![]() |
| Musyawarah Wilayah (Muswil) V Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kaltara |
TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mengajak generasi muda, khususnya pelajar, untuk mempersiapkan diri menghadapi peluang dan tantangan pembangunan daerah yang semakin besar seiring hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi.
Ajakan tersebut disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa, dan Pemerintahan, Robby Yuridi Hatman, S.Sos., M.T., saat mewakili Gubernur Kaltara membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) V Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kaltara di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Sabtu (6/6).
Robby menilai tema Muswil V IPM, “Arah Baru Pelajar Benuanta”, sangat relevan dengan kebutuhan daerah saat ini. Menurutnya, forum tersebut bukan hanya agenda organisasi, tetapi juga ruang strategis untuk melahirkan gagasan dan kepemimpinan generasi muda yang mampu menjawab perkembangan zaman.
“Kita sedang berada di tengah perubahan yang sangat cepat, mulai dari transformasi digital, kecerdasan buatan, perubahan iklim, hingga dinamika ekonomi global. Karena itu, generasi muda harus siap menghadapi tantangan tersebut,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan fisik yang terus dilakukan pemerintah harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Pelajar diharapkan memiliki kemampuan beradaptasi dengan teknologi, menjunjung tinggi integritas, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sosialnya.
Robby juga mendorong kader IPM untuk mengambil peran sebagai agen perubahan yang mampu menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, sekaligus menjadi benteng terhadap berbagai dampak negatif perkembangan teknologi dan media sosial.
Melalui Muswil V IPM ini, Pemprov Kaltara menegaskan komitmennya untuk terus mendukung organisasi kepemudaan dan pelajar sebagai mitra strategis dalam menyiapkan generasi unggul menuju masa depan Kaltara yang lebih maju.
“Jadikan forum ini sebagai ajang musyawarah yang produktif dan siapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas,” pungkasnya. (dkisp).
