WARTA CYBER @media screen and (max-width:768px) { .banner{margin:65px auto 0 auto;} } -->

Kalbar

PEMDA

Ad Placement

PEMDA

Selasa, 28 April 2026

Keji! RY Cabuli Anak Kandung dan Keponakan

Korban pencabulan.

SEKADAU, Polda Kalbar - Kasus dugaan tindak pidana pemerkosaan dan perbuatan cabul terhadap anak yang menjerat RY (42) di Kabupaten Sekadau memasuki babak baru. Setelah sebelumnya terungkap korban merupakan anak kandungnya sendiri, kini polisi kembali menemukan satu korban lain yang merupakan keponakan pelaku dan masih berusia 10 tahun.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono membenarkan adanya perkembangan tersebut. Menurutnya, temuan ini merupakan hasil pengembangan penyidikan yang dilakukan Unit PPA Satreskrim Polres Sekadau.

“Iya, benar. Ini merupakan pengembangan kasus yang dilakukan Unit PPA Satreskrim Polres Sekadau,” ujar AKP Triyono saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (28/4/2026).

AKP Triyono menjelaskan, laporan terkait korban kedua diterima melalui SPKT Polres Sekadau pada Senin (27/4), setelah orang tua korban memperoleh informasi mengenai dugaan peristiwa yang dialami anaknya.

Dari keterangan awal, korban menyampaikan kepada ibunya bahwa pelaku diduga telah beberapa kali melakukan perbuatan cabul terhadap dirinya. Peristiwa terakhir disebut terjadi pada Minggu, 22 Maret 2026, di rumah pelaku di Kecamatan Sekadau Hilir, yang tidak lain merupakan paman korban sendiri.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit PPA Satreskrim Polres Sekadau segera melakukan pemeriksaan terhadap korban dan sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sekadau guna memastikan perlindungan dan pendampingan terhadap korban.

“Unit PPA Satreskrim Polres Sekadau telah melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi serta berkoordinasi dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sekadau untuk proses pendampingan korban,” ungkap AKP Triyono.

Dalam perkara ini, pelaku dijerat Pasal 473 ayat (4) juncto Pasal 473 ayat (1) atau Pasal 473 ayat (2) huruf b dan/atau Pasal 415 huruf b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

AKP Triyono menegaskan, RY sebelumnya telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polres Sekadau dalam kasus serupa dengan korban anak kandungnya sendiri. Tersangka diamankan pada Selasa (14/4) malam di Dusun Sungai Langer, Desa Mengkiang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau.

“Jadi, saat ini terdapat dua korban, yakni anak kandung dan keponakan tersangka yang keduanya masih di bawah umur. Karena itu, kasus ini menjadi perhatian serius kami, baik dalam proses penanganan hukum terhadap tersangka maupun dalam upaya perlindungan dan pendampingan korban, khususnya pemulihan psikologis melalui koordinasi dengan instansi terkait,” pungkasnya. (Rilis).

Sabtu, 25 April 2026

PPP Sekadau Gelar Muscab V, Abang Nasir Terpilih sebagai Ketua DPC

Muscab V P3.

SEKADAU, Wartacyber.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sekadau menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-V, bertempat di Rumah Melayu. Sabtu (25/4/2026).


Ketua panitia, Sutiyarnak, menyampaikan bahwa undangan yang disebarkan mencapai sekitar 150 orang dari berbagai elemen masyarakat. Namun, sebagian tidak dapat hadir karena kegiatan dilaksanakan pada hari libur.


“Meski demikian, dukungan tetap mengalir dari berbagai pihak terhadap pelaksanaan Muscab ini,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua DPC PPP Sekadau periode 2020–2025, Saparuddin, dalam sambutannya memaparkan capaian partai selama masa kepemimpinannya. Ia menyebutkan bahwa PPP berhasil meraih satu kursi di DPRD Sekadau dari daerah pemilihan (dapil) I.


Meski demikian, ia mengakui masih terdapat pekerjaan rumah, khususnya dalam upaya meraih kursi di dapil II dan III pada pemilu mendatang.


“Kita sudah menyiapkan kader untuk dapil II, dan ke depan kita harus lebih solid untuk memperjuangkan keterwakilan PPP di semua dapil,” katanya.


Bupati Sekadau, Aron, dalam sambutannya menilai Muscab sebagai momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal serta merumuskan langkah politik ke depan. Ia menegaskan bahwa PPP sebagai partai yang telah lama eksis harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.


“Partai harus terbuka dan mampu mendorong kader-kader potensial agar bisa bersaing secara sehat, termasuk memanfaatkan teknologi untuk menarik simpati masyarakat,” ujarnya.


Ia juga berharap Muscab ini dapat menghasilkan kepemimpinan yang solid serta mampu bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan.


Senada dengan itu, Ketua DPW PPP Kalimantan Barat, H. Budi Prasetiyono, menekankan pentingnya konsolidasi organisasi hingga ke tingkat bawah, terutama dalam menghadapi agenda politik ke depan seperti verifikasi partai oleh KPU.


“PPP adalah partai terbuka, bukan milik satu golongan saja. Kita harus mampu merangkul semua pihak, termasuk tokoh-tokoh potensial dari luar partai,” tegasnya.


Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan Muscab. Dalam hasil sidang tersebut, H. Abang Nasir, S.Sos terpilih sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Sekadau yang baru. 


H. Abang Nasir, S.Sos mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan oleh rekan-rekan semua.


"Semoga dimasa kepemimpinan saya ini kita bisa terus bersatu untuk kemajuan Partai Pembangunan Persatuan" tutup H. Abang Nasir yang juga Anggota DPRD Kabupaten Sekadau.(Nv).

H. Abang Nasir Terpilih sebagai Ketua DPC PPP Sekadau

Muscab P3

SEKADAU – Musyawarah Cabang (Muscab) ke-V Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sekadau berlangsung lancar dan demokratis di Rumah Adat Melayu, Jalan Merdeka Barat KM 1, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini menjadi agenda penting lima tahunan dalam menentukan arah dan kepemimpinan partai di tingkat daerah.

Muscab yang diikuti oleh kader dan pengurus dari berbagai kecamatan ini berjalan dengan penuh semangat kebersamaan. Proses musyawarah untuk mufakat menjadi landasan utama dalam pengambilan keputusan, mencerminkan nilai-nilai demokrasi internal partai yang tetap dijaga.

Berdasarkan hasil pleno, H. Abang Nasir, S.AP., yang sebelumnya menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Sekadau, resmi dipercaya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Sekadau. Sementara itu, posisi Sekretaris diamanahkan kepada Sutiyarnak, A.Md., yang dikenal aktif sebagai Ketua PAC Sekadau Hilir dan memiliki pengalaman organisasi di tingkat akar rumput.

Penetapan kedua nama tersebut disambut antusias oleh seluruh peserta Muscab. Para kader menilai, kepemimpinan H. Abang Nasir diharapkan mampu memperkuat posisi PPP di kancah politik daerah, baik di legislatif maupun eksekutif. Di sisi lain, Sutiyarnak dinilai memiliki kapasitas dalam memperkuat sistem administrasi serta konsolidasi internal partai hingga ke tingkat bawah.

Dalam sambutannya, H. Abang Nasir menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menyebut amanah tersebut sebagai tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh komitmen dan integritas.

“Ini adalah amanah besar. Saya berkomitmen bersama seluruh pengurus untuk melanjutkan perjuangan PPP, mempererat persatuan, serta memastikan partai tetap hadir dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Sekadau,” ujarnya.

Legislator Partai Persatuan Pembangunan ini juga mengajak seluruh kader untuk tetap solid dan bersinergi dalam menghadapi tantangan politik ke depan, demi kemajuan PPP di Kabupaten Sekadau. (Tim).

Jumat, 24 April 2026

Ketua DAD Sekadau Hadiri Upacara Adat Mudas Buang Pamali

Mudas Buang Pamali.

SEKADAU – Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sekadau, Jeffray Raja Tugam, menghadiri kegiatan Upacara Adat Mudas Buang Pamali Kampong Dayak Taman yang digelar di Kampung Hulu Peniti, Dusun Gandis, Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Jumat (24/4/2026).


Kegiatan adat tersebut dilaksanakan sebagai bentuk tradisi masyarakat Dayak dalam menjaga keseimbangan, keselamatan, serta menjauhkan kampung dari hal-hal yang dianggap membawa kesialan.


Upacara adat ini dilakukan pesca peristiwa duka yang terjadi sebelumnya, yakni insiden jatuhnya helikopter jenis Helly dengan kode registrasi PK-CFX milik PT Matthew Air di wilayah Kecamatan Nanga Taman. Diketahui, helikopter tersebut sebelumnya dilaporkan hilang kontak pada Kamis (16/4/2026) pagi, sebelum akhirnya dipastikan jatuh dan menyebabkan 8 orang meninggal dunia.


Dalam kesempatan tersebut, Jeffray Raja Tugam menyampaikan bahwa ritual mudas memiliki makna penting dalam tradisi adat Dayak, terutama dalam menyikapi peristiwa yang membawa duka.


“Kegiatan mudas ini merupakan tradisi adat masyarakat Dayak, dengan harapan kampung kita tetap aman dan dijauhkan dari hal-hal yang tidak diinginkan. Kita juga berdoa untuk arwah delapan orang yang meninggal dalam insiden tersebut,” Kata Jeffray Raja Tugam yang juga Anggota DPRD Kabupaten Sekadau.


Legislator Partai Demokrat ini juga mengatakan selain sebagai bentuk penghormatan terhadap korban, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan masyarakat serta menjaga nilai-nilai kearifan lokal.


"Kegiatan mudas ini mencerminkan kuatnya tradisi serta solidaritas masyarakat Dayak dalam menghadapi setiap peristiwa yang terjadi di tanah masyarakat adat Dayak," tutupnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD sekaligus Ketua DAD Kabupaten Sekadau, para kepala OPD, Camat Nanga Taman, perwakilan Forkopimda, perwakilan manajemen PT Citra Mahkota, perwakilan Basarnas, Forkopimcam Nanga Taman, Kepala Desa Tapang Tingang, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. (Tim).

Kamis, 23 April 2026

Satgas TMMD ke-128 Kodim 1204/Sanggau Bergerak ke Dusun Onggok Desa Semayang

 

Satgas TMMD.

SANGGAU – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 1204/Sanggau resmi dibuka pada Rabu (22/4/2026). Kegiatan pembukaan berlangsung di halaman SD Negeri 02 Dusun Tanjung Pinang, Desa Sebongkuh, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau.

‎Usai upacara pembukaan, personel Kodim 1204/Sanggau yang terlibat langsung bergerak menuju lokasi utama TMMD di Dusun Onggok, Desa Semayang, Kecamatan Kembayan. Selama pelaksanaan kegiatan, para anggota TNI akan tinggal dan menginap di rumah warga sebagai bentuk kebersamaan serta mempererat kemanunggalan TNI dengan masyarakat.

‎Program TMMD Regtas ke-128 ini dijadwalkan berlangsung selama 30 hari, terhitung mulai 22 April hingga 21 Mei 2026. Adapun sasaran kegiatan difokuskan di Desa Semayang dan Desa Persiapan Tanak, Kecamatan Kembayan.

‎Dalam pelaksanaannya, TMMD tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga kegiatan non-fisik. Untuk sasaran fisik, program ini meliputi pelebaran jalan sepanjang 13 kilometer, pembangunan 18 titik gorong-gorong, serta pembangunan dua unit jembatan kayu.

‎Sementara itu, sasaran non-fisik mencakup penyuluhan pertanian, pelayanan Keluarga Berencana (KB), serta vaksinasi rabies bagi masyarakat setempat.

‎Selain itu, sejumlah program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) juga turut dilaksanakan, di antaranya rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembuatan sumur bor, pembangunan MCK, penanaman 1.000 pohon, program ketahanan pangan, pembagian sembako, serta kegiatan pembersihan lingkungan.

‎Melalui program TMMD ini, diharapkan dapat mempercepat pembangunan di daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. (Pendim 1204/Sanggau)

Rabu, 22 April 2026

DPRD Kaltara Soroti Sosialisasi SPMB, Tekankan Pemerataan Informasi

Sosialisasi SPMB.

TANJUNG SELOR - Ketua Komisi IV, Tamara Moriska, SH., MH., bersama Sekretaris Komisi IV, Ruman Tumbo, SH., pada kegiatan Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Benuanta, Gedung Gabungan Dinas II, Senin (20/4/26), ini menjadi bagian penting dalam tahapan implementasi sistem baru penerimaan peserta didik di jenjang SMA, SMK, dan SLB.


Sosialisasi yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Sekretariat Daerah ini bertujuan untuk memastikan pemahaman menyeluruh terkait mekanisme dan kebijakan terbaru dalam sistem SPMB, yang kini menggantikan skema Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).


Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltara, Datu Iqro Ramadhan, menjelaskan bahwa SPMB dirancang untuk menghadirkan proses seleksi yang lebih terbuka, adil, dan merata bagi seluruh calon peserta didik.


Namun demikian, DPRD Kaltara memberikan catatan penting. Ketua Komisi IV, Tamara Moriska, menyoroti perlunya penguatan sosialisasi, khususnya di wilayah perbatasan seperti Nunukan. la menilai masih banyak masyarakat yang belum terjangkau informasi secara optimal, terutama melalui media sosial.


"Perlu ada langkah konkret agar informasi ini benar-benar sampai ke masyarakat, terutama di daerah yang akses informasinya masih terbatas," ujarnya.


Senada dengan itu, Ruman Tumbo menekankan pentingnya distribusi Informasi yang merata, khususnya di daerah dengan kepadatan penduduk tinggi seperti Tarakan. la menilai, penyampaian informasi secara langsung kepada masyarakat akan mendorong terciptanya persaingan yang sehat di kalangan calon peserta didik.


"Kita ingin semua anak mendapatkan kesempatan yang sama, sehingga sosialisasi harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat," tegasnya.


Melalui kegiatan ini, DPRD Kaltara menegaskan komitmennya untuk terus mengawal Implementasi kebijakan pendidikan agar berjalan transparan, inklusif, dan berkeadilan, sekaligus memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam memperoleh akses informasi pendidikan. (SA).

Momentum HKG PKK, Sekda Dorong Penguatan Pemberdayaan Perempuan dan Penanganan Stunting

Sekda Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., 

Malinau – Sekda Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., menegaskan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan daerah saat menghadiri puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, HUT Dekranasda ke-46, dan Hari Kartini 2026, yang digelar di ruang Tebengang, Selasa (21/4/2026).

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi kepada Tim Penggerak PKK dan Dekranasda Kabupaten Malinau yang dinilai telah menunjukkan kemajuan signifikan dari tahun ke tahun.

“Ini tidak terlepas dari peran pemimpin. Tidak berlebihan jika hari ini kita memberikan apresiasi kepada Ketua PKK dan Ketua Dekranasda sebagai representasi Kartini-Kartini Malinau,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa peringatan tiga momentum besar ini bukan sekadar seremoni, tetapi memiliki makna strategis dalam mendorong pemberdayaan perempuan, penguatan ekonomi kreatif, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sekda juga menyampaikan ucapan selamat HKG PKK ke-54 dan HUT Dekranasda ke-46, seraya berharap kedua organisasi tersebut semakin maju dan terus berkontribusi nyata bagi masyarakat.

Lebih lanjut, ia menyoroti isu stunting yang masih menjadi perhatian serius di Kabupaten Malinau. Berdasarkan hasil evaluasi, masih terdapat desa dengan angka stunting di atas 25 persen, bahkan ada yang mencapai 80 persen.

Menurutnya, penanganan stunting harus difokuskan pada akar permasalahan, terutama pada faktor spesifik seperti kesehatan ibu dan anak, serta edukasi gizi sejak dini.

“Selama ini kita lebih banyak pada intervensi sensitif, padahal penyebab utama ada pada intervensi spesifik. Kuncinya adalah edukasi yang baik kepada ibu dan keluarga,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh kader PKK untuk lebih aktif berperan dalam penanganan stunting, termasuk mendorong alokasi anggaran di tingkat RT dan desa untuk program tersebut.

Selain itu, Sekda menyoroti pentingnya peran Dekranasda dalam mengembangkan potensi kerajinan lokal. Ia berharap produk-produk daerah Malinau mampu bersaing di pasar yang lebih luas, bahkan hingga tingkat global.

“Kita punya potensi luar biasa, baik dari bahan baku maupun keterampilan masyarakat. Ini harus terus didorong agar memiliki daya saing,” katanya.

Dalam momentum Hari Kartini, Sekda mengingatkan kembali semangat perjuangan perempuan Indonesia untuk meraih kesetaraan dan kemajuan. Ia mengajak perempuan Malinau untuk menjadi sosok yang tangguh, cerdas, dan berdaya saing.

“Semangat Kartini harus terus hidup. Jangan biarkan keterbatasan menjadi penghalang untuk berkarya dan berkontribusi,” pesannya.

Di akhir sambutan, ia mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, PKK, Dekranasda, dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Malinau yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. (SA).


Pasang Iklan

PEMDA

PEMDA

Pemda