![]() |
| Penutupan BKSN Paroki Nanga Mahap. (Foto:ist). |
SEKADAU, Wartacyber.com — Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sekadau, Martinus Ridi, menghadiri penutupan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) Tahun 2026 Paroki Santa Maria Bunda Allah Nanga Mahap, bertempat di Kompleks Pastoran Nanga Mahap, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Minggu (27/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Martinus Ridi menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pengurus gereja, tokoh agama, serta umat yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan BKSN Tahun 2026.
Ia mengatakan, kegiatan BKSN tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat kehidupan iman umat, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan, kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya, keberagaman suku, agama dan budaya yang ada di Kabupaten Sekadau merupakan bagian penting yang harus terus dijaga melalui semangat toleransi dan persaudaraan.
"Keberagaman yang ada di tengah masyarakat merupakan kekuatan yang harus kita rawat bersama. Karena itu, semangat persaudaraan, toleransi dan saling menghormati perlu terus kita tumbuhkan dalam kehidupan bermasyarakat," ujarnya.
Martinus Ridi berharap, nilai-nilai yang diperoleh selama pelaksanaan BKSN dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun kepedulian terhadap sesama dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
"Semangat BKSN jangan hanya berhenti pada kegiatan penutupan, tetapi hendaknya terus diwujudkan melalui kasih, kepedulian, gotong royong, kejujuran dan sikap saling menghormati," katanya.
Ia juga mengajak seluruh umat untuk menjadikan momentum penutupan BKSN sebagai kesempatan memperkuat iman sekaligus meningkatkan kepedulian sosial terhadap lingkungan dan sesama.
"Selamat atas terlaksananya seluruh rangkaian kegiatan BKSN Tahun 2026. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat, memperkuat persaudaraan dan membawa berkat bagi seluruh umat serta masyarakat," pungkasnya. (Tim).
