WARTA CYBER @media screen and (max-width:768px) { .banner{margin:65px auto 0 auto;} } -->

Kalbar

PEMDA

Ad Placement

PEMDA

Sabtu, 07 November 2026

Pembukaan Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah Tahun 2026

Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah Tahun 2026. (Foto:ist) 


Sekadau Kalbar, wartacyber.com  - Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, Menghadiri sekaligus Membuka Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah Tahun 2026 yang dilaksanakan di Aula Kantor CU Keling Kumang Sekadau. Sabtu, (7/11/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sekadau, Subandrio mengatakan, Pelatihan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya khususnya dalam bidang pendidikan.


"Kepala sekolah ini memiliki peran yang penting dalam menentukan arah dan kemajuan satuan pendidikan, maka dari itu calon kepala sekolah tentunya perlu mempersiapkan diri dengan meningkatkan kompetensi, kemampuan kepemimpinan, serta pemahaman dalam mengelola lingkungan sekolahnya, " ujar Subandrio. 


Ia juga mengungkapkan, seorang kepala sekolah tidak hanya bertanggung jawab terhadap administrasi tetapi juga harus mampu menjadi pemimpin, motivator, dan juga teladan bagi para guru maupun peserta didik di Sekolah. 


"Melalui kegiatan ini, saya tentunya berharap para peserta pelatihan dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang nantinya dapat diterapkan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai kepala sekolah yang baru," ungkapnya. 


"Dan tentunya Pemerintah Kabupaten Sekadau juga berharap kegiatan ini dapat mendukung peningkatan mutu pendidikan serta melahirkan pemimpin sekolah yang profesional, berintegritas, dan mampu membawa perubahan positif bagi dunia pendidikan di Kabupaten Sekadau," pungkasnya. (Tim).

Wakil Ketua DPRD Kaltara Hadiri Ekshibisi Badminton, Dorong Pembinaan Atlet Berprestasi

 

kegiatan Ekshibisi Badminton. (Foto:Hms).

Tanjung Selor – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara yang juga menjabat sebagai Ketua KONI Kaltara, H. Muhammad Nasir, S.E., M.M., CSL, bersama Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Utara, H. Alimuddin, S.T., menghadiri undangan kegiatan Ekshibisi Badminton yang diselenggarakan oleh Polda Kalimantan Utara bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jumat (6/11/2026) malam.


Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi antarlembaga, serta mendorong perkembangan olahraga, khususnya cabang olahraga bulu tangkis di Provinsi Kalimantan Utara.


Kehadiran Wakil Ketua DPRD Kaltara sekaligus Ketua KONI Kaltara merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan olahraga dan pembinaan atlet guna melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Utara di tingkat nasional maupun internasional.


Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam memajukan dunia olahraga di Kalimantan Utara semakin kuat.

(Hms).

Bupati Wempi Tinjau Sejumlah Venue, Pastikan Kesiapan Porprov II Kaltara 2026 di Malinau

Bupati Malinau saat meninjau lokasi Cabor. (Foto:ist).


Malinau – Menyambut empat hari menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara Tahun 2026 di Kabupaten Malinau, Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., bersama para asisten dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan peninjauan langsung ke sejumlah venue atau lokasi pertandingan cabang olahraga (cabor), Jumat (6/11/2026).


Beberapa venue cabang olahraga yang ditinjau meliputi arena stadion, kolam renang, bela diri, voli pantai, panjat tebing, bulu tangkis, pétanque hingga tenis meja.


Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan seluruh fasilitas dan sarana pendukung, termasuk area parkir, toilet, serta kebersihan lingkungan guna memberikan kenyamanan bagi atlet, ofisial maupun masyarakat yang hadir menyaksikan pertandingan selama pelaksanaan Porprov II tersebut.


Pada prinsipnya, setelah saya memastikan seluruh venue yang akan digunakan oleh cabang-cabang olahraga dalam kegiatan Porprov II Tahun 2026, semuanya sudah siap dan layak digunakan. Situasi serta fasilitas yang tersedia juga sudah memenuhi standar yang ditetapkan oleh komite olahraga yang membidangi masing-masing cabang olahraga," ungkap Bupati Malinau, Wempi.


Lebih lanjut, Bupati Wempi mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyambut dan menyukseskan Porprov Tahun 2026 di Kabupaten Malinau.


"Karena ini merupakan kompetisi olahraga tingkat provinsi yang dilaksanakan setiap empat tahun sekali. Oleh sebab itu, mari kita berikan dukungan dan menjadi bagian dari suksesnya penyelenggaraan Porprov II Kalimantan Utara di Malinau," ucapnya saat diwawancarai.


Adv Prokompim 

Sekda Malinau Buka Rembuk Agraria Pesisir, Dorong Perlindungan Ruang Hidup Nelayan

 

Rembuk Agraria Pesisir DPD Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kabupaten Malinau. (Foto: Prokompim).

Malinau – Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., menghadiri sekaligus membuka kegiatan Rembuk Agraria Pesisir DPD Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kabupaten Malinau Tahun 2026, bertempat di Dermaga KNTI, Desa Malinau Kota, Kecamatan Malinau Kota, Kamis (5/11/2026).


Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa ruang pesisir dan perairan merupakan ruang hidup yang harus dijaga bersama, sekaligus menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat nelayan. Ia mengapresiasi KNTI yang telah menginisiasi forum tersebut sebagai wadah untuk menyampaikan aspirasi dan merumuskan solusi atas persoalan nelayan.


Ernes menyampaikan sejumlah perhatian pemerintah daerah, di antaranya dukungan pengembangan SPBU khusus nelayan yang proses perizinannya harus mengikuti mekanisme Pertamina, penyediaan tempat pendaratan ikan, pembangunan pondok atau tempat beristirahat bagi nelayan di kawasan sungai, serta program penebaran kembali ikan (restocking) di wilayah Apokayan.


Ia juga menyoroti pentingnya menjaga kelestarian perairan dengan menghentikan praktik penangkapan ikan menggunakan racun dan setrum serta menghindari aktivitas yang merusak ekosistem sungai.


Sekda Malinau berharap hasil rembuk dapat menghasilkan rekomendasi yang jelas, mulai dari kebutuhan jangka pendek, menengah hingga panjang, sehingga dapat ditindaklanjuti oleh perangkat daerah sesuai kewenangannya.


Ia juga mengajak masyarakat nelayan, pemerintah, dan pihak perusahaan untuk membangun kemitraan serta menjaga keseimbangan antara ruang hidup masyarakat dan ruang investasi.


Melalui kegiatan ini, diharapkan pengelolaan sumber daya perairan di Kabupaten Malinau semakin berkelanjutan dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.


Adv Prokompim 

Jumat, 06 November 2026

Pemkab Malinau Gelar Rakor Gugus Tugas Reforma Agraria Tahun 2026

Rapat Koordinasi Awal Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Malinau Tahun 2026. (Foto: Prokompim).

MALINAU - Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., diwakili oleh Staf Ahli Bidang Aparatur, Pelayanan Publik, dan Hubungan Lembaga, Yordin Ingan, S.Th., M.H., dalam Rapat Koordinasi Awal Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Malinau Tahun 2026, Jumat (6/11/2026), di Ruang Rapat Intulun Lantai II. Dalam kegiatan tersebut, Yordin membacakan sambutan Bupati sekaligus membuka kegiatan secara resmi.


Dalam sambutannya disampaikan bahwa reforma agraria merupakan program strategis nasional untuk mewujudkan pemerataan penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah secara berkeadilan. Program ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden dalam mendorong pemerataan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Bagi Kabupaten Malinau, reforma agraria memiliki arti strategis mengingat luas wilayah, kondisi geografis, serta keterikatan masyarakat dengan tanah dan sumber daya alam. Karena itu, diperlukan kebijakan pertanahan yang menjamin keadilan, kepastian hukum, dan pemanfaatan tanah secara produktif.


Rapat koordinasi ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi, menyamakan persepsi, serta mengidentifikasi berbagai persoalan pertanahan. Seluruh anggota gugus tugas diharapkan aktif menyatukan data dan menyelaraskan program agar penanganan persoalan pertanahan berjalan terpadu.


Selain penataan aset melalui kepastian hukum atas tanah, reforma agraria juga perlu didukung penataan akses. Masyarakat diharapkan memperoleh pemberdayaan ekonomi, pendampingan, peningkatan kapasitas, serta peluang pengembangan usaha sesuai potensi wilayah.


Penyelesaian persoalan pertanahan juga harus mengedepankan prinsip keadilan, kehati-hatian, dan kepastian hukum dengan memperhatikan kondisi sosial budaya serta hak-hak masyarakat. Hasil rapat diharapkan menghasilkan program yang terukur, memiliki sasaran jelas, dan memberikan manfaat nyata.


Pemerintah Kabupaten Malinau berkomitmen mendukung pelaksanaan reforma agraria melalui koordinasi bersama Kantor Pertanahan dan seluruh anggota gugus tugas. Dengan memperkuat kolaborasi dan menghilangkan ego sektoral, reforma agraria diharapkan mampu mewujudkan penataan pertanahan yang berkeadilan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Adv Prokopim Malinau 

Pemkab Malinau Dukung Kesetaraan dan Keterlibatan Penyandang Disabilitas dalam Kegiatan Daerah

Pengukuhan Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) dan peluncuran Gema Berbisik. (Foto: Prokompim).


MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau berkomitmen mendukung pemenuhan hak serta meningkatkan keterlibatan penyandang disabilitas dalam berbagai kegiatan dan program pembangunan daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., saat diwawancarai usai menghadiri acara Pengukuhan Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) dan peluncuran Gema Berbisik, Kamis (5/11/2026) pagi.

Bupati Wempi mengatakan, penyandang disabilitas merupakan bagian dari masyarakat Malinau yang memiliki hak dan kesempatan yang sama dengan warga lainnya. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya memberikan dukungan serta membuka ruang keterlibatan mereka dalam berbagai kegiatan daerah.

Menurutnya, kolaborasi antara PPDI dan pemerintah daerah perlu terus dijaga agar aspirasi penyandang disabilitas dapat tersampaikan dengan baik. Selain itu, keterlibatan tersebut diharapkan dapat memperluas ruang interaksi, komunikasi, dan sosialisasi bagi penyandang disabilitas.

Ia juga mengakui bahwa fasilitas umum, sarana prasarana, serta infrastruktur yang ramah disabilitas di Kabupaten Malinau masih perlu ditingkatkan. Namun, pemerintah daerah terus berupaya melakukan pemenuhan fasilitas tersebut secara bertahap.

Salah satu upaya yang didorong adalah penyediaan penerjemah bahasa isyarat dalam setiap kegiatan pemerintah daerah agar informasi dapat diakses oleh seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

"SLB juga ada, dukungan fasilitas terus kita berikan. Kita ingin mereka juga mendapatkan informasi yang sama dengan apa yang pemerintah sampaikan," ujar Wempi.

Pemkab Malinau berharap dukungan dan kerja sama dengan PPDI dapat terus diperkuat sehingga penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berpartisipasi dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah.


Adv Prokopim Malinau 

HUT ke-27 Malinau, Bupati Wempi Paparkan Capaian Pembangunan dan Dampak Ekonomi Irau

Rapat Paripurna Istimewa ke-I DPRD Kabupaten Malinau. (Foto: Prokompim).


MALINAU – Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., didampingi Wakil Bupati Jakaria, S.E., M.Si., menghadiri Rapat Paripurna Istimewa ke-I DPRD Kabupaten Malinau Masa Sidang III Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Malinau dan Irau ke-12. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Malinau, Senin (6/11/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Wempi memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah, di antaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 yang mencapai 75,21 poin.

Selain itu, angka kemiskinan di Kabupaten Malinau mengalami penurunan dari 5,56 persen pada 2025 menjadi 4,92 persen pada 2026. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi nonbatubara tercatat sebesar 7,35 persen pada 2025.

Wempi juga menyoroti dampak positif penyelenggaraan Festival Budaya Irau ke-12 terhadap perekonomian masyarakat. Berdasarkan survei Badan Pusat Statistik (BPS) bersama Politeknik Kabupaten Malinau pada 13–24 Oktober 2026, kegiatan tersebut diperkirakan mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 6,58 persen.

Dampak ekonomi tersebut terlihat dari perputaran uang yang mencapai Rp7,82 miliar dengan estimasi jumlah pengunjung sebanyak 30.488 orang.

Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik melalui peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, maupun penguatan ekonomi lokal.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Malinau terus menjalankan berbagai program prioritas, di antaranya Wajib Belajar Malinau Maju, Desa Sarjana Unggul, Milenial Mandiri, Petani Sehat, dan RT Bersih.

Pada momentum peringatan HUT ke-27 Kabupaten Malinau dan Irau ke-12, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi, menjaga persatuan dan toleransi, serta meningkatkan semangat berkarya dan berinovasi.

Ia berharap kebersamaan seluruh pihak dapat menjadi kekuatan dalam mewujudkan Kabupaten Malinau yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Bupati Malinau Sambut Kunjungan Kerja Kapolda Kaltara, Perkuat Sinergi Keamanan

kunjungan Kapolda Kaltara. (Foto: Prokompim).


MALINAU – Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., bersama Wakil Bupati, Ketua DPRD Kabupaten Malinau, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menyambut kunjungan kerja Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Kapolda Kaltara), Brigjen Pol. Andi Syahriful Taufik, S.I.K., M.Si., beserta jajaran di Kantor Bupati Malinau, Senin (6/11/2026) sore.


Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolda Kaltara yang baru tersebut. Ia berharap pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Malinau dan jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Utara.


Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang baik antarlembaga sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mendukung kelancaran pembangunan daerah.


Melalui kunjungan kerja tersebut, diharapkan hubungan kerja sama yang selama ini telah terjalin dapat terus ditingkatkan, sehingga tercipta koordinasi yang semakin solid antara pemerintah daerah, kepolisian, dan seluruh unsur Forkopimda.


Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan situasi daerah yang aman dan kondusif serta mendukung pelaksanaan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malinau. (Tim).

Kamis, 05 November 2026

Bupati Wempi Ajak Masyarakat Malinau Perhatikan Kesehatan dan Gizi Anak Sejak Dini

 

Aksi Timbang Serentak di Posyandu Teratai. (Foto: Prokompim).

Malinau – Bupati Malinau Wempi W. Mawa, S.E., M.H., mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memperhatikan kesehatan dan tumbuh kembang anak sejak dini. Menurutnya, tanggung jawab menjaga kesehatan anak bukan hanya berada pada ibu, tetapi juga ayah, pemerintah, serta seluruh elemen masyarakat.


Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Aksi Timbang Serentak di Posyandu Teratai, Desa Salap, Selasa (3/11/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengapresiasi keterlibatan pemerintah desa, kader PKK, kader Posyandu, serta masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menyebutkan, Aksi Timbang Serentak dilaksanakan secara bersamaan di 133 Posyandu yang ada di desa, Kabupaten Malinau.


Ia berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan secara rutin, sehingga kondisi kesehatan dan pertumbuhan anak dapat dipantau dengan baik.


“Kita harapkan gerakan ini terus konsisten dilakukan dan menyasar seluruh anak di Kabupaten Malinau. Ini merupakan gerakan bersama, sehingga dukungan dan partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan,” ujarnya.


Selain pentingnya pemantauan kesehatan, Bupati juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan potensi pangan lokal yang tersedia di Kabupaten Malinau sebagai sumber pemenuhan gizi keluarga.


Menurutnya, Malinau memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, terutama di wilayah pedalaman dan perbatasan. Berbagai bahan pangan seperti ikan, daging, serta sayur-mayur mudah ditemukan dan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari.


“Kalau berbicara soal gizi, kekuatan kita di daerah pedalaman dan perbatasan adalah sumber daya alam yang luar biasa. Ikan, daging, dan sayur-mayur tersedia. Ini yang perlu kita dorong, bagaimana masyarakat dapat mengelola dan memanfaatkan sumber daya yang ada untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga,” ungkapnya.


Ia juga menekankan pentingnya pemenuhan gizi, khususnya bagi ibu hamil, bayi, dan anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.


Melalui kegiatan Aksi Timbang Serentak dan pemanfaatan pangan lokal, Bupati berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan dan gizi keluarga semakin meningkat.


Dengan keterlibatan semua pihak, diharapkan tumbuh kembang anak di Kabupaten Malinau dapat terpantau dengan baik sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas.

 

Adv prokopim malinau

DBD dan Chikungunya Mengintai, Dinkes Sekadau Ajak Warga Gencarkan 3M Plus

 

Kepala Dinkes PP dan KB Kabupaten Sekadau, Henry Alpius. (Foto:ist).

SEKADAU – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Kabupaten Sekadau mengajak masyarakat menggencarkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) untuk mencegah penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) dan chikungunya.


Kepala Dinkes PP dan KB Kabupaten Sekadau, Henry Alpius, mengatakan upaya pencegahan perlu ditingkatkan, terutama saat memasuki peralihan musim kemarau ke musim hujan. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan perkembangbiakan nyamuk pembawa penyakit.


Menurutnya, salah satu langkah penting yang harus dilakukan masyarakat adalah menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup tempat penyimpanan air, dan mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.


“Kita melakukan 3M Plus. Kebersihan lingkungan harus menjadi perhatian bersama untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk,” kata Henry. Kamis (5/11/2026).


Dinkes Sekadau mencatat terdapat 23 pasien yang dirawat akibat DBD sepanjang Maret-Oktober 2026. Sebagian besar pasien merupakan anak-anak.


Ia menjelaskan, selain DBD, masyarakat juga perlu mewaspadai chikungunya yang penularannya juga melalui gigitan nyamuk. Karena itu, pemberantasan sarang nyamuk harus dilakukan secara rutin, baik di lingkungan rumah maupun tempat umum.


Henry menyebutkan, Dinkes PP dan KB Sekadau juga telah menyiapkan bubuk abate yang dapat diperoleh masyarakat melalui puskesmas untuk membantu mencegah perkembangbiakan jentik nyamuk di tempat penampungan air.


“Di puskesmas ada abate. Masyarakat bisa memanfaatkannya sebagai salah satu upaya pencegahan. Yang paling penting adalah pemberantasan sarang nyamuk harus terus dilakukan,” tuturnya. (Tim).


Pasang Iklan

PEMDA

PEMDA

Pemda