WARTA CYBER @media screen and (max-width:768px) { .banner{margin:65px auto 0 auto;} } -->

Kalbar

PEMDA

Ad Placement

PEMDA

Kamis, 20 Agustus 2026

Malam di Tepian Kayan, Gubernur Ikut Gowes Bareng Ratusan Warga

Gowes Rabu Malam.

TANJUNG SELOR – Tepian Sungai Kayan malam itu terlihat berbeda. Deretan sepeda dan ratusan warga berkumpul, bukan untuk sekadar melintas, tetapi menikmati olahraga bersama dalam suasana yang penuh warna.

Gowes Rabu Malam (Gorama) memasuki edisi ke-30, Rabu (19/8) malam. Kegiatan yang mengambil start dan finish di kawasan Tepian Sungai Kayan tersebut sekaligus menjadi bagian dari semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Yang membuat suasana semakin menarik, para peserta mengenakan berbagai kostum profesi. Ada yang tampil sebagai petugas SPBU, pegawai minimarket, perawat hingga pengemudi transportasi daring.

Di tengah keramaian itu, Gubernur Kalimantan Utara  (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., turut mengayuh sepeda bersama anggota komunitas Gorama.

Bagi Zainal, pengalaman tersebut terasa berbeda. Jika biasanya olahraga rutinnya dilakukan pada pagi, siang atau sore hari, kali ini ia menikmati suasana malam bersama ratusan warga.

“Bersepeda malam ini luar biasa. Saya sangat menikmati bisa bersama ratusan anggota Gorama,” kata Zainal.

Namun, di balik suasana santai dan penuh kebersamaan itu, Zainal menyampaikan pesan penting. Ia meminta para peserta tidak hanya menikmati kegiatan, tetapi juga memperhatikan keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.

Ia juga mengingatkan peserta untuk tidak memaksakan diri apabila kondisi fisik sudah tidak memungkinkan menyelesaikan rute.

“Kalau merasa tidak sanggup, lebih baik kembali ke titik awal. Jangan dipaksakan. Yang utama tetap kesehatan dan keselamatan,” ujarnya.

Zainal juga mengapresiasi komunitas Gorama yang konsisten mengajak masyarakat berolahraga. Agar kegiatan tersebut semakin terarah dan berkelanjutan, ia mendorong komunitas membentuk kepengurusan resmi.

“Dengan adanya kepengurusan, kegiatan komunitas bisa lebih terkoordinasi. Saya juga mengingatkan semua peserta untuk tertib berlalu lintas dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya,” pesannya.

Malam itu, gowes bukan hanya soal mengayuh pedal hingga garis finish. Ada semangat hidup sehat, kebersamaan, dan pesan sederhana dari Gubernur Zainal bahwa menjaga kesehatan bisa dilakukan kapan saja selama tahu kemampuan diri dan tetap mengutamakan keselamatan. (dkisp).

Polres Sekadau Tetapkan Oknum Perawat Jadi Tersangka Pencabulan Remaja Laki-laki

Tersangka Kasus Dugaan Tindak Pidana Perbuatan Cabul.

SEKADAU, Polda Kalbar - Seorang oknum perawat berinisial AH (50) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana perkosaan dan perbuatan cabul terhadap remaja laki-laki berusia 15 tahun di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Tersangka kini ditahan di Rutan Polres Sekadau.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasat Reskrim Polres Sekadau IPTU Zainal Abidin mengatakan, kasus tersebut menjadi perhatian publik, terutama setelah informasi mengenai kasus itu beredar di media sosial. Penanganannya dilakukan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sekadau.

Peristiwa yang dilaporkan terjadi pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 17.30 WIB di tempat praktik tersangka di Jalan Merdeka Timur, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir. Kasus tersebut diketahui keluarga setelah ibu korban mendapat kabar bahwa anaknya berada di IGD RSUD Sekadau. Setelah menjalani pemeriksaan medis, korban menceritakan dugaan peristiwa yang dialaminya kepada keluarga yang kemudian melaporkannya ke Polres Sekadau pada Senin (3/8/2026).

"Unit PPA Satreskrim kemudian menindaklanjuti laporan dengan memeriksa korban, pelapor dan sejumlah saksi, melakukan pengecekan tempat kejadian perkara, visum et repertum, serta mengamankan sejumlah barang bukti," ungkap IPTU Zainal, Kamis (20/8).

Setelah melalui gelar perkara dan berdasarkan dua alat bukti yang sah, penyidik menetapkan AH sebagai tersangka pada Senin (10/8). Tersangka kemudian memenuhi panggilan penyidik pada Selasa (18/8) dan menjalani pemeriksaan dengan didampingi kuasa hukum.

IPTU Zainal menuturkan, setelah dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka, penyidik melakukan penangkapan dan penahanan terhadap AH untuk kepentingan proses penyidikan lebih lanjut. Penahanan dilakukan berdasarkan dua alat bukti yang sah.

"AH disangkakan dengan Pasal 473 ayat (4) dan/atau Pasal 473 ayat (1), Pasal 473 ayat (2) huruf b, Pasal 473 ayat (3) huruf a, b dan c, dan/atau Pasal 414 ayat (1) huruf b dan Pasal 415 huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana," tuturnya.

Penyidikan masih berlanjut dan korban juga mendapatkan pendampingan dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sekadau.

"Kami memahami kasus ini mendapat perhatian masyarakat. Kami mengimbau agar seluruh pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan mempercayakan penanganannya kepada pihak kepolisian," pungkas IPTU Zainal. (Humas).

Saksikan Ajang Bergensi, Turnamen Menembak 22-23 Agustus di Sekadau

 *Yuk! Sukseskan Turnamen Menembak Bupati Sekadau Cup 2026*


Perbakin Kabupaten Sekadau.

Sekadau - Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Sekadau siap menggelar Open Turnamen Menembak Bupati Sekadau Cup 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ajang olahraga menembak tersebut akan berlangsung pada 22–23 Agustus 2026 di Lapangan Penanjung Island, Kabupaten Sekadau. Turnamen ini terbuka bagi para pecinta olahraga menembak dari berbagai daerah di Kalimantan Barat.

Dalam kompetisi tersebut, panitia mempertandingkan dua kategori utama, yakni Uklik Treepose jarak 17 meter dan PCP Treepose jarak 33 meter. Selain memperebutkan Piala Bupati Sekadau, peserta juga berkesempatan membawa pulang total hadiah sebesar Rp14 juta.

Persiapan pelaksanaan turnamen terus dimatangkan. Pada Selasa (18/8/2026), jajaran panitia melakukan survei lokasi untuk memastikan kesiapan arena pertandingan, termasuk area menembak dan lokasi bagi penonton.

Ketua Panitia Pelaksana, Sukaran, mengatakan peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan teknis kegiatan telah dipersiapkan dengan baik.

“Kita sudah persiapan lokasi. Mulai dari tempat menembak dan lokasi penonton,” ujar Sukaran saat meninjau lokasi kegiatan.

Sementara itu, Ketua Umum Perbakin Kabupaten Sekadau, Fransisco Wardianus atau yang akrab disapa Mejeng, mengatakan turnamen tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 RI, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan pematangan mental atlet menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat 2026.

Menurutnya, meskipun sejumlah nomor yang dipertandingkan dalam turnamen tidak seluruhnya masuk dalam cabang resmi Porprov, kompetisi tersebut tetap penting untuk meningkatkan pengalaman dan mental bertanding para atlet.

“Meski kelas yang dipertandingkan di turnamen ini tidak semuanya ada di Porprov, minimal ini menjadi ajang mengasah mental bertanding atlet kami. Mental bertanding sangat penting sebelum menghadapi kejuaraan yang sesungguhnya,” kata Mejeng.

Ia menegaskan, Perbakin Kabupaten Sekadau telah memasang target untuk menyumbangkan prestasi pada Porprov Kalbar 2026, dengan membidik satu medali emas.

“Kami menargetkan satu medali emas di Porprov 2026. Atlet-atlet Perbakin Sekadau sudah siap berlaga dan terus menjalani persiapan,” tegasnya.

Ketua KONI Kabupaten Sekadau, Sunardi, menyambut baik pelaksanaan Open Turnamen Menembak Bupati Sekadau Cup 2026. Ia menilai kegiatan tersebut penting sebagai bagian dari pembinaan atlet sekaligus persiapan menghadapi Porprov Kalbar 2026.

“Kami menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada Perbakin. Kegiatan ini kami harapkan berjalan dengan lancar,” kata Sunardi.

Menurutnya, cabang olahraga menembak menjadi salah satu cabang yang akan berpartisipasi dalam Porprov Kalbar 2026. Karena itu, kesiapan atlet harus terus ditingkatkan melalui berbagai kompetisi.

“Untuk atlet penembak juga menjadi unggulan kita dalam ajang Porprov nanti. Sehingga perlu disiapkan,” ujarnya.

Dukungan juga disampaikan Penasehat Perbakin Kabupaten Sekadau, Syafi’i Yanto. Ia berharap turnamen menembak tingkat Kalimantan Barat tersebut dapat berlangsung sukses dan memberikan kesan positif bagi para peserta maupun masyarakat yang hadir.

Sebagai tuan rumah, ia mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk menjaga nama baik Kabupaten Sekadau selama pelaksanaan turnamen.

“Dengan terlaksananya event turnamen menembak dengan sukses, maka akan menciptakan image yang baik untuk luar Sekadau,” tegasnya. (rls)

Rabu, 19 Agustus 2026

Gubernur Letakkan Batu Pertama Revitalisasi SMAN 2 Tanjung Selor

Peletakan batu pertama dilakukan langsung Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum.,.

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mempercepat pembenahan fasilitas pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Tanjung Selor agar seluruh kegiatan belajar mengajar dapat terpusat di satu lokasi. Langkah tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan tiga fasilitas baru senilai Rp1,18 miliar, Rabu (19/8). 

Peletakan batu pertama dilakukan langsung Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., di lingkungan SMAN 2 Tanjung Selor. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari program revitalisasi satuan pendidikan yang mendapat dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI. 

Gubernur Zainal mengatakan revitalisasi dilakukan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan. Selama ini, keterbatasan fasilitas membuat sebagian siswa SMAN 2 Tanjung Selor harus menggunakan gedung lama yang berada di Selimau Jalur 4. 

“Pembangunan ini dilakukan berdasarkan kebutuhan di lapangan. Selama ini siswa masih harus bolak-balik ke gedung lama. Kami berharap setelah fasilitas ini selesai, kegiatan belajar mengajar bisa terpusat di satu lokasi,” kata Zainal. 

Melalui program tersebut, SMAN 2 Tanjung Selor akan mendapatkan tiga fasilitas utama, yakni ruang administrasi dan guru, laboratorium komputer/TIK dan STEM, serta perpustakaan. 

Keberadaan fasilitas baru tersebut diharapkan tidak hanya mengatasi keterbatasan ruang, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas pembelajaran, literasi, serta kemampuan siswa dalam memanfaatkan teknologi. 

Zainal menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah atas dukungan terhadap penguatan sarana pendidikan di Kaltara. Secara keseluruhan, Kaltara memperoleh bantuan revitalisasi pada 23 titik sekolah yang terdiri atas SMA, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Luar Biasa (SLB). 

Menurutnya, dukungan tersebut sangat berarti bagi Kaltara sebagai daerah yang memiliki wilayah perbatasan dan sejumlah kawasan dengan tantangan akses pendidikan. 

Selain pembangunan tiga fasilitas baru, Pemprov Kaltara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) juga akan terus mengusulkan penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) untuk memenuhi kebutuhan ruang belajar di SMAN 2 Tanjung Selor maupun sekolah lainnya. 

Zainal juga meminta seluruh pelaksana teknis, kontraktor, dan jajaran Disdikbud Kaltara memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana, tepat waktu, berkualitas, serta tetap mengedepankan transparansi dan akuntabilitas anggaran. 

Kepada para siswa, ia berpesan agar fasilitas yang nantinya tersedia dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan semangat belajar dan meraih prestasi. 

“Manfaatkan fasilitas yang dibangun ini sebaik-baiknya untuk belajar dan meningkatkan prestasi,” pesannya. 

Program revitalisasi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Kaltara memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia melalui penyediaan sarana pendidikan yang lebih layak dan sesuai kebutuhan masyarakat. 

Kegiatan peletakan batu pertama ini turut dihadiri Plt. Kepala Disdikbud Kaltara, Hasanuddin, S.Pd., M.Si., Kepala Dinas Komunikasi, Infomatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kaltara, Dr. H. Iskandar, S.IP., M.Si., Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kaltara, Andrianus Hendro Triatmoko, S.T., M.T., Kepala SMAN 2 Tanjung Selor, Hj. Kartinem, S.Pd., jajaran komite sekolah, para guru dan tokoh masyarakat. (dkisp).

FGD IKD 2026, Pemprov Perkuat Ketahanan Daerah Hadapi Risiko Bencana

Focus Group Discussion.

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memperkuat kesiapan menghadapi risiko bencana melalui pemutakhiran Penilaian Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Tahun 2026. Penilaian ini menjadi bagian penting dalam memperbarui kajian risiko bencana nasional sekaligus memperkuat upaya pencegahan dan mitigasi di daerah. 

Kegiatan tersebut dibuka Gubernur Kaltara yang diwakili Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara, Ferry Ferdinand Bohoh, S.T., M.T., melalui Focus Group Discussion (FGD) Penilaian IKD Provinsi Kaltara Tahun 2026 di Ruang Rapat Lantai 4 Kantor Gubernur Kaltara, Rabu (19/8). 

Membacakan sambutan Gubernur Kaltara, Ferry menyampaikan bahwa ketahanan daerah dalam menghadapi bencana bukan sekadar kemampuan merespons ketika bencana terjadi, tetapi juga kesiapan mencegah, melakukan mitigasi, mengurangi risiko dan membangun kapasitas masyarakat. 

“Ketangguhan daerah dalam menghadapi bencana bukanlah sebuah pilihan, melainkan sebuah keharusan,” katanya. 

Menurutnya, kondisi geografis Kaltara yang beragam, mulai dari wilayah perkotaan, pesisir, pedalaman hingga perbatasan, memiliki tantangan dan tingkat aksesibilitas yang berbeda. Kondisi tersebut juga diikuti potensi ancaman bencana seperti banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem, kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta gempa bumi. 

Karena itu, penilaian IKD dinilai strategis untuk melihat sejauh mana kesiapan daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana. 

Ferry menegaskan, penguatan ketahanan bencana bukan hanya menjadi tugas BPBD, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh sektor, mulai dari perencanaan pembangunan, tata ruang, infrastruktur, kesehatan, pendidikan, sosial, lingkungan hidup, komunikasi hingga pemulihan pasca bencana. 

Ia meminta seluruh perangkat daerah dan instansi terkait memberikan dukungan optimal dalam proses penilaian dengan menyampaikan data dan informasi yang lengkap, benar, aktual, serta dapat dipertanggungjawabkan. 

Pada kesempatan tersebut, Pemprov Kaltara juga menyampaikan duka mendalam atas bencana yang tengah menimpa masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT). 

“Mari kita doakan saudara-saudara kita di NTT yang terdampak bencana agar diberikan ketabahan dan kekuatan. Semoga proses evakuasi dan pemulihan berjalan lancar,” ujarnya. 

Ferry berharap FGD tersebut menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat segera ditindaklanjuti untuk memperkuat ketangguhan Kaltara. 

“Mari jadikan Kalimantan Utara tidak hanya sebagai daerah yang maju pembangunannya, tetapi juga daerah yang tangguh, dengan masyarakat yang waspada dan pemerintah yang sigap dalam mengelola risiko bencana,” pungkasnya. (dkisp).

Selasa, 18 Agustus 2026

SPI 2025, Kaltara Peringkat 7 Nasional dan Terbaik di Kalimantan

Survei Penilaian Integritas.

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat capaian positif dalam Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2025 yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia. Kaltara meraih skor 73,14, sekaligus menjadi provinsi dengan skor tertinggi di Pulau Kalimantan.

Dengan capaian tersebut, Kaltara menempati peringkat ke-7 dari 38 provinsi di Indonesia dan berada di urutan ketiga untuk kategori provinsi dengan anggaran kecil, setelah D.I. Yogyakarta dan Kepulauan Riau.

Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., mengapresiasi capaian tersebut sebagai hasil kerja bersama dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

“Alhamdulillah, ini adalah bukti nyata dari kerja keras kita semua,” ujar Gubernur Zainal saat membuka Rapat Koordinasi Evaluasi Tata Kelola Pemerintahan, Layanan Publik dan Tindak Lanjut SPI pada Pemprov Kaltara Tahun 2026 di Ruang Rapat Lantai 4 Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (18/8).

Selain capaian SPI, Kaltara juga mencatat pemenuhan rencana aksi nasional Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) KPK Tahun 2025 sebesar 81,7 persen dan berada di zona hijau.

Untuk tahun 2026, Zainal menginstruksikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara selaku ketua pelaksana rencana aksi Korsupgah bersama seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kinerja hingga mencapai hasil maksimal.

“Saya minta seluruh perangkat daerah terus meningkatkan kinerja dan menyelesaikan target yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Dalam pelaksanaan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) 2026, Gubernur juga meminta seluruh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di setiap perangkat daerah disiplin melakukan penilaian kinerja penyedia barang dan jasa melalui aplikasi SIKAP LKPP.

Penilaian tersebut dikoordinasikan oleh Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Pemprov Kaltara sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pengadaan.

Sementara itu, dari sisi kepatuhan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Pemprov Kaltara telah mencapai 100 persen dalam penyampaian LHKPN per 31 Maret 2026.

Zainal menegaskan berbagai capaian tersebut bukan alasan untuk berpuas diri. Sebaliknya, hasil yang telah diraih harus menjadi dorongan untuk terus memperbaiki tata kelola pemerintahan.

“Sebagai pelayan masyarakat, kita harus menjadi teladan dalam integritas dan kejujuran serta menolak segala bentuk korupsi,” pungkasnya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran Pemprov Kaltara menjadikan KPK sebagai mitra strategis, mematuhi regulasi, serta tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. (dkisp).

Wabup Jakaria Ajak Warga Long Nawang Perkuat Persatuan di HUT ke-81 RI

Malam Ramah Tamah.

Malinau - Wakil Bupati Malinau Jakaria, S.E., M.Si Hadir Pada Malam Ramah Tamah Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke- 81 di Balai Adat Desa Long Nawang Kecamatan Kayan Hulu, senin (17/8) malam

Malam ramah tamah menjadi salah satu rangkaian kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarelemen masyarakat.

Wabup berharap semangat kemerdekaan dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui peningkatan rasa persatuan, kepedulian sosial, serta partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan dibumi Intimung.

Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan bahwa momentum peringatan kemerdekaan hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan komitmen bersama dalam membangun daerah dan bangsa.

"Mari kita jadikan usia 81 tahun kemerdekaan bukan hanya sebagai angka, tetapi sebagai pengingat bahwa perjalan indonesia masih panjang."Ungkapya

Dalam Kesempatan ini, Wabup didampingi Kaban Perbatasan Daerah Malinau Setim Ala, S.E., M.Si juga menyerahkan secara langsung sertifikat Paskibraka dari BNPP RI kepada petugas dan pelatih baik upacara pengibaran maupun penurunan bendera yang digelar hari ini.

"Para pahlawan dahulu berjuang agar kita dapat menikmati hari esok. maka sekarang, kita harus bekerja agar generasi setelah kita dapat menikmati masa depan yang lebih baik daripada hari ini."Pungkasnya (Prokompim).


Pasang Iklan

PEMDA

PEMDA

Pemda