WARTA CYBER: Kalimantan Barat -->
Tampilkan postingan dengan label Kalimantan Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kalimantan Barat. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Oktober 2026

Antrean Panjang SPBU Sekadau Jadi Sorotan, DPRD Desak Pengawasan Pertalite

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sekadau, Yodi Setiawan 


SEKADAU – Panjangnya antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Sekadau yang terjadi hampir setiap hari mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Sekadau.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sekadau, Yodi, mengatakan kondisi tersebut perlu segera mendapat perhatian pemerintah daerah bersama instansi terkait. Selain menyulitkan masyarakat mendapatkan BBM, antrean yang memanjang hingga badan jalan juga dinilai berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.

“Antrean panjang di beberapa SPBU ini perlu menjadi perhatian pemerintah daerah bersama dinas terkait. Jangan sampai antrean kendaraan mengganggu pengguna jalan lainnya,” ujar Yodi, Minggu (4/10/2026).

Menurutnya, diperlukan langkah konkret untuk mengurangi kepadatan antrean di SPBU. Salah satu opsi yang disampaikan yakni adanya regulasi dan pengawasan terhadap harga jual BBM jenis Pertalite yang dijual melalui kios maupun pom mini.

Yodi menilai, adanya standar harga eceran dapat memberikan alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan BBM sekaligus mengurangi tekanan antrean di SPBU.

“Harapan saya pemerintah daerah, dalam hal ini dinas terkait, dapat membuat regulasi mengenai harga minyak di kios-kios sehingga ada standar harga yang jelas. Misalnya, harga jual eceran Pertalite di kios atau pom mini paling tinggi Rp13 ribu per liter,” katanya.

Ia menyebut, berdasarkan pengamatannya, harga Pertalite di sejumlah kios berada di kisaran Rp15 ribu per liter atau bahkan lebih. Selain persoalan harga, Yodi juga meminta pengawasan terhadap takaran BBM yang dijual kepada masyarakat.

“Kalau harga bisa diatur dan diawasi, masyarakat pengguna Pertalite juga tidak terlalu terbebani. Selain itu, takaran yang dijual juga harus benar-benar sesuai dengan volumenya,” tegasnya.

Yodi juga menyoroti dugaan adanya oknum masyarakat yang membeli Pertalite di SPBU dalam jumlah tertentu untuk kemudian dijual kembali secara eceran. Menurutnya, jika praktik tersebut terjadi, perlu dilakukan pengawasan karena berpotensi ikut memperpanjang antrean di SPBU.

“Setahu saya, ada oknum masyarakat yang ikut mengantre di SPBU dengan membeli Pertalite, kemudian dijual kembali untuk mendapatkan keuntungan. Kalau memang ada praktik seperti itu, ini menjadi tugas pemerintah dan dinas terkait untuk membenahinya,” ujarnya.

Ia meminta OPD terkait tidak hanya menunggu laporan masyarakat, tetapi juga aktif memantau kondisi di lapangan dan mencari solusi atas persoalan tersebut.

“Dinas-dinas terkait harus bisa membaca situasi yang terjadi di tengah masyarakat. Persoalan antrean BBM ini perlu dicarikan solusi bersama agar tidak terus berulang dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun pengguna jalan,” pungkas Yodi.

Yodi berharap pemerintah daerah dapat melakukan evaluasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk pengelola SPBU serta pelaku usaha BBM eceran, guna mencari solusi terhadap persoalan antrean BBM di Kabupaten Sekadau. (Tim).

Sabtu, 03 Oktober 2026

Yodi Minta PKS di Sekadau Prioritaskan TBS Petani Lokal

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sekadau, Yodi Setiawan. (Foto:ist).


Sekadau Kalbar, Wartacyber.com – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sekadau, Yodi Setiawan, meminta seluruh Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Sekadau agar memprioritaskan pembelian Tandan Buah Segar (TBS) milik petani, khususnya masyarakat yang berada di sekitar wilayah izin perkebunan perusahaan.


Yodi mengatakan, dirinya mendapat informasi adanya sejumlah pabrik yang tidak membeli TBS dari petani di sekitar wilayah Hak Guna Usaha (HGU) atau izin perusahaan perkebunan. Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena keberadaan perusahaan perkebunan dan PKS juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.


“Saya berharap dalam kondisi susah maupun senang, petani harus tetap diprioritaskan untuk membeli TBS-nya, terutama petani yang berada di sekitar wilayah izin perusahaan,” ujar Yodi. Sabtu (3/10/2026).


Selain itu, Yodi juga meminta PKS yang berada di Kabupaten Sekadau untuk tidak mendahulukan pembelian TBS yang berasal dari luar daerah. Ia berharap kebutuhan PKS dapat terlebih dahulu dipenuhi dari hasil produksi petani lokal.


“Kalau bisa, PKS yang ada di Sekadau jangan membeli TBS dari luar Sekadau terlebih dahulu. Prioritaskan petani Sekadau,” katanya.


Menurut Yodi, kondisi saat ini cukup sulit bagi petani sawit. Debit Sungai Kapuas yang surut akibat kondisi El Nino turut menghambat pengangkutan CPO melalui jalur sungai. Kondisi tersebut menyebabkan distribusi CPO dari pabrik mengalami kendala dan berdampak pada aktivitas penerimaan TBS petani. Kondisi serupa juga dilaporkan terjadi di sejumlah PKS di Sekadau.


Yodi menilai perusahaan perlu mempertimbangkan aspek sosial di tengah masyarakat, khususnya keberadaan petani yang selama ini berada di sekitar wilayah perkebunan dan pabrik.


“Perusahaan harus mempertimbangkan aspek sosial di tengah masyarakat, khususnya petani yang berada di sekitar izin dan lokasi pabrik berdiri. Jangan sampai ketika kondisi sulit, masyarakat justru yang paling terdampak,” tegasnya.


Ia berharap perusahaan, pemerintah daerah dan petani dapat bersama-sama mencari solusi agar persoalan penerimaan TBS tidak semakin membebani masyarakat.


Yodi juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga komunikasi dan mencari langkah yang dapat membantu petani tetap memperoleh kepastian dalam menjual hasil panennya di tengah kendala distribusi CPO saat ini. (Tim).

Rabu, 30 September 2026

PWI Kalbar Buka Rekrutmen Anggota Baru, OKK ke-6 Digelar di Sanggau

PWI Kalbar.


Pontianak  — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Barat membuka rekrutmen calon anggota baru melalui pelaksanaan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) ke-6 tahun 2026. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Sanggau pada 28 Oktober 2026.


Ketua PWI Kalbar, Kundori, mengatakan OKK merupakan salah satu tahapan penting bagi wartawan yang ingin bergabung menjadi anggota PWI.


“OKK adalah wadah untuk menjaring anggota baru dan persyaratan untuk menjadi anggota PWI, sebagaimana diamanatkan AD/ART,” kata Kundori saat rapat pengurus PWI Kalbar secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (29/9/2026) malam.


Menurut Kundori, rekrutmen peserta OKK terbuka bagi wartawan di Kalimantan Barat yang memenuhi persyaratan dan ketentuan organisasi.


Salah satu persyaratan utama, kata dia, calon peserta merupakan wartawan yang telah menjalankan tugas jurnalistik minimal satu tahun, bertugas dan berdomisili di Kalimantan Barat, serta bekerja pada perusahaan media massa yang berbadan hukum pers.


“Yang paling utama adalah wartawan minimal telah satu tahun bekerja sebagai wartawan, bertugas dan berdomisili di Kalimantan Barat, dan juga bekerja pada media massa berbadan hukum pers. Ini harus dibuktikan dengan akta perusahaan,” jelasnya.


PWI Kalbar mengimbau wartawan yang berminat bergabung untuk mempersiapkan seluruh dokumen persyaratan sebelum mengikuti proses seleksi dan OKK.


Pelaksanaan OKK diharapkan menjadi ruang pembekalan bagi calon anggota mengenai wawasan kewartawanan sekaligus pemahaman terhadap organisasi PWI, sehingga anggota baru memahami kode etik, profesionalitas, serta tata kelola organisasi sebelum menjadi bagian dari PWI.


Persyaratan Calon Anggota Muda PWI


Adapun sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta pendaftaran anggota muda PWI antara lain:


1. Fotokopi akta notaris perusahaan pers Pasal 3 dan bukan PT perorangan.

2. Mengisi formulir pendaftaran.

3. Surat rekomendasi dari PWI kabupaten/kota bagi daerah yang telah memiliki kepengurusan.

4. Fotokopi ijazah terakhir, minimal berpendidikan SLTA.

5. Surat pernyataan pemohon di atas materai.

6. Surat keterangan dari pemimpin redaksi atau stempel redaksi tempat bekerja di atas materai.

7. Bukti karya jurnalistik minimal tiga tulisan atau berita dalam tiga bulan terakhir.

8. Fotokopi kartu pers dari media tempat bekerja.

9. Sertifikat atau kartu Uji Kompetensi Wartawan (UKW), jika ada.

10. Kartu Tanda Penduduk (KTP).

11. Pas foto berwarna ukuran 2 x 3 centimeter sebanyak empat lembar.

12. Fotokopi sertifikat Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK).

13. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) setelah dinyatakan lulus.

14. Membayar biaya atau iuran administrasi pendaftaran sesuai ketentuan.


Pendaftaran dan Formulir Hubungi CP. 0853-4740-1801 (Marupek)

Minggu, 27 September 2026

Penutupan BKSN Tahun 2026 Paroki Nanga Mahap

 

Penutupan BKSN Paroki Nanga Mahap. (Foto:ist).

SEKADAU, Wartacyber.com — Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sekadau, Martinus Ridi, menghadiri penutupan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) Tahun 2026 Paroki Santa Maria Bunda Allah Nanga Mahap, bertempat di Kompleks Pastoran Nanga Mahap, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Minggu (27/9/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Martinus Ridi menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pengurus gereja, tokoh agama, serta umat yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan BKSN Tahun 2026.


Ia mengatakan, kegiatan BKSN tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat kehidupan iman umat, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan, kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


Menurutnya, keberagaman suku, agama dan budaya yang ada di Kabupaten Sekadau merupakan bagian penting yang harus terus dijaga melalui semangat toleransi dan persaudaraan.


"Keberagaman yang ada di tengah masyarakat merupakan kekuatan yang harus kita rawat bersama. Karena itu, semangat persaudaraan, toleransi dan saling menghormati perlu terus kita tumbuhkan dalam kehidupan bermasyarakat," ujarnya.


Martinus Ridi berharap, nilai-nilai yang diperoleh selama pelaksanaan BKSN dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun kepedulian terhadap sesama dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.


"Semangat BKSN jangan hanya berhenti pada kegiatan penutupan, tetapi hendaknya terus diwujudkan melalui kasih, kepedulian, gotong royong, kejujuran dan sikap saling menghormati," katanya.


Ia juga mengajak seluruh umat untuk menjadikan momentum penutupan BKSN sebagai kesempatan memperkuat iman sekaligus meningkatkan kepedulian sosial terhadap lingkungan dan sesama.


"Selamat atas terlaksananya seluruh rangkaian kegiatan BKSN Tahun 2026. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat, memperkuat persaudaraan dan membawa berkat bagi seluruh umat serta masyarakat," pungkasnya. (Tim).

Penutupan BKSN 2026 Sekadau, Aron Tekankan Pentingnya Kebersamaan dan Iman

Penutupan BKSN. (Foto:ist).


SEKADAU, Wartacyber.com — Bupati Sekadau, Aron, menghadiri penutupan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2026 dengan tema “Yesus Guru yang Penuh Kuasa”, yang digelar di Betang Youth Center Sekadau, Sabtu (26/9/2026).

Penutupan tersebut menjadi bagian akhir dari rangkaian kegiatan BKSN yang diikuti umat Katolik di Kabupaten Sekadau.

Ketua Panitia Pelaksana BKSN 2026, Paulus Sutami, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.

“Atas nama panitia, kami juga meminta maaf apabila ada hal-hal yang tidak berkenan selama kegiatan berlangsung. Terima kasih juga kepada seluruh umat yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan BKSN ini, karena tanpa umat BKSN tidak akan semeriah ini,” ungkap Sutami.

Sementara itu, Bupati Sekadau, Aron, mengatakan kegiatan BKSN menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan umat sekaligus meneguhkan semangat dalam menghidupi nilai-nilai Kitab Suci dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya juga mengapresiasi kerja sama para panitia dalam menyukseskan dan mempersiapkan seluruh rangkaian BKSN 2026 ini, karena keberhasilan kegiatan ini tentunya tidak terlepas dari kerja sama dan koordinasi dari berbagai pihak,” ujarnya.

Aron berharap kegiatan BKSN dapat terus dipertahankan dan dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun.

“Saya juga berharap, kegiatan seperti ini dapat terus dipertahankan dan dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahunnya. Lebih dari sekadar menjadi agenda tahunan, saya berharap BKSN ini dapat terus menumbuhkan semangat kebersamaan, memperkuat iman dan mendorong umat agar mengamalkan nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan berlangsung dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Menurutnya, semangat yang dibangun melalui BKSN tidak hanya berhenti pada momentum perayaan, tetapi dapat diwujudkan dalam kehidupan bersama di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Paolus Hadi, menyampaikan pesan kepada umat Katolik di Paroki Santo Petrus dan Paulus Sekadau, khususnya kepada kaum muda.

Ia mengajak kaum muda untuk semakin dekat dengan gereja dan membiasakan diri membaca Kitab Suci, khususnya Injil, di waktu luang.

“Saya juga berharap dan berpesan agar kaum muda bisa dekat dengan gereja, sehingga kita bisa berkembang, mendapatkan bimbingan untuk menjadi lebih baik dan maju ke depannya,” tuturnya.

Paolus Hadi juga mengajak seluruh umat untuk terus mengamalkan ajaran Kitab Suci dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya juga berharap, di momen yang baik ini kita semua terus mengamalkan ajaran Kitab Suci, karena Kitab Suci adalah ajaran yang baik. Dengan mengamalkan ajaran tersebut, saya berharap kita semua dapat semakin bertumbuh dalam iman serta menjadi pribadi yang baik dan tentunya Tuhan akan selalu menjaga dan menyertai kita semua dalam setiap langkah kehidupan,” pungkasnya. (Tim).

Sabtu, 26 September 2026

Peletakan Batu Pertama Gereja St. Cornelius Belandung, Aron Ajak Warga Perkuat Gotong Royong

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja. (Foto: ist).


SEKADAU, Wartacyber.com — Bupati Sekadau, Aron, menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gereja St. Cornelius Stasi Belandung yang berlokasi di Dusun Belandung, Desa Tinting Boyok, Kabupaten Sekadau, Sabtu (26/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Aron mengatakan pembangunan rumah ibadah tidak hanya menjadi tempat untuk melaksanakan kegiatan keagamaan, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Dalam hal ini tentunya saya berharap proses pembangunan gereja ini dapat berjalan dengan lancar dan dapat didukung oleh seluruh masyarakat. Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong selama proses pembangunan ini berlangsung,” ungkap Aron.

Aron turut menyampaikan apresiasi kepada umat dan panitia pembangunan yang telah berinisiatif serta bekerja bersama dalam mewujudkan pembangunan Gereja St. Cornelius Stasi Belandung.

Ia berharap proses pembangunan gereja tersebut dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti sehingga nantinya dapat digunakan dengan baik oleh umat untuk melaksanakan kegiatan ibadah.

“Semoga proses pembangunan gereja ini dapat berjalan dengan lancar serta tidak ada kendala yang berarti dan nantinya gereja ini dapat digunakan dengan baik oleh para umat untuk melaksanakan ibadah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Aron mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga sikap saling menghormati dan menghargai di tengah keberagaman.

“Dan mari kita saling menghormati serta saling menghargai, karena menjaga keharmonisan ini merupakan tanggung jawab kita bersama yang harus dipelihara. Mari terus kita jaga kerukunan sesama kita antarumat,” pungkasnya. (Tim).

Musrenbangdes Sungai Lawak Bahas Penyusunan RKPDes 2027

Musrenbang Desa Sungai Lawak. (Foto:ist).




SEKADAU, Wartacyber.com — Pemerintah Desa Sungai Lawak, Kecamatan Nanga Taman, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027, di Kantor Desa Sungai Lawak, Kamis (24/9/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Camat Nanga Taman, Roberthus Roby, bersama Kepala Desa Sungai Lawak, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPD, PPL, kepala adat, bidan desa, kader Posyandu, guru SDN Sungai Lawak, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.


Dalam kesempatan tersebut, Camat Nanga Taman Roberthus Roby menyampaikan apresiasi Pemerintah Daerah atas terlaksananya Musrenbangdes sebagai bagian dari proses penyusunan rencana pembangunan desa.


“Kami berharap kegiatan ini berjalan dengan baik dan apa yang menjadi usulan dari masyarakat dapat menjadi prioritas pembangunan,” ujar Roberthus Roby.


Ia berharap melalui Musrenbangdes, berbagai usulan dan kebutuhan masyarakat dapat dibahas secara bersama sehingga rencana pembangunan yang disusun dapat sesuai dengan kebutuhan dan prioritas Desa Sungai Lawak.


Musrenbangdes ini juga menjadi wadah bagi masyarakat dan berbagai unsur desa untuk menyampaikan aspirasi serta usulan pembangunan yang akan menjadi bahan dalam penyusunan RKPDes Tahun 2027.


Dengan adanya musyawarah tersebut, diharapkan rencana pembangunan Desa Sungai Lawak dapat dilaksanakan secara terarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (Tim).

Aron Tutup Turnamen Bupati Cup 2026 di Sekadau Hulu

 

Penutupan Turnamen Bupati Cup 2026. (Foto:ist).

SEKADAU, Wartacyber.com — Bupati Sekadau, Aron, menghadiri kegiatan penutupan dan pembagian hadiah Turnamen Sepak Bola Bupati Cup Tahun 2026 di Kecamatan Sekadau Hulu. Bertempat di Lapangan Gapura Rawak, Jumat (25/9/2026).


Pada kesempatan tersebut, Bupati Sekadau, Aron menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan turnamen hingga berjalan aman, lancar dan kondusif.


“Kami mengapresiasi panitia atas terselenggaranya kegiatan ini dengan aman dan kondusif,” ujar Aron.


Aron juga mengucapkan selamat kepada para pemenang Turnamen Sepak Bola Bupati Cup 2026. Ia berharap para atlet terus meningkatkan kemampuan dan mempertahankan prestasi yang telah diraih.


“Selamat kepada para pemenang turnamen ini. Terus berprestasi. Semoga atlet dapat terus mempertahankan prestasi dan nanti bisa mengharumkan nama Kabupaten Sekadau di luar daerah,” katanya.


Sementara bagi peserta yang belum berhasil meraih kemenangan, Aron meminta agar tidak berkecil hati. Menurutnya, masih terdapat kesempatan untuk kembali berkompetisi dan meraih prestasi pada turnamen berikutnya.


“Bagi yang belum mendapatkan kesempatan untuk menang, jangan berkecil hati. Tetap semangat karena masih ada kesempatan di lain waktu,” pungkasnya.


Selanjutnya dilakukan pembagian Hadiah kepada para pemenang turnamen Sepak Bola Bupati Cup Tahun 2026 oleh Bupati Sekadau.


 Hadir pada kegiatan tersebut, Bupati Sekadau, Wakapolres Kabupaten Sekadau, Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Anggota DPRD Kabupaten Sekadau, Camat Sekadau Hulu, Plh,  Danramil Sekadau Hulu beserta Anggota, Kapolsek Sekadau Hulu berserta Anggota, Kepala Desa Se-kecamatan Sekadau Hulu, Tokoh Masyarakat, Adat, Agma dan Tamu Undangan Lainnya. (Nv).

Kamis, 24 September 2026

Susun RKPDes 2027, Pemdes Bokak Sebumbun Tampung Aspirasi Masyarakat

 

Musrenbang Desa Bokak Sebumbun. (Foto:ist).

SEKADAU, Wartacyber.com — Pemerintah Desa Bokak Sebumbun, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027, Bertempat di Aula Kantor Desa Bokak Sebumbun, Kamis (24/9/2026).

Camat Sekadau Hilir, Gustar Indarto, mengapresiasi pelaksanaan Musrenbangdes tersebut. Ia berharap kegiatan dapat berjalan lancar dan berbagai usulan yang disampaikan masyarakat dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan prioritas pembangunan Desa Bokak Sebumbun.


“Semoga kegiatan berjalan dengan lancar dan usulan yang disampaikan oleh masyarakat nanti bisa menjadi prioritas pembangunan,” ujar Gustar.


Sementara itu, Kepala Desa Bokak Sebumbun, Klemens Karya Panama mengatakan Musrenbangdes dilaksanakan sebagai bagian dari proses penyusunan rencana kerja Pemerintah Desa Bokak Sebumbun untuk Tahun Anggaran 2027.


Menurutnya, melalui forum tersebut pemerintah desa bersama masyarakat dapat membahas berbagai kebutuhan dan rencana pembangunan yang akan dilaksanakan sesuai dengan prioritas desa.


"Musrenbangdes juga menjadi ruang bagi masyarakat dan unsur terkait untuk menyampaikan aspirasi serta memberikan masukan terhadap program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat," katanya.


"Melalui Musrenbangdes ini, Pemerintah Desa Bokak Sebumbun berharap penyusunan RKPDes 2027 dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat dan menjadi dasar pelaksanaan pembangunan desa secara terarah dan berkelanjutan," tutupnya.


Kegiatan tersebut dihadiri Camat Sekadau Hilir, Kepala Desa Bokak Sebumbun, Babinsa Koramil 1204-15/Sekadau Hilir, Bhabinkamtibmas, Ketua BPD, PPL, bidan desa, Ketua Koperasi Desa Merah Putih Bokak Sebumbun, tokoh agama, tokoh pemuda, kader Posyandu, kader lansia, serta para kepala dusun, yakni Kadus Bokak, Kadus Entada dan Kadus Sungai Raya. (Tim)

Musrenbangdes Semadu Susun RKPDes 2027, Aspirasi Masyarakat Jadi Prioritas

Musrenbang Desa Semadu. (Foto:ist).

SEKADAU, Wartacyber.com — Pemerintah Desa Semadu, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027, Kamis (24/9/2026).


Hadir pada kegiatan tersebut, Kasi Ekbang yang mewakili Camat Belitang Hilir, Kepala Desa Semadu, Bhabinkamtibmas, Babinsa, pendamping desa, Ketua BPD, seluruh kepala dusun di Desa Semadu, serta tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat.


Kepala Desa Semadu, Kamasi, mengatakan aspirasi masyarakat menjadi salah satu dasar penting dalam menentukan arah pembangunan desa. Menurutnya, usulan yang disampaikan masyarakat perlu diperhatikan agar program pembangunan yang direncanakan dapat sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di desa.


“Aspirasi masyarakat adalah prioritas dalam pembangunan,” ujar Kamasi.


Ia berharap melalui pelaksanaan Musrenbangdes, berbagai aspirasi dan usulan masyarakat dapat dibahas secara bersama-sama serta menjadi bahan dalam penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027.


Menurutnya, perencanaan pembangunan yang disusun melalui musyawarah diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung pembangunan Desa Semadu secara berkelanjutan.


Musrenbangdes juga menjadi kesempatan bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan serta menentukan prioritas yang akan diusulkan dalam rencana kerja pemerintah desa.


Dengan keterlibatan berbagai unsur tersebut, Musrenbangdes diharapkan menghasilkan perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Semadu.


Hasil pembahasan Musrenbangdes selanjutnya menjadi bagian dalam penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027 sebagai dasar pelaksanaan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Semadu. (Tim).

Gubernur Lantik Pengurus Forum TJSLBU, Arahkan CSR Selaras Pembangunan

Pelantikan Pengurus Forum TJSLBU.



TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menegaskan pembangunan Kaltara tidak bisa hanya mengandalkan APBD, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, khususnya sektor swasta.

Hal tersebut disampaikan saat menutup Musyawarah Daerah (Musda) II Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU) Provinsi Kaltara di Aula Lantai I Kantor Gubernur, Selasa (22/9).


Menurut Gubernur, program Corporate Social Responsibility (CSR) yang terarah dari dunia usaha akan menjadi akselerator utama dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah pelosok.


"Forum TJSLBU memegang peran strategis sebagai jembatan komunikasi, konsultasi, dan kolaborasi. Kita ingin seluruh program tanggung jawab sosial perusahaan berjalan selaras dengan agenda prioritas pembangunan daerah, sehingga manfaatnya benar-benar langsung dirasakan oleh rakyat," ujar Gubernur Zainal.


Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga resmi melantik jajaran pengurus Forum TJSLBU Kaltara Masa Bakti 2026–2031 yang terpilih melalui forum Musda II.


Ia berpesan agar kepengurusan baru segera menyusun peta jalan kerja yang terukur dan aplikatif.


"Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Jadikan forum ini sebagai motor penggerak sinergi yang solid antara pemerintah dan dunia usaha demi mewujudkan Kaltara yang semakin maju dan sejahtera," pesannya.


Rangkaian acara penutupan diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen pembangunan. (dkisp).

Hermansyah Hadiri Syukuran HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Tekankan Keselamatan Bersama

syukuran memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara. (Foto:ist).


SEKADAU, Polda Kalbar - Polres Sekadau melalui Satuan Lalu Lintas menggelar syukuran memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026 di Aula Bhayangkara Patriatama Polres Sekadau, Jalan Merdeka Timur, Kecamatan Sekadau Hilir, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama, Raja Kusuma Negara Sekadau Pangeran Agung Sri Negara II Gusti Muhammad Effendi, Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Sekretariat Daerah Kabupaten Sekadau Hermansyah, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Sekadau Sondang Edward Situngkir, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sekadau Valentinus, Danramil Sekadau Hilir Kapten Arm Syarif Mahendra, Ketua Bhayangkari Cabang Sekadau beserta pengurus, kepala SKPD Kabupaten Sekadau, pejabat utama Polres Sekadau, pimpinan dealer serta personel Satlantas Polres Sekadau.

Dalam sambutannya, Kasat Lantas Polres Sekadau IPTU Sudarsono menyampaikan bahwa perkembangan zaman dan teknologi turut membawa perubahan dalam pelaksanaan tugas kepolisian lalu lintas. Peran Satlantas tidak hanya hadir dalam pengaturan lalu lintas, tetapi juga melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sejumlah kegiatan kemanusiaan dan kemasyarakatan turut dilaksanakan, di antaranya bakti sosial, pembagian air bersih dan masker serta pendidikan lalu lintas kepada masyarakat mulai dari tingkat SD hingga SMA. IPTU Sudarsono juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan berbagai instansi yang selama ini telah bersama-sama mendukung pelaksanaan tugas lalu lintas di Kabupaten Sekadau.

Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Sekretariat Daerah Kabupaten Sekadau Hermansyah mengatakan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, nyaman dan lancar.

“Keselamatan lalu lintas bukan hanya tanggung jawabnya ada di pihak kepolisian tetapi kita semua, tanggung jawab kita semua, baik itu pemerintah daerah, kepolisian, TNI, instansi terkait, dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Hermansyah juga menyampaikan apresiasi kepada Satlantas Polres Sekadau atas dedikasi dan pengabdiannya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan, kenyamanan dan keselamatan lalu lintas di wilayah Kabupaten Sekadau.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama mengatakan keselamatan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi dan kolaborasi berbagai pihak. Karena itu, kerja sama antara kepolisian, pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat perlu terus diperkuat.

Kapolres juga mendorong personel Satlantas untuk terus memberikan pelayanan yang responsif, humanis dan profesional kepada masyarakat. Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas sekaligus membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.

“Pesan khusus kepada Satlantas Polres Sekadau agar senantiasa responsif setiap terjadi permasalahan yang ada di lalu lintas, kemudian senantiasa humanis dalam memberikan pelayanan, profesional dalam penegakan hukum, serta berintegritas,” tegasnya.

AKBP Andhika menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sekadau dan seluruh stakeholder atas kerja sama yang telah terjalin selama ini. Ia berharap kolaborasi tersebut terus berjalan dan semakin kuat dalam mendukung pelayanan kepolisian serta mewujudkan keselamatan lalu lintas bagi masyarakat.

Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 menjadi momentum bagi Satlantas Polres Sekadau untuk terus memperkuat semangat pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan syukuran kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan kue, foto bersama serta ramah tamah. (Tim).


Pasang Iklan

PEMDA

PEMDA

Pemda