WARTA CYBER @media screen and (max-width:768px) { .banner{margin:65px auto 0 auto;} } -->

Kalbar

PEMDA

Ad Placement

PEMDA

Minggu, 07 Juni 2026

DPRD Kaltara Dukung Sertifikasi Halal UMKM Jelang Wajib Halal Oktober 2026

 

sosialisasi wajib halal oktober 2026 .

Tarakan, wartacyber.com -Anggota dprd provinsi kalimantan utara,supa'ad hadianto,menegaskan komitmen dprd kaltara dalam mendukung program sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro,kecil,dan menengah (umkm)didaerah.

Hal tersebut disampaikan  supa'ad saat menghadiri kegiatan sosialisasi wajib halal oktober 2026 mewakili ketua dprd kaltara yang digelar di lantai 2 grand tarakan mall(gtm),kamis 4/6/2026).dalam kesempatan tersebut.

Menurutnya,sertifikasi halal merupakan langkah penting dalam meningkatkan daya saing produk umkm,sekaligus memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi konsumen.

"Kami dari dprd provinsi kalimantan utara mendukung penuh program sertifikasi halal bagi umkm.ini bukan hanya soal pemenuhan regulasi,tetapi juga upaya meningkatkan kualitas dan kepercayaan masyarakat terhadap produk lokal,"ujar supa'ad.

Ia menilai,keberadaan sertifikat halal akan memberikan nilai tambah bagi produk umkm sehingga lebih mudah diterima pasar,baik ditingkat lokal maupun nasional.

Selain itu,sertifikasi halal juga dinilai mampu membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya,terutama ditengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya produk yang telah terjamin kehalalannya.

Supa'ad berharap kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan secara serentak diberbagai daerah di indonesia dapat meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya sertifikasi halal serta tata cara pengurusannya.

"Kami mengajak seluruh pelaku umkm untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan baik.jangan menunggu hingga batas waktu yang ditetapkan.segera urus sertifikasi halal agar usaha yang dijalankan dapat berkembang dan memiliki daya saing yang lebih kuat,"katanya.

Ia juga mendorong pemerintah daerah,lembaga pemeriksa halal,serta instansi terkait untuk terus memperluas pendampingan dan edukasi kepada pelaku umkm,khususnya yang berada diwilayah kalimantan utara.

Menurutnya,kolaborasi antara pemerintah,lembaga sertifikasi,dan pelaku usaha menjadi kunci keberhasilan implementasi program wajib halal yang akan berlaku secara nasional.

"Kami berharap semakin banyak umkm dikalimantan utara yang memiliki sertifikat halal.dengan demikian,produk produk daerah dapat semakin dipercaya konsumen dan mampu bersaing dipasar yang lebih luas,"pungkasnya.

Kegiatan sosialisasi wajib halal oktober 2026 tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat implementasi 

Undang-undang nomor 33 tahun 2014 tentang jaminan produk halal menjelang pemberlakuan kewajiban sertifikasi halal bagi produk tertentu pada 17 oktober 2026.(humasdprd).

TP PKK Malinau Perkuat Literasi dan Kemandirian Keluarga melalui Sosialisasi Galeri Pelangi

Sosialisasi Galeri Pelangi.

MALINAU, Wartacyber.com – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Malinau mengikuti kegiatan Sosialisasi Galeri Pelangi yang diselenggarakan oleh TP PKK Provinsi Kalimantan Utara di Aula Kantor Camat Mentarang, Desa Wisata Pulau Sapi, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai pengurus dan kader PKK mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan hingga desa. Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat program strategis PKK dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan literasi keluarga, pendidikan, serta pengembangan ekonomi mandiri.

Kehadiran Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Utara bersama rombongan menjadi motivasi bagi TP PKK Kabupaten Malinau untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan dan memperkuat pelaksanaan program-program unggulan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Program RI Pelangi yang disosialisasikan dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman para kader PKK sekaligus mendorong implementasi program secara optimal di tengah masyarakat. Melalui program ini, peran keluarga sebagai fondasi pembangunan diharapkan semakin kuat dalam menciptakan generasi yang berkualitas dan mandiri.

Selain menjadi sarana berbagi informasi dan pengetahuan, kegiatan sosialisasi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran PKK dalam menjalankan program yang terintegrasi hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Para peserta didorong untuk aktif mengikuti materi, berdiskusi, serta mengembangkan inovasi yang dapat diterapkan di lingkungan masing-masing.

Ketua TP PKK Kabupaten Malinau, Ny. Maylenty Wempi, dalam sambutannya menegaskan komitmen pihaknya untuk mendukung berbagai program prioritas PKK yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Menurutnya, sinergi antara TP PKK Provinsi Kalimantan Utara dan TP PKK Kabupaten Malinau menjadi langkah penting dalam mewujudkan keluarga yang berdaya, sejahtera, cerdas, dan mandiri.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh kader PKK dapat meningkatkan kapasitas dan pemahaman terhadap program-program yang dijalankan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap sosialisasi Galeri Pelangi dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh kader PKK untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah melalui pemberdayaan keluarga dan masyarakat. (Sa).

Wabup Jakaria Lepas Jalan Sehat HUT ke-1 FPK Malinau, Perkuat Semangat Persatuan dalam Keberagaman

Senam Bersama.

Malinau - Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si mengikuti kegiatan senam bersama sekaligus melepas peserta jalan sehat memperingati HUT ke-1 Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Malinau serta memperingati Hari Lahir Pancasila tahun 2026 bertempat di halaman kantor Camat Malinau Kota, Sabtu, (06/06/2026) pagi.

Perayaan ini bertujuan memperkenalkan keberadaan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) kepada seluruh masyarakat sebagai wadah yang mempersatukan berbagai perbedaan suku, agama, ras dan budaya yang ada di daerah Kabupaten Malinau.

Di sampaikan oleh Wabup Jakaria, bahwa keberadaan forum ini sangat penting mengingat Kabupaten Malinau memiliki keragaman yang tinggi. Oleh karena itu, adanya FPK sebagai sarana untuk memperkuat persatuan dan menjaga keharmonisan di tengah masyarakat kita yang majemuk.

Forum Pembaruan Kebangsaan juga menjadi wadah bagi berbagai organisasi kemasyarakatan, termasuk lembaga adat dan paguyuban yang berasal dari latar belakang berbeda. Saat ini terdapat 11 lembaga adat dan 15 paguyuban yang tergabung dan aktif berperan dalam mendukung pembangunan daerah.

"Perbedaan di Kabupaten Malinau bukan menjadi hambatan dalam membangun daerah. Justru keberagaman tersebut menjadi kekuatan yang terus dikembangkan agar seluruh elemen masyarakat dapat hidup rukun dan bersama-sama membangun Bumi Intimung," ungkap Wabup Jakaria.

Dengan semangat Hari Lahir Pancasila, Pemerintah Kabupaten Malinau bersama Forum Pembauran Kebangsaan berkomitmen untuk terus memperkuat fondasi persatuan dan kebangsaan sebagai modal utama dalam mewujudkan pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Malianu. (Sa).

Bupati Sri Juniarsih Percepat Solusi Air Bersih dan Pengelolaan Sampah

Peninjauan Pembangunan Embung dan TPS

BERAU, Wartacyber.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Berau dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat di wilayah kepulauan terus diperkuat. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, melakukan peninjauan langsung pembangunan embung dan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Pulau Maratua, Jumat (5/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati menegaskan bahwa ketersediaan air bersih dan pengelolaan sampah merupakan dua kebutuhan mendasar yang harus segera dituntaskan guna mendukung perkembangan Pulau Maratua sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Berau.

Sri Juniarsih mengatakan, Pemerintah Kabupaten Berau saat ini tengah menyiapkan langkah strategis untuk mempercepat pemanfaatan embung yang telah dibangun melalui optimalisasi fasilitas yang sudah dimiliki daerah.

Menurutnya, penggunaan mesin pengolahan air bersih yang tersedia menjadi solusi yang lebih efisien dan mampu mempercepat pelayanan kepada masyarakat tanpa harus membangun seluruh sistem dari awal. Selain itu, langkah tersebut juga dinilai dapat mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah yang masih layak digunakan.

“Pemanfaatan fasilitas yang sudah ada akan mempercepat penyediaan layanan air bersih bagi masyarakat sekaligus memastikan aset daerah dapat digunakan secara maksimal untuk kepentingan publik,” ujarnya.

Bupati juga menekankan bahwa persoalan air bersih dan pengelolaan sampah tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga berpengaruh terhadap keberlanjutan sektor pariwisata di Pulau Maratua.

“Air bersih dan pengelolaan sampah menjadi faktor penting dalam mendukung kenyamanan masyarakat maupun wisatawan. Karena itu, saya meminta seluruh pihak terkait bekerja cepat agar fasilitas yang telah dibangun dapat segera beroperasi secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap pembangunan dan optimalisasi infrastruktur dasar tersebut mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat kepulauan sekaligus memperkuat posisi Pulau Maratua sebagai destinasi wisata yang bersih, nyaman, dan berdaya saing di Kabupaten Berau. (Sa).

DPRD Kaltara Matangkan Raperda Literasi,Dorong Penguatan Budaya Baca dan Perpustakaan

Raperda Tentang Literasi.

TARAKAN,wartacyber.com -DPRD Provinsi kalimantan utara (kaltara) terus mematangkan penyusunan rancangan peraturan daerah(raperda)tentang literasi.upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan dan diskusi yang dilakukan ketua badan pembentukan peraturan daerah(bapemperda)dprd kaltara,supa'ad hadianto,bersama anggota komisi IV dprd kaltara kedinas perpustakaan dan kearsipan kota tarakan,jumat (5/6/2026).

Pertemuan yang berlangsung dikantor dinas perpustakaan dan kearsipan kota tarakan itu menjadi ajang penyerap masukan dari pengelola perpustakaan dan pegiat literasi guna memperkuat budaya membaca dikalimantan utara.

Supa'ad hadianto mengatakan,berbagai saran dan pandangan dari komunitas literasi sangat penting dalam proses  penyusunan regulasi tersebut agar kebijakan yang dihasilkan benar benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Diskusi yang telah beberapa kali dilakukan ini kami harapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perkembangan budaya literasi di kalimantan utara,"ujar nya.

Menurutnya,perkembangan literasi saat ini tidak lagi terbatas pada buku cetak,tetapi juga telah berkembang melalui pemanfaatan buku elektronik dan platform digital yang semakin mudah diakses masyarakat.

Karena itu,dprd kaltara ingin agar raperda literasi nantinya mampu menjawab tantangan perkembangan zaman sekaligus memperkuat ekosistem litarasi daerah secara menyeluruh.

Ia menjelaskan,inisiatif penyusunan raperda literasi dilakukan dprd kaltara dengan dukungan naskah akademik yang telah tersedia dari kementerian pendidikan.meski demikian,subtansi aturan tetap akan dibahas secara mendalam bersama berbagai pihak terkait.

"Kami berharap masukan dari para pegiat literasi menjadi bagian dari pengabdian bersama untuk kemajuan kota tarakan dan provinsi kalimantan utara,"katanya.

Selain itu,supa'ad juga menilai pentingnya keterlibatan penulis lokal dalam pengembangan literasi daerah.menurutnya,kekayaan budaya,adat istiadat,hingga keberagaman suku dikalimantan utara perlu didokumentasikan melalui karya tulis agar dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

Dalam diskusi tersebut,dprd kaltara juga membuka peluang dukungan anggaran bagi pengembangan perpustakaan dan komunitas literasi.namun,dukungan tersebut tetap akan disesuaikan dengan regulasi pemerintah pusat dan kemampuan keuangan daerah.

Ia menyebutkan salah satu opsi yang dapat dikaji ialah Pemberian bantuan melalui mekanisme hibah atau bantuan sosial sesuai aturan yang berlaku.

"Apabila nantinya dukungan kepada komunitas atau klinik perpustakaan dapat dipayungi regulasi dan terbukti memberi manfaat bagi masyarakat,tentu kami akan berupaya memperjuangkan tambahan anggaran,"ungkapnya.

Supa'ad menegaskan,penguatan budaya literasi membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah,dprd,lembaga pendidikan,komunitas literasi,hingga masyarakat luas.dengan sinergi tersebut,diharapkan lahir kebijakan yang mampu meningkatkan minat baca serta kualitas sumber daya manusia dikalimantan utara.

"Kami akan terus berikhtiar Memperjuangkan kebijakan yang mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat dalam pengembangan literasi dikalimantan utara,"tutupnya.(Humasdprd).

Sabtu, 06 Juni 2026

Pemprov Kaltara Ajak Pelajar Siapkan Diri Hadapi Peluang IKN dan KIPI

Musyawarah Wilayah (Muswil) V Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kaltara

 TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mengajak generasi muda, khususnya pelajar, untuk mempersiapkan diri menghadapi peluang dan tantangan pembangunan daerah yang semakin besar seiring hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi.

Ajakan tersebut disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa, dan Pemerintahan, Robby Yuridi Hatman, S.Sos., M.T., saat mewakili Gubernur Kaltara membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) V Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kaltara di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Sabtu (6/6).

Robby menilai tema Muswil V IPM, “Arah Baru Pelajar Benuanta”, sangat relevan dengan kebutuhan daerah saat ini. Menurutnya, forum tersebut bukan hanya agenda organisasi, tetapi juga ruang strategis untuk melahirkan gagasan dan kepemimpinan generasi muda yang mampu menjawab perkembangan zaman.

“Kita sedang berada di tengah perubahan yang sangat cepat, mulai dari transformasi digital, kecerdasan buatan, perubahan iklim, hingga dinamika ekonomi global. Karena itu, generasi muda harus siap menghadapi tantangan tersebut,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan fisik yang terus dilakukan pemerintah harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Pelajar diharapkan memiliki kemampuan beradaptasi dengan teknologi, menjunjung tinggi integritas, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sosialnya.

Robby juga mendorong kader IPM untuk mengambil peran sebagai agen perubahan yang mampu menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, sekaligus menjadi benteng terhadap berbagai dampak negatif perkembangan teknologi dan media sosial.

Melalui Muswil V IPM ini, Pemprov Kaltara menegaskan komitmennya untuk terus mendukung organisasi kepemudaan dan pelajar sebagai mitra strategis dalam menyiapkan generasi unggul menuju masa depan Kaltara yang lebih maju.

“Jadikan forum ini sebagai ajang musyawarah yang produktif dan siapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas,” pungkasnya. (dkisp).

Jelang MTQ Kaltara 2026, Kafilah Malinau Digembleng Lewat Training Center

Training Center (TC) bagi peserta Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Kabupaten Malinau.

Malinau - Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Malinau, Drs. H. Kamran Daik, M.Si., secara resmi membuka kegiatan Training Center (TC) bagi peserta Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Kabupaten Malinau yang akan dipersiapkan menghadapi MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Utara ke-X. Kegiatan pembukaan berlangsung di Ruang Laga Feratu, Kantor Bupati Malinau, Jumat (05/06/2026) pagi.

Dalam sambutannya, Kamran Daik menyampaikan bahwa Training Center merupakan tahapan penting dalam mempersiapkan para kafilah yang akan mewakili Kabupaten Malinau pada ajang MTQ tingkat provinsi. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat meningkatkan kemampuan, memperdalam pemahaman, serta memantapkan mental dan kepercayaan diri sebelum mengikuti perlombaan.

la menjelaskan, peserta yang mengikuti TC merupakan hasil seleksi dari MTQ tingkat Kabupaten Malinau yang telah dilaksanakan sebelumnya dan akan melanjutkan perjuangan di tingkat provinsi setelah dinyatakan memenuhi kriteria oleh para pelatih pada masing-masing cabang lomba.

"MTO Provinsi Kalimantan Utara ke-X tahun 2026 akan dilaksanakan di Kabupaten Malinau pada 28 Juni hingga 2 Juli 2026. Sebagai tuan rumah, kita memiliki tanggung jawab besar untuk menunjukkan kemampuan terbaik dan mengharumkan nama daerah," ujarnya.

Kamran juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh semangat. la optimistis para kafilah Malinau mampu meraih prestasi terbaik dengan dukungan penuh dari Bupati Malinau, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah.

Pada kesempatan tersebut, Kamran Daik turut menyampaikan apresiasi kepada Ketua Pelaksana TC, Ustaz Hartono Van Gobel, para pelatih, serta pengawas yang telah berkomitmen membimbing para peserta. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, ia secara resmi membuka Training Center Kafilah MTQ Kabupaten Malinau Tahun 2026. (Prokompim Malinau).


Pasang Iklan

PEMDA

PEMDA

Pemda