WARTA CYBER @media screen and (max-width:768px) { .banner{margin:65px auto 0 auto;} } -->

Kalbar

PEMDA

Ad Placement

PEMDA

Minggu, 12 Juli 2026

Bupati Malinau Resmikan Gedung Sekolah Minggu Buddha Samadinah

Peresmian Gedung Sekolah Minggu.

Malinau , Wartacyber.com - Bupati Malinau Wempi W. Mawa, SE.,MH meresmikan Gedung Sekolah Minggu Buddha "Samadinah" di Kabupaten Malinau, Sabtu (11/07/26) pagi. 

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan apresiasi atas berdirinya gedung tersebut. Ia berharap gedung ini tidak hanya menjadi tempat belajar agama setiap Minggu, tetapi juga pusat pembinaan karakter bagi anak-anak dan generasi muda Buddha agar tumbuh beriman, berakhlak mulia, aktif, kreatif, dan inovatif.

"Pembangunan sumber daya manusia adalah prioritas utama. Infrastruktur fisik mudah dibangun, tapi SDM yang baik, berakhlak, dan terampil adalah kunci kesejahteraan daerah," ujar Bupati.

Gedung ini dibangun melalui sinergi Pemkab Malinau, wihara, donatur, dan umat Buddha. Dana hibah dari pemerintah daerah dikucurkan sejak 3 Oktober 2025 dan pembangunan selesai 3 Desember 2025. 

Bupati juga menekankan pentingnya pendidikan keagamaan dalam membentuk generasi yang cinta kasih, bijaksana, dan bertoleransi. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat berkolaborasi mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Turut hadir Forkopimda, Kepala Kantor Kemenag Malinau, Ketua Walubi Kaltara, Majelis Buddhayana, tokoh agama, donatur, serta umat Buddha se-Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur.

Dengan peresmian ini, Pemkab Malinau berharap Gedung SMB Samadinah dapat dimanfaatkan maksimal untuk kemajuan umat Buddha dan pembangunan Kabupaten Malinau.  (prokopim).

SMA Negeri 4 Tarakan Juara Futsal Piala Gubernur Kaltara

Turnamen Futsal Tingkat Pelajar.

Nunukan -  Tepuk tangan riuh mengiringi berakhirnya Turnamen Futsal Tingkat Pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Madrasah Aliyah (MA) Piala Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Tahun 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Kabupaten Nunukan, Sabtu (11/7) malam.

Setelah menyuguhkan pertandingan penuh semangat dan sportivitas selama penyelenggaraan turnamen, Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., secara resmi menutup ajang yang menjadi panggung lahirnya bibit-bibit atlet muda berbakat di Kaltara.

Suasana semakin semarak saat partai final mempertemukan SMA Negeri 4 Tarakan dengan SMA Negeri 1 Nunukan Selatan. Kedua tim tampil ngotot sejak menit awal, saling melancarkan serangan dan menunjukkan pertahanan yang disiplin sehingga pertandingan berlangsung ketat hingga waktu normal berakhir tanpa pemenang.

Laga pun harus ditentukan melalui adu penalti. Dalam momen yang menegangkan itu, SMA Negeri 4 Tarakan berhasil tampil lebih tenang dan memastikan diri sebagai juara Turnamen Futsal Piala Gubernur Kaltara Tahun 2026. Sementara SMA Negeri 1 Nunukan Selatan harus puas menjadi _runner up_ setelah memberikan perlawanan sengit hingga akhir pertandingan.

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal mengucapkan selamat kepada seluruh tim yang berhasil meraih prestasi. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan kekompakan selama menjalani pertandingan.

“Jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan, berlatih lebih giat, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi yang lebih tinggi, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional,” ujarnya.

Kepada para atlet yang belum berhasil menjadi juara, Zainal berpesan agar tidak menjadikan kekalahan sebagai akhir perjuangan. Menurutnya, setiap pertandingan memberikan pengalaman berharga untuk memperbaiki kemampuan dan bangkit menjadi lebih baik.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara memandang turnamen ini bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga wadah membangun karakter, menanamkan sportivitas, dan mempererat persaudaraan antar generasi muda di Kaltara.

Karena itu, Zainal berharap Turnamen Futsal Piala Gubernur dapat terus diselenggarakan secara rutin dan menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Kaltara. Dengan demikian, semakin banyak atlet muda berbakat yang lahir dan mampu membawa nama Kaltara berprestasi di tingkat yang lebih tinggi. (dkisp).

DPRD Kaltara Bahas Tahap Akhir Ranperda Penghargaan Daerah

Rapat Kerja Bersama BKD dan Dinsos

Tarakan - Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Provinsi Kalimantan Utara menggelar rapat kerja bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Dinas Sosial dalam rangka pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penghargaan Daerah.

Rapat dipimpin oleh Anggota Pansus I, Herman, S.Pi, sebagai tindak lanjut atas hasil harmonisasi yang telah dilaksanakan bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum.

Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Utara, H. Muddain, ST. Dari unsur perangkat daerah, hadir Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Dr. Andi Amriampa, S.Sos., M.Si dan Kepala Dinas Sosial, Pollymaart Sijabat, S.K.M., M.AP beserta staf.

Dalam rapat tersebut, Pansus I bersama perangkat daerah melakukan pencermatan terhadap seluruh materi muatan Ranperda guna memastikan substansi yang diatur telah sesuai dengan hasil harmonisasi serta memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan. Pembahasan ini menjadi tahapan akhir di tingkat daerah sebelum Ranperda diajukan ke Kementerian Dalam Negeri untuk memperoleh fasilitasi.

Anggota Pansus I, Herman, S.Pi, menjelaskan bahwa Ranperda tentang Penghargaan Daerah merupakan ranperda inisiatif DPRD yang lahir dari aspirasi masyarakat. Menurutnya, selama ini belum terdapat payung hukum yang mengatur pemberian penghargaan kepada tokoh-tokoh yang telah memberikan jasa dan kontribusi besar terhadap pembangunan daerah.

"Ranperda ini disusun berdasarkan usulan masyarakat yang menginginkan adanya dasar hukum untuk memberikan apresiasi kepada tokoh-tokoh masyarakat atas jasa, pengabdian, dan kontribusinya dalam pembangunan daerah. Harapannya, penghargaan yang diberikan nantinya memiliki landasan hukum yang jelas dan mekanisme yang objektif," ujar Herman.

la menambahkan, regulasi tersebut tidak hanya mengatur bentuk penghargaan, tetapi juga memuat kriteria penerima, mekanisme pengusulan, proses penilaian, hingga tata cara pemberian penghargaan agar pelaksanaannya berlangsung secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Dengan rampungnya pembahasan di tingkat Pansus, Ranperda tentang Penghargaan Daerah selanjutnya akan diajukan ke Kementerian Dalam Negeri untuk menjalani proses fasilitasi. Setelah memperoleh hasil fasilitasi, Ranperda akan diproses lebih lanjut hingga ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

DPRD Provinsi Kalimantan Utara berharap kehadiran Peraturan Daerah tentang Penghargaan Daerah dapat menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada individu, kelompok, maupun lembaga yang telah memberikan dedikasi dan kontribusi nyata bagi kemajuan serta pembangunan Kalimantan Utara.

Ketua Komisi I DPRD Kaltara Sambut Kapolda Baru, Perkuat Sinergi untuk Keamanan Daerah

Penyambutan Kapolda Kaltara.

TANJUNG SELOR - Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Alimuddin, ST, menghadiri acara penyambutan Kapolda Kalimantan Utara yang baru, Irjen Pol. Agus Wijayanto, S.H., S.I.K., M.H, di Pelabuhan VIP Bulungan, Kamis (9/7/26) sore.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tradisi penyambutan pejabat baru sekaligus mempererat sinergi antara Polri dengan unsur Forkopimda dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan di Provinsi Kalimantan Utara.

Kehadiran Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kaltara dalam kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan DPRD terhadap terjalinnya hubungan yang harmonis antara lembaga legislatif dan Kepolisian Daerah Kalimantan Utara.

Sinergi yang baik antarinstansi diharapkan mampu memperkuat koordinasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di daerah.

Acara penyambutan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, pejabat utama Polda Kalimantan Utara, serta para tamu undangan lainnya.

Momentum ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi Kapolda Kalimantan Utara dalam menjalankan amanah dan tugas pengabdian di Bumi Benuanta. (Humas DPRD

Jumat, 10 Juli 2026

SMA Unggul Garuda Jadi Motor Penggerak UMKM dan Ekonomi Kaltara

audiensi perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama jajaran SMA Unggul Garuda.

Tanjung Selor, Wartacyber.com – Kehadiran Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggul Garuda Bulungan diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi baru di Kalimantan Utara (Kaltara). Selain meningkatkan kualitas pendidikan, sekolah berasrama ini juga diyakini akan membuka peluang usaha bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), menciptakan lapangan kerja, serta menggerakkan sektor jasa dan perdagangan di sekitar kawasan sekolah. 

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., dalam audiensi perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama jajaran SMA Unggul Garuda Bulungan di Ruang Rapat Sekprov, Kantor Gubernur Kaltara, Jumat (10/7). 

Dalam pertemuan itu, Sekprov Denny menegaskan agar kebutuhan operasional sekolah di luar kegiatan akademik mengutamakan tenaga kerja lokal. 

"Saya sudah sampaikan langsung kepada Bu Euline, untuk tenaga kerja seperti petugas kebersihan, sekuriti hingga layanan laundry, semuanya harus memberdayakan masyarakat lokal. Kami ingin masyarakat Kaltara ikut merasakan manfaat dari kehadiran sekolah ini," tegasnya. 

Menurut Denny, konsep sekolah berasrama _(boarding school)_ akan menghadirkan aktivitas ekonomi baru karena setiap tahun akan ada kunjungan orang tua siswa saat masa penerimaan peserta didik maupun kegiatan wisuda. 

Kondisi tersebut diperkirakan akan meningkatkan kebutuhan akan penginapan, transportasi, kuliner, hingga berbagai produk dan jasa lokal di sekitar kawasan sekolah. 

Melihat potensi itu, Pemprov Kaltara berencana melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan pelaku UMKM agar mampu menangkap peluang ekonomi yang muncul, termasuk penyediaan _guest house_, fasilitas pendukung, serta ruang promosi bagi produk-produk lokal. 

"Ini merupakan peluang bisnis yang sangat baik dan akan memberikan dampak ekonomi nyata bagi Kalimantan Utara. Ke depan akan kita diskusikan lebih lanjut, termasuk keterlibatan BUMD. Yang terpenting, kehadiran SMA Unggul Garuda harus membawa manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Denny. 

Pemprov Kaltara berharap kehadiran SMA Unggul Garuda menjadi pusat pendidikan unggulan sekaligus menciptakan efek berganda _(multiplier effect)_ yang mampu mendorong pertumbuhan UMKM, membuka lapangan kerja dan memperkuat ekonomi masyarakat di Bumi Benuanta. (dkisp).

Wagub Ingkong Teken Komitmen Nasional Menuju Kaltara Bebas Kusta

Penandatanganan Komitmen Bersama.

Jakarta – Upaya menghapus kusta di Indonesia terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah pusat dan daerah. Di tengah komitmen nasional tersebut, Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan keseriusannya dengan mengambil bagian dalam Konferensi Nasional Kusta 2026 yang berlangsung di Puri Agung Convention Hall, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (10/7).  

Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Ingkong Ala, S.E., M.Si. hadir sekaligus menandatangani Komitmen Bersama Percepatan Eliminasi Kusta bersama kepala daerah dari berbagai provinsi. Penandatanganan itu menjadi penegasan bahwa Kaltara siap berkontribusi mewujudkan Indonesia bebas kusta. 

Menurut Ingkong, tantangan terbesar bukan hanya mengobati penyakitnya, tetapi juga menghapus stigma yang masih melekat di tengah masyarakat. Karena itu, edukasi harus berjalan beriringan dengan penguatan pelayanan kesehatan hingga ke daerah-daerah terpencil. 

"Kalau ditemukan lebih awal, kusta bisa disembuhkan. Yang harus kita hilangkan adalah rasa takut dan stigma terhadap penderitanya. Semua pihak harus ikut memberi pemahaman kepada masyarakat," kata Ingkong. 

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara akan membentuk Tim Percepatan Eliminasi Kusta yang bertugas memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota agar penemuan kasus, pengobatan dan pemantauan dapat berjalan lebih optimal. 

Komitmen tersebut mendapat dukungan pemerintah pusat. Menteri Dalam Negeri Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., menilai percepatan eliminasi kusta dapat dicapai apabila deteksi dini dan pengobatan dilakukan secara konsisten. 

Senada dengan itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (PMK) Pratikno mengajak seluruh pihak menghentikan stigma negatif karena kusta merupakan penyakit yang dapat disembuhkan. 

Di Kaltara sendiri, data Dinas Kesehatan Kaltara hingga Triwulan II 2025 menunjukkan terdapat 18 kasus baru dengan total 37 kasus terdaftar. Kabupaten Nunukan masih menjadi wilayah dengan jumlah kasus terbanyak. Meski demikian, tidak ditemukan kasus baru pada anak, sementara tingkat kesembuhan untuk tipe PB telah mencapai 100 persen. 

Konferensi Nasional Kusta 2026 juga dihadiri sejumlah tokoh kesehatan dunia, di antaranya Regional Director WHO Regional Office for the Western Pacific (WPRO) Dr. Saia Ma'u Piukala dan WHO Goodwill Ambassador for Leprosy Elimination Mr. Yohei Sasakawa, yang mendukung langkah Indonesia mempercepat eliminasi kusta melalui kolaborasi lintas sektor. (dkisp).

Sekprov Kaltara Tinjau PT KIPI, SINERGI Kaltara Siap Hubungkan UMKM dengan Industri

Kunjungan Sekprov.

BULUNGAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mulai mempercepat implementasi program SINERGI Kaltara (Sistem Integrasi Nilai Ekonomi Rantai Global Industri untuk Kalimantan Utara) melalui penguatan kolaborasi dengan PT. Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI). 

Langkah tersebut ditandai dengan kunjungan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara H. Denny Harianto, S.E., M.M., bersama jajaran perangkat daerah ke Kawasan Industri Tana Kuning–Mangkupadi, Kabupaten Bulungan, Kamis (9/7). 

Dalam kunjungan tersebut, Sekprov Denny memaparkan konsep SINERGI Kaltara yang mendapat sambutan positif dari jajaran manajemen PT. KIPI, di antaranya E&S Manager PT. KIPI Wisnu Sugesti serta Project Manager Head Office PT. KIPI Noka Prihasto yang mengikuti kegiatan secara daring. 

Usai pemaparan, Denny bersama manajemen PT. KIPI meninjau langsung kawasan industri, termasuk kawasan khusus Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), sekaligus berdialog dengan para pelaku usaha yang telah beraktivitas di lokasi tersebut. 

"Saya sangat bersemangat karena sejak tiba di KIPI kami diterima dengan baik oleh manajemen. Program SINERGI Kaltara yang kami susun juga mendapat respons positif," kata Denny. 

Ia mengungkapkan, dari hasil diskusi diketahui PT. KIPI telah menjalankan berbagai program penguatan UMKM. Manajemen perusahaan juga memaparkan kebutuhan industri serta potensi pelaku UMKM lokal yang dapat dikembangkan bersama melalui SINERGI Kaltara. 

"Kami melihat langsung bagaimana PT. KIPI memberikan dukungan kepada UMKM, khususnya di kawasan Tanah Kuning, Mangkupadi, dan Tanjung Selor," ujarnya. 

Menurut Denny, respons positif tersebut menjadi modal penting untuk membangun kerja sama yang lebih terintegrasi antara pemerintah daerah, kawasan industri dan pelaku UMKM. 

Sebagai tindak lanjut, Pemprov Kaltara bersama PT. KIPI akan memetakan kebutuhan industri dan potensi UMKM agar dapat saling terhubung melalui sistem SINERGI Kaltara. 

"Seluruh data akan kita integrasikan sehingga kebutuhan industri dan kemampuan UMKM dapat dipetakan dengan baik. Harapannya, 51.840 UMKM di Kaltara memiliki kesempatan berkontribusi secara nyata di kawasan industri," jelasnya. 

Denny menegaskan SINERGI Kaltara tidak hanya diproyeksikan menjadi solusi bagi Kaltara, tetapi juga dapat menjadi model pengembangan UMKM yang dapat diterapkan di berbagai daerah dengan menyesuaikan potensi, karakteristik wilayah dan kebutuhan industrinya. 

Ia berharap program tersebut mampu menjadi jembatan bagi UMKM untuk meningkatkan kualitas usaha, mulai dari legalitas, kapasitas produksi, hingga kompetensi sumber daya manusia agar mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional. 

"Insyaallah, kita mulai dari KIPI, kemudian akan kita kembangkan ke kawasan lainnya. Harapan kita, UMKM Kaltara tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan nasional, tetapi juga menembus pasar internasional," pungkasnya. (dkisp).


Pasang Iklan

PEMDA

PEMDA

Pemda