FISR., M.A.R.S. dan Farisia Madina, S.Kp., M.M., FISQua. (dkisp).

Karya Perajin Benuanta Unjuk Kualitas di Kriyanusa 2026

 

Kriya khas Bumi Benuanta.

JAKARTA – Kriya khas Bumi Benuanta mendapat panggung lebih luas di Kriyanusa 2026. Melalui keikutsertaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kalimantan Utara (Kaltara), anyaman rotan, singal, tenun dan batik motif Kaltara diperkenalkan kepada pasar nasional sekaligus didorong semakin berkembang dan mampu bersaing hingga tingkat internasional. 

Pameran Kriyanusa 2026 berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada 26–30 September 2026. Kegiatan ini menjadi ruang bagi para perajin dari berbagai daerah untuk memperkenalkan karya sekaligus memperluas jejaring dan peluang pasar. 

Ketua Dekranasda Kaltara, Hj. Rahmawati Zainal, S.H., mengatakan pengembangan kriya daerah membutuhkan pembinaan dan kolaborasi yang dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, peningkatan kualitas produk harus berjalan seiring dengan upaya mempertahankan identitas budaya daerah. 

“Perajin perlu terus dibina agar kualitas dan kreativitasnya meningkat. Dengan begitu, produk Kaltara bisa semakin dikenal dan bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Rahmawati. 

Ia menyampaikan, pembinaan menjadi bagian penting untuk memastikan produk kriya Kaltara tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki kualitas dan nilai tambah. Penguatan tersebut dilakukan melalui peningkatan kualitas produk, inovasi desain, pemilihan bahan baku hingga strategi pewarnaan. 

Dalam Kriyanusa 2026, Dekranasda Kaltara turut memperkenalkan sejumlah produk khas daerah, di antaranya anyaman rotan, singal, tenun dan batik motif Kaltara. Produk tersebut tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Kaltara. 

Kriyanusa tahun ini mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”. Sebanyak 410 stan dari 257 peserta ikut ambil bagian, yang terdiri dari Dekranas dan Dekranasda, kementerian dan lembaga, pengusaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta berbagai unsur masyarakat. 

Beragam karya ditampilkan, mulai dari produk berbahan kayu, batik dan tenun, logam, kulit, anyaman, kertas, material daur ulang, keramik hingga tanah liat. Selain pameran, kegiatan juga diisi fashion show, parade wastra, talk show, workshop, penghargaan stan terbaik dan kriya potensial, serta berbagai program berbasis teknologi digital. 

Pemanfaatan teknologi menjadi salah satu bagian menarik dalam Kriyanusa 2026. Pengunjung dapat menikmati pengalaman digital immersive, hologram hingga membatik secara digital. Perpaduan tersebut menunjukkan bahwa pelestarian tradisi dapat berjalan bersama kreativitas dan perkembangan teknologi. 

Kriyanusa 2026 dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran Rakabuming. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Harian Dekranas, Tri Tito Karnavian, jajaran Pengurus Pusat Dekranas serta pengurus Dekranasda dari berbagai daerah di Indonesia. 

Ketua Panitia Kriyanusa 2026, Ayu Heni Rosan, mengatakan kriya merupakan bagian dari kekayaan budaya dan identitas daerah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kekuatan ekonomi kreatif Indonesia. 

Menurut Ayu, perkembangan kriya tetap harus berakar pada tradisi, namun perlu dibarengi dengan kreativitas, inovasi, teknologi dan kemampuan membaca kebutuhan pasar. 

“Tradisi tetap hidup, tetapi terus berkembang melalui kreativitas, inovasi, teknologi serta kemampuan membaca kebutuhan pasar,” ujar Ayu. 

Melalui Kriyanusa 2026, Dekranasda Kaltara berharap semakin banyak produk kriya daerah mendapat ruang promosi, membuka jejaring usaha dan memperluas akses pasar. Perpaduan antara tradisi, kreativitas dan teknologi diharapkan membuat kriya Benuanta semakin dikenal tanpa kehilangan identitas budayanya. (dkisp).

Minggu, 27 September 2026

Penutupan BKSN Tahun 2026 Paroki Nanga Mahap

 

Penutupan BKSN Paroki Nanga Mahap. (Foto:ist).

SEKADAU, Wartacyber.com — Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sekadau, Martinus Ridi, menghadiri penutupan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) Tahun 2026 Paroki Santa Maria Bunda Allah Nanga Mahap, bertempat di Kompleks Pastoran Nanga Mahap, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Minggu (27/9/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Martinus Ridi menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pengurus gereja, tokoh agama, serta umat yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan BKSN Tahun 2026.


Ia mengatakan, kegiatan BKSN tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat kehidupan iman umat, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan, kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


Menurutnya, keberagaman suku, agama dan budaya yang ada di Kabupaten Sekadau merupakan bagian penting yang harus terus dijaga melalui semangat toleransi dan persaudaraan.


"Keberagaman yang ada di tengah masyarakat merupakan kekuatan yang harus kita rawat bersama. Karena itu, semangat persaudaraan, toleransi dan saling menghormati perlu terus kita tumbuhkan dalam kehidupan bermasyarakat," ujarnya.


Martinus Ridi berharap, nilai-nilai yang diperoleh selama pelaksanaan BKSN dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun kepedulian terhadap sesama dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.


"Semangat BKSN jangan hanya berhenti pada kegiatan penutupan, tetapi hendaknya terus diwujudkan melalui kasih, kepedulian, gotong royong, kejujuran dan sikap saling menghormati," katanya.


Ia juga mengajak seluruh umat untuk menjadikan momentum penutupan BKSN sebagai kesempatan memperkuat iman sekaligus meningkatkan kepedulian sosial terhadap lingkungan dan sesama.


"Selamat atas terlaksananya seluruh rangkaian kegiatan BKSN Tahun 2026. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat, memperkuat persaudaraan dan membawa berkat bagi seluruh umat serta masyarakat," pungkasnya. (Tim).

Penutupan BKSN 2026 Sekadau, Aron Tekankan Pentingnya Kebersamaan dan Iman

Penutupan BKSN. (Foto:ist).


SEKADAU, Wartacyber.com — Bupati Sekadau, Aron, menghadiri penutupan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2026 dengan tema “Yesus Guru yang Penuh Kuasa”, yang digelar di Betang Youth Center Sekadau, Sabtu (26/9/2026).

Penutupan tersebut menjadi bagian akhir dari rangkaian kegiatan BKSN yang diikuti umat Katolik di Kabupaten Sekadau.

Ketua Panitia Pelaksana BKSN 2026, Paulus Sutami, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.

“Atas nama panitia, kami juga meminta maaf apabila ada hal-hal yang tidak berkenan selama kegiatan berlangsung. Terima kasih juga kepada seluruh umat yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan BKSN ini, karena tanpa umat BKSN tidak akan semeriah ini,” ungkap Sutami.

Sementara itu, Bupati Sekadau, Aron, mengatakan kegiatan BKSN menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan umat sekaligus meneguhkan semangat dalam menghidupi nilai-nilai Kitab Suci dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya juga mengapresiasi kerja sama para panitia dalam menyukseskan dan mempersiapkan seluruh rangkaian BKSN 2026 ini, karena keberhasilan kegiatan ini tentunya tidak terlepas dari kerja sama dan koordinasi dari berbagai pihak,” ujarnya.

Aron berharap kegiatan BKSN dapat terus dipertahankan dan dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun.

“Saya juga berharap, kegiatan seperti ini dapat terus dipertahankan dan dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahunnya. Lebih dari sekadar menjadi agenda tahunan, saya berharap BKSN ini dapat terus menumbuhkan semangat kebersamaan, memperkuat iman dan mendorong umat agar mengamalkan nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan berlangsung dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Menurutnya, semangat yang dibangun melalui BKSN tidak hanya berhenti pada momentum perayaan, tetapi dapat diwujudkan dalam kehidupan bersama di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Paolus Hadi, menyampaikan pesan kepada umat Katolik di Paroki Santo Petrus dan Paulus Sekadau, khususnya kepada kaum muda.

Ia mengajak kaum muda untuk semakin dekat dengan gereja dan membiasakan diri membaca Kitab Suci, khususnya Injil, di waktu luang.

“Saya juga berharap dan berpesan agar kaum muda bisa dekat dengan gereja, sehingga kita bisa berkembang, mendapatkan bimbingan untuk menjadi lebih baik dan maju ke depannya,” tuturnya.

Paolus Hadi juga mengajak seluruh umat untuk terus mengamalkan ajaran Kitab Suci dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya juga berharap, di momen yang baik ini kita semua terus mengamalkan ajaran Kitab Suci, karena Kitab Suci adalah ajaran yang baik. Dengan mengamalkan ajaran tersebut, saya berharap kita semua dapat semakin bertumbuh dalam iman serta menjadi pribadi yang baik dan tentunya Tuhan akan selalu menjaga dan menyertai kita semua dalam setiap langkah kehidupan,” pungkasnya. (Tim).

Sabtu, 26 September 2026

Pemprov Kaltara Sampaikan Jawaban Terhadap Pandangan Umum Fraksi Atas Ranperda Perubahan APBD 2026

 

Rapat Paripurna Ke 22.

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menghadiri Rapat Paripurna ke-22 DPRD Provinsi Kaltara Masa Persidangan I Tahun 2026-2027 di Ruang Rapat Lemlai Suri, Gedung DPRD Kaltara, Jumat (25/9).


Rapat paripurna tersebut mengagendakan penyampaian jawaban pemerintah terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi atas Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.


Rapat dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kaltara H. M. Nasir, S.E., serta dihadiri pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, dan pimpinan instansi vertikal di lingkungan Pemprov Kaltara.


Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., diwakili Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara H. Denny Harianto, S.E., M.M., untuk menyampaikan tanggapan resmi pemerintah daerah.


Dalam tanggapannya, Pemprov Kaltara menyampaikan apresiasi atas masukan konstruktif seluruh fraksi DPRD. Pemprov menegaskan arah kebijakan fiskal daerah tetap fokus pada peningkatan kualitas belanja agar memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Kaltara.


Terkait penyesuaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemprov menjelaskan bahwa penyesuaian dilakukan secara realistis dan terukur berdasarkan evaluasi penerimaan serta dinamika ekonomi daerah. Langkah tersebut dibarengi dengan upaya intensifikasi dan ekstensifikasi PAD melalui penguatan kelembagaan, optimalisasi pengawasan, digitalisasi sistem pembayaran, serta edukasi kepada masyarakat.


Di sisi alokasi belanja, Pemprov memanfaatkan ruang fiskal yang tersedia untuk memperkuat prioritas pembangunan pada sektor pelayanan dasar dan penataan infrastruktur publik.


Komitmen tersebut diwujudkan melalui alokasi anggaran pada urusan pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan penataan ruang, termasuk penyelenggaraan jalan. Selain itu, pemerintah daerah tetap memprioritaskan sektor pertanian, perikanan, kehutanan, evaluasi program Beasiswa Kaltara Unggul, pembinaan UMKM lokal, serta kesiapsiagaan penanganan bencana di seluruh wilayah Kaltara.


Menutup penyampaian jawaban pemerintah, Sekprov Kaltara menegaskan pentingnya mempererat sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menyelesaikan seluruh tahapan penyusunan anggaran.


"Memasuki Perubahan Tahun Anggaran 2026 yang penuh tantangan, kita dituntut untuk bekerja lebih keras dan memperkokoh kolaborasi agar seluruh kepentingan dan kebutuhan masyarakat Kalimantan Utara tetap dapat terpenuhi dengan baik," tegasnya.


Rapat paripurna diakhiri dengan foto bersama sebagai wujud kebersamaan DPRD dan Pemprov Kaltara dalam mengawal pembangunan daerah. (dkisp).

Peletakan Batu Pertama Gereja St. Cornelius Belandung, Aron Ajak Warga Perkuat Gotong Royong

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja. (Foto: ist).


SEKADAU, Wartacyber.com — Bupati Sekadau, Aron, menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gereja St. Cornelius Stasi Belandung yang berlokasi di Dusun Belandung, Desa Tinting Boyok, Kabupaten Sekadau, Sabtu (26/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Aron mengatakan pembangunan rumah ibadah tidak hanya menjadi tempat untuk melaksanakan kegiatan keagamaan, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Dalam hal ini tentunya saya berharap proses pembangunan gereja ini dapat berjalan dengan lancar dan dapat didukung oleh seluruh masyarakat. Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong selama proses pembangunan ini berlangsung,” ungkap Aron.

Aron turut menyampaikan apresiasi kepada umat dan panitia pembangunan yang telah berinisiatif serta bekerja bersama dalam mewujudkan pembangunan Gereja St. Cornelius Stasi Belandung.

Ia berharap proses pembangunan gereja tersebut dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti sehingga nantinya dapat digunakan dengan baik oleh umat untuk melaksanakan kegiatan ibadah.

“Semoga proses pembangunan gereja ini dapat berjalan dengan lancar serta tidak ada kendala yang berarti dan nantinya gereja ini dapat digunakan dengan baik oleh para umat untuk melaksanakan ibadah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Aron mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga sikap saling menghormati dan menghargai di tengah keberagaman.

“Dan mari kita saling menghormati serta saling menghargai, karena menjaga keharmonisan ini merupakan tanggung jawab kita bersama yang harus dipelihara. Mari terus kita jaga kerukunan sesama kita antarumat,” pungkasnya. (Tim).

Musrenbangdes Sungai Lawak Bahas Penyusunan RKPDes 2027

Musrenbang Desa Sungai Lawak. (Foto:ist).




SEKADAU, Wartacyber.com — Pemerintah Desa Sungai Lawak, Kecamatan Nanga Taman, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027, di Kantor Desa Sungai Lawak, Kamis (24/9/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Camat Nanga Taman, Roberthus Roby, bersama Kepala Desa Sungai Lawak, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPD, PPL, kepala adat, bidan desa, kader Posyandu, guru SDN Sungai Lawak, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.


Dalam kesempatan tersebut, Camat Nanga Taman Roberthus Roby menyampaikan apresiasi Pemerintah Daerah atas terlaksananya Musrenbangdes sebagai bagian dari proses penyusunan rencana pembangunan desa.


“Kami berharap kegiatan ini berjalan dengan baik dan apa yang menjadi usulan dari masyarakat dapat menjadi prioritas pembangunan,” ujar Roberthus Roby.


Ia berharap melalui Musrenbangdes, berbagai usulan dan kebutuhan masyarakat dapat dibahas secara bersama sehingga rencana pembangunan yang disusun dapat sesuai dengan kebutuhan dan prioritas Desa Sungai Lawak.


Musrenbangdes ini juga menjadi wadah bagi masyarakat dan berbagai unsur desa untuk menyampaikan aspirasi serta usulan pembangunan yang akan menjadi bahan dalam penyusunan RKPDes Tahun 2027.


Dengan adanya musyawarah tersebut, diharapkan rencana pembangunan Desa Sungai Lawak dapat dilaksanakan secara terarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (Tim).

Aron Tutup Turnamen Bupati Cup 2026 di Sekadau Hulu

 

Penutupan Turnamen Bupati Cup 2026. (Foto:ist).

SEKADAU, Wartacyber.com — Bupati Sekadau, Aron, menghadiri kegiatan penutupan dan pembagian hadiah Turnamen Sepak Bola Bupati Cup Tahun 2026 di Kecamatan Sekadau Hulu. Bertempat di Lapangan Gapura Rawak, Jumat (25/9/2026).


Pada kesempatan tersebut, Bupati Sekadau, Aron menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan turnamen hingga berjalan aman, lancar dan kondusif.


“Kami mengapresiasi panitia atas terselenggaranya kegiatan ini dengan aman dan kondusif,” ujar Aron.


Aron juga mengucapkan selamat kepada para pemenang Turnamen Sepak Bola Bupati Cup 2026. Ia berharap para atlet terus meningkatkan kemampuan dan mempertahankan prestasi yang telah diraih.


“Selamat kepada para pemenang turnamen ini. Terus berprestasi. Semoga atlet dapat terus mempertahankan prestasi dan nanti bisa mengharumkan nama Kabupaten Sekadau di luar daerah,” katanya.


Sementara bagi peserta yang belum berhasil meraih kemenangan, Aron meminta agar tidak berkecil hati. Menurutnya, masih terdapat kesempatan untuk kembali berkompetisi dan meraih prestasi pada turnamen berikutnya.


“Bagi yang belum mendapatkan kesempatan untuk menang, jangan berkecil hati. Tetap semangat karena masih ada kesempatan di lain waktu,” pungkasnya.


Selanjutnya dilakukan pembagian Hadiah kepada para pemenang turnamen Sepak Bola Bupati Cup Tahun 2026 oleh Bupati Sekadau.


 Hadir pada kegiatan tersebut, Bupati Sekadau, Wakapolres Kabupaten Sekadau, Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Anggota DPRD Kabupaten Sekadau, Camat Sekadau Hulu, Plh,  Danramil Sekadau Hulu beserta Anggota, Kapolsek Sekadau Hulu berserta Anggota, Kepala Desa Se-kecamatan Sekadau Hulu, Tokoh Masyarakat, Adat, Agma dan Tamu Undangan Lainnya. (Nv).


Pasang Iklan

PEMDA

PEMDA

Pemda