Bertahun-tahun Terabaikan, Warga Keluhkan Jalan Penghubung Sekadau–Sintang yang Rusak

Jalan Rusak.
Sekadau, Wartacyber.com – Masyarakat di desa Nanga Biaban dan Desa Sunsong kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, mendesak pemerintah daerah kabupaten Sekadau untuk segera membenahi infrastruktur jalan yang kian memprihatinkan.
Akses jalan yang menghubungkan desa Nanga Biaban dan desa Sunsong kecamatan Sekadau Hulu kabupaten Sekadau. Akses jalan tersebut juga menghubungkan ke desa Pekayau kabupaten Sintang.
Di kawasan tersebut dinilai sudah lama terabaikan dan sangat menghambat aktivitas urat nadi perekonomian warga.
Keluhan ini mencuat seiring dengan sulitnya mobilitas yang menghubungkan Desa Sunsong menuju desa Nanga Biaban hingga Desa Pekayau kecamatan Sepauk kabupaten Sintang dan desa-desa lainnya di kabupaten Sintang.
Salah seorang tokoh masyarakat setempat, yang enggan namanya dipublikasikan menegaskan bahwa pembangunan jalan di wilayah desa Nanga Biaban menuju desa Sunsong kecamatan Sekadau Hulu sudah masuk dalam taraf kebutuhan mendesak.
Sebagai wilayah yang kaya akan adat, budaya, serta memiliki populasi penduduk yang besar, ketertinggalan infrastruktur ini dinilai sangat ironis.
"Kami berharap pemerintah kabupaten maupun pemerintah pusat tidak menutup mata. Daerah kami ini luas, masyarakatnya banyak, dan potensi pertaniannya besar. Infrastruktur yang baik adalah kunci agar masyarakat kami bisa sejahtera," ujarnya kepada media, Kamis (25/6/2026).
Hal senada juga dilontarkan warga lainnya berinisial PS, beliau membeberkan realita pahit yang harus dihadapi warga sehari-hari. Akses jalan yang hancur menuju pusat Kecamatan Sekadau Hulu maupun ke ibu kota Kabupaten Sekadau, tidak hanya memukul sektor ekonomi, tetapi juga mengancam masa depan pendidikan anak-anak di pedalaman.
"Kondisi jalan yang belum memadai ini menyulitkan anak-anak pergi ke sekolah. Jangankan warga, para guru dan petugas pelayanan publik saja kesulitan untuk masuk ke desa-desa. Kami ingin ada pemerataan pembangunan," keluhnya.
"Akses jalan tersebut, sampai saat ini tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat, kendaraan roda dua aja susah mau terobos apalagi di musim penghujan. Harga barang mahal sedangkan hasil pertanian dan perkebunan murah. Bagaimana masyarakat bisa makmur," tambahya.
Kecamatan Sekadau Hulu merupakan salah satu wilayah yang berbatasan langsung dengan kabupaten Sintang. Oleh karena itu, masyarakat sangat berharap pemerintah daerah kabupaten Sekadau bisa benar-benar memperhatikan akses jalan tersebut dan bisa dirasakan secara nyata oleh masyarakat, bukan sekadar janji manis. (Sy)





