WARTA CYBER: Sekadau -->
Tampilkan postingan dengan label Sekadau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sekadau. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Oktober 2026

Antrean Panjang SPBU Sekadau Jadi Sorotan, DPRD Desak Pengawasan Pertalite

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sekadau, Yodi Setiawan 


SEKADAU – Panjangnya antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Sekadau yang terjadi hampir setiap hari mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Sekadau.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sekadau, Yodi, mengatakan kondisi tersebut perlu segera mendapat perhatian pemerintah daerah bersama instansi terkait. Selain menyulitkan masyarakat mendapatkan BBM, antrean yang memanjang hingga badan jalan juga dinilai berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.

“Antrean panjang di beberapa SPBU ini perlu menjadi perhatian pemerintah daerah bersama dinas terkait. Jangan sampai antrean kendaraan mengganggu pengguna jalan lainnya,” ujar Yodi, Minggu (4/10/2026).

Menurutnya, diperlukan langkah konkret untuk mengurangi kepadatan antrean di SPBU. Salah satu opsi yang disampaikan yakni adanya regulasi dan pengawasan terhadap harga jual BBM jenis Pertalite yang dijual melalui kios maupun pom mini.

Yodi menilai, adanya standar harga eceran dapat memberikan alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan BBM sekaligus mengurangi tekanan antrean di SPBU.

“Harapan saya pemerintah daerah, dalam hal ini dinas terkait, dapat membuat regulasi mengenai harga minyak di kios-kios sehingga ada standar harga yang jelas. Misalnya, harga jual eceran Pertalite di kios atau pom mini paling tinggi Rp13 ribu per liter,” katanya.

Ia menyebut, berdasarkan pengamatannya, harga Pertalite di sejumlah kios berada di kisaran Rp15 ribu per liter atau bahkan lebih. Selain persoalan harga, Yodi juga meminta pengawasan terhadap takaran BBM yang dijual kepada masyarakat.

“Kalau harga bisa diatur dan diawasi, masyarakat pengguna Pertalite juga tidak terlalu terbebani. Selain itu, takaran yang dijual juga harus benar-benar sesuai dengan volumenya,” tegasnya.

Yodi juga menyoroti dugaan adanya oknum masyarakat yang membeli Pertalite di SPBU dalam jumlah tertentu untuk kemudian dijual kembali secara eceran. Menurutnya, jika praktik tersebut terjadi, perlu dilakukan pengawasan karena berpotensi ikut memperpanjang antrean di SPBU.

“Setahu saya, ada oknum masyarakat yang ikut mengantre di SPBU dengan membeli Pertalite, kemudian dijual kembali untuk mendapatkan keuntungan. Kalau memang ada praktik seperti itu, ini menjadi tugas pemerintah dan dinas terkait untuk membenahinya,” ujarnya.

Ia meminta OPD terkait tidak hanya menunggu laporan masyarakat, tetapi juga aktif memantau kondisi di lapangan dan mencari solusi atas persoalan tersebut.

“Dinas-dinas terkait harus bisa membaca situasi yang terjadi di tengah masyarakat. Persoalan antrean BBM ini perlu dicarikan solusi bersama agar tidak terus berulang dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun pengguna jalan,” pungkas Yodi.

Yodi berharap pemerintah daerah dapat melakukan evaluasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk pengelola SPBU serta pelaku usaha BBM eceran, guna mencari solusi terhadap persoalan antrean BBM di Kabupaten Sekadau. (Tim).

Sabtu, 03 Oktober 2026

Yodi Minta PKS di Sekadau Prioritaskan TBS Petani Lokal

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sekadau, Yodi Setiawan. (Foto:ist).


Sekadau Kalbar, Wartacyber.com – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sekadau, Yodi Setiawan, meminta seluruh Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Sekadau agar memprioritaskan pembelian Tandan Buah Segar (TBS) milik petani, khususnya masyarakat yang berada di sekitar wilayah izin perkebunan perusahaan.


Yodi mengatakan, dirinya mendapat informasi adanya sejumlah pabrik yang tidak membeli TBS dari petani di sekitar wilayah Hak Guna Usaha (HGU) atau izin perusahaan perkebunan. Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena keberadaan perusahaan perkebunan dan PKS juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.


“Saya berharap dalam kondisi susah maupun senang, petani harus tetap diprioritaskan untuk membeli TBS-nya, terutama petani yang berada di sekitar wilayah izin perusahaan,” ujar Yodi. Sabtu (3/10/2026).


Selain itu, Yodi juga meminta PKS yang berada di Kabupaten Sekadau untuk tidak mendahulukan pembelian TBS yang berasal dari luar daerah. Ia berharap kebutuhan PKS dapat terlebih dahulu dipenuhi dari hasil produksi petani lokal.


“Kalau bisa, PKS yang ada di Sekadau jangan membeli TBS dari luar Sekadau terlebih dahulu. Prioritaskan petani Sekadau,” katanya.


Menurut Yodi, kondisi saat ini cukup sulit bagi petani sawit. Debit Sungai Kapuas yang surut akibat kondisi El Nino turut menghambat pengangkutan CPO melalui jalur sungai. Kondisi tersebut menyebabkan distribusi CPO dari pabrik mengalami kendala dan berdampak pada aktivitas penerimaan TBS petani. Kondisi serupa juga dilaporkan terjadi di sejumlah PKS di Sekadau.


Yodi menilai perusahaan perlu mempertimbangkan aspek sosial di tengah masyarakat, khususnya keberadaan petani yang selama ini berada di sekitar wilayah perkebunan dan pabrik.


“Perusahaan harus mempertimbangkan aspek sosial di tengah masyarakat, khususnya petani yang berada di sekitar izin dan lokasi pabrik berdiri. Jangan sampai ketika kondisi sulit, masyarakat justru yang paling terdampak,” tegasnya.


Ia berharap perusahaan, pemerintah daerah dan petani dapat bersama-sama mencari solusi agar persoalan penerimaan TBS tidak semakin membebani masyarakat.


Yodi juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga komunikasi dan mencari langkah yang dapat membantu petani tetap memperoleh kepastian dalam menjual hasil panennya di tengah kendala distribusi CPO saat ini. (Tim).

Minggu, 27 September 2026

Penutupan BKSN Tahun 2026 Paroki Nanga Mahap

 

Penutupan BKSN Paroki Nanga Mahap. (Foto:ist).

SEKADAU, Wartacyber.com — Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sekadau, Martinus Ridi, menghadiri penutupan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) Tahun 2026 Paroki Santa Maria Bunda Allah Nanga Mahap, bertempat di Kompleks Pastoran Nanga Mahap, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Minggu (27/9/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Martinus Ridi menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pengurus gereja, tokoh agama, serta umat yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan BKSN Tahun 2026.


Ia mengatakan, kegiatan BKSN tidak hanya menjadi momentum untuk memperkuat kehidupan iman umat, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan, kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.


Menurutnya, keberagaman suku, agama dan budaya yang ada di Kabupaten Sekadau merupakan bagian penting yang harus terus dijaga melalui semangat toleransi dan persaudaraan.


"Keberagaman yang ada di tengah masyarakat merupakan kekuatan yang harus kita rawat bersama. Karena itu, semangat persaudaraan, toleransi dan saling menghormati perlu terus kita tumbuhkan dalam kehidupan bermasyarakat," ujarnya.


Martinus Ridi berharap, nilai-nilai yang diperoleh selama pelaksanaan BKSN dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun kepedulian terhadap sesama dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.


"Semangat BKSN jangan hanya berhenti pada kegiatan penutupan, tetapi hendaknya terus diwujudkan melalui kasih, kepedulian, gotong royong, kejujuran dan sikap saling menghormati," katanya.


Ia juga mengajak seluruh umat untuk menjadikan momentum penutupan BKSN sebagai kesempatan memperkuat iman sekaligus meningkatkan kepedulian sosial terhadap lingkungan dan sesama.


"Selamat atas terlaksananya seluruh rangkaian kegiatan BKSN Tahun 2026. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat, memperkuat persaudaraan dan membawa berkat bagi seluruh umat serta masyarakat," pungkasnya. (Tim).

Penutupan BKSN 2026 Sekadau, Aron Tekankan Pentingnya Kebersamaan dan Iman

Penutupan BKSN. (Foto:ist).


SEKADAU, Wartacyber.com — Bupati Sekadau, Aron, menghadiri penutupan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2026 dengan tema “Yesus Guru yang Penuh Kuasa”, yang digelar di Betang Youth Center Sekadau, Sabtu (26/9/2026).

Penutupan tersebut menjadi bagian akhir dari rangkaian kegiatan BKSN yang diikuti umat Katolik di Kabupaten Sekadau.

Ketua Panitia Pelaksana BKSN 2026, Paulus Sutami, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.

“Atas nama panitia, kami juga meminta maaf apabila ada hal-hal yang tidak berkenan selama kegiatan berlangsung. Terima kasih juga kepada seluruh umat yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan BKSN ini, karena tanpa umat BKSN tidak akan semeriah ini,” ungkap Sutami.

Sementara itu, Bupati Sekadau, Aron, mengatakan kegiatan BKSN menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan umat sekaligus meneguhkan semangat dalam menghidupi nilai-nilai Kitab Suci dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya juga mengapresiasi kerja sama para panitia dalam menyukseskan dan mempersiapkan seluruh rangkaian BKSN 2026 ini, karena keberhasilan kegiatan ini tentunya tidak terlepas dari kerja sama dan koordinasi dari berbagai pihak,” ujarnya.

Aron berharap kegiatan BKSN dapat terus dipertahankan dan dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun.

“Saya juga berharap, kegiatan seperti ini dapat terus dipertahankan dan dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahunnya. Lebih dari sekadar menjadi agenda tahunan, saya berharap BKSN ini dapat terus menumbuhkan semangat kebersamaan, memperkuat iman dan mendorong umat agar mengamalkan nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan berlangsung dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Menurutnya, semangat yang dibangun melalui BKSN tidak hanya berhenti pada momentum perayaan, tetapi dapat diwujudkan dalam kehidupan bersama di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Paolus Hadi, menyampaikan pesan kepada umat Katolik di Paroki Santo Petrus dan Paulus Sekadau, khususnya kepada kaum muda.

Ia mengajak kaum muda untuk semakin dekat dengan gereja dan membiasakan diri membaca Kitab Suci, khususnya Injil, di waktu luang.

“Saya juga berharap dan berpesan agar kaum muda bisa dekat dengan gereja, sehingga kita bisa berkembang, mendapatkan bimbingan untuk menjadi lebih baik dan maju ke depannya,” tuturnya.

Paolus Hadi juga mengajak seluruh umat untuk terus mengamalkan ajaran Kitab Suci dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya juga berharap, di momen yang baik ini kita semua terus mengamalkan ajaran Kitab Suci, karena Kitab Suci adalah ajaran yang baik. Dengan mengamalkan ajaran tersebut, saya berharap kita semua dapat semakin bertumbuh dalam iman serta menjadi pribadi yang baik dan tentunya Tuhan akan selalu menjaga dan menyertai kita semua dalam setiap langkah kehidupan,” pungkasnya. (Tim).

Sabtu, 26 September 2026

Peletakan Batu Pertama Gereja St. Cornelius Belandung, Aron Ajak Warga Perkuat Gotong Royong

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja. (Foto: ist).


SEKADAU, Wartacyber.com — Bupati Sekadau, Aron, menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gereja St. Cornelius Stasi Belandung yang berlokasi di Dusun Belandung, Desa Tinting Boyok, Kabupaten Sekadau, Sabtu (26/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Aron mengatakan pembangunan rumah ibadah tidak hanya menjadi tempat untuk melaksanakan kegiatan keagamaan, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Dalam hal ini tentunya saya berharap proses pembangunan gereja ini dapat berjalan dengan lancar dan dapat didukung oleh seluruh masyarakat. Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong selama proses pembangunan ini berlangsung,” ungkap Aron.

Aron turut menyampaikan apresiasi kepada umat dan panitia pembangunan yang telah berinisiatif serta bekerja bersama dalam mewujudkan pembangunan Gereja St. Cornelius Stasi Belandung.

Ia berharap proses pembangunan gereja tersebut dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti sehingga nantinya dapat digunakan dengan baik oleh umat untuk melaksanakan kegiatan ibadah.

“Semoga proses pembangunan gereja ini dapat berjalan dengan lancar serta tidak ada kendala yang berarti dan nantinya gereja ini dapat digunakan dengan baik oleh para umat untuk melaksanakan ibadah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Aron mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga sikap saling menghormati dan menghargai di tengah keberagaman.

“Dan mari kita saling menghormati serta saling menghargai, karena menjaga keharmonisan ini merupakan tanggung jawab kita bersama yang harus dipelihara. Mari terus kita jaga kerukunan sesama kita antarumat,” pungkasnya. (Tim).

Musrenbangdes Sungai Lawak Bahas Penyusunan RKPDes 2027

Musrenbang Desa Sungai Lawak. (Foto:ist).




SEKADAU, Wartacyber.com — Pemerintah Desa Sungai Lawak, Kecamatan Nanga Taman, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027, di Kantor Desa Sungai Lawak, Kamis (24/9/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri Camat Nanga Taman, Roberthus Roby, bersama Kepala Desa Sungai Lawak, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPD, PPL, kepala adat, bidan desa, kader Posyandu, guru SDN Sungai Lawak, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.


Dalam kesempatan tersebut, Camat Nanga Taman Roberthus Roby menyampaikan apresiasi Pemerintah Daerah atas terlaksananya Musrenbangdes sebagai bagian dari proses penyusunan rencana pembangunan desa.


“Kami berharap kegiatan ini berjalan dengan baik dan apa yang menjadi usulan dari masyarakat dapat menjadi prioritas pembangunan,” ujar Roberthus Roby.


Ia berharap melalui Musrenbangdes, berbagai usulan dan kebutuhan masyarakat dapat dibahas secara bersama sehingga rencana pembangunan yang disusun dapat sesuai dengan kebutuhan dan prioritas Desa Sungai Lawak.


Musrenbangdes ini juga menjadi wadah bagi masyarakat dan berbagai unsur desa untuk menyampaikan aspirasi serta usulan pembangunan yang akan menjadi bahan dalam penyusunan RKPDes Tahun 2027.


Dengan adanya musyawarah tersebut, diharapkan rencana pembangunan Desa Sungai Lawak dapat dilaksanakan secara terarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (Tim).

Aron Tutup Turnamen Bupati Cup 2026 di Sekadau Hulu

 

Penutupan Turnamen Bupati Cup 2026. (Foto:ist).

SEKADAU, Wartacyber.com — Bupati Sekadau, Aron, menghadiri kegiatan penutupan dan pembagian hadiah Turnamen Sepak Bola Bupati Cup Tahun 2026 di Kecamatan Sekadau Hulu. Bertempat di Lapangan Gapura Rawak, Jumat (25/9/2026).


Pada kesempatan tersebut, Bupati Sekadau, Aron menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan turnamen hingga berjalan aman, lancar dan kondusif.


“Kami mengapresiasi panitia atas terselenggaranya kegiatan ini dengan aman dan kondusif,” ujar Aron.


Aron juga mengucapkan selamat kepada para pemenang Turnamen Sepak Bola Bupati Cup 2026. Ia berharap para atlet terus meningkatkan kemampuan dan mempertahankan prestasi yang telah diraih.


“Selamat kepada para pemenang turnamen ini. Terus berprestasi. Semoga atlet dapat terus mempertahankan prestasi dan nanti bisa mengharumkan nama Kabupaten Sekadau di luar daerah,” katanya.


Sementara bagi peserta yang belum berhasil meraih kemenangan, Aron meminta agar tidak berkecil hati. Menurutnya, masih terdapat kesempatan untuk kembali berkompetisi dan meraih prestasi pada turnamen berikutnya.


“Bagi yang belum mendapatkan kesempatan untuk menang, jangan berkecil hati. Tetap semangat karena masih ada kesempatan di lain waktu,” pungkasnya.


Selanjutnya dilakukan pembagian Hadiah kepada para pemenang turnamen Sepak Bola Bupati Cup Tahun 2026 oleh Bupati Sekadau.


 Hadir pada kegiatan tersebut, Bupati Sekadau, Wakapolres Kabupaten Sekadau, Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Anggota DPRD Kabupaten Sekadau, Camat Sekadau Hulu, Plh,  Danramil Sekadau Hulu beserta Anggota, Kapolsek Sekadau Hulu berserta Anggota, Kepala Desa Se-kecamatan Sekadau Hulu, Tokoh Masyarakat, Adat, Agma dan Tamu Undangan Lainnya. (Nv).

Kamis, 24 September 2026

Susun RKPDes 2027, Pemdes Bokak Sebumbun Tampung Aspirasi Masyarakat

 

Musrenbang Desa Bokak Sebumbun. (Foto:ist).

SEKADAU, Wartacyber.com — Pemerintah Desa Bokak Sebumbun, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027, Bertempat di Aula Kantor Desa Bokak Sebumbun, Kamis (24/9/2026).

Camat Sekadau Hilir, Gustar Indarto, mengapresiasi pelaksanaan Musrenbangdes tersebut. Ia berharap kegiatan dapat berjalan lancar dan berbagai usulan yang disampaikan masyarakat dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan prioritas pembangunan Desa Bokak Sebumbun.


“Semoga kegiatan berjalan dengan lancar dan usulan yang disampaikan oleh masyarakat nanti bisa menjadi prioritas pembangunan,” ujar Gustar.


Sementara itu, Kepala Desa Bokak Sebumbun, Klemens Karya Panama mengatakan Musrenbangdes dilaksanakan sebagai bagian dari proses penyusunan rencana kerja Pemerintah Desa Bokak Sebumbun untuk Tahun Anggaran 2027.


Menurutnya, melalui forum tersebut pemerintah desa bersama masyarakat dapat membahas berbagai kebutuhan dan rencana pembangunan yang akan dilaksanakan sesuai dengan prioritas desa.


"Musrenbangdes juga menjadi ruang bagi masyarakat dan unsur terkait untuk menyampaikan aspirasi serta memberikan masukan terhadap program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat," katanya.


"Melalui Musrenbangdes ini, Pemerintah Desa Bokak Sebumbun berharap penyusunan RKPDes 2027 dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat dan menjadi dasar pelaksanaan pembangunan desa secara terarah dan berkelanjutan," tutupnya.


Kegiatan tersebut dihadiri Camat Sekadau Hilir, Kepala Desa Bokak Sebumbun, Babinsa Koramil 1204-15/Sekadau Hilir, Bhabinkamtibmas, Ketua BPD, PPL, bidan desa, Ketua Koperasi Desa Merah Putih Bokak Sebumbun, tokoh agama, tokoh pemuda, kader Posyandu, kader lansia, serta para kepala dusun, yakni Kadus Bokak, Kadus Entada dan Kadus Sungai Raya. (Tim)

Musrenbangdes Semadu Susun RKPDes 2027, Aspirasi Masyarakat Jadi Prioritas

Musrenbang Desa Semadu. (Foto:ist).

SEKADAU, Wartacyber.com — Pemerintah Desa Semadu, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027, Kamis (24/9/2026).


Hadir pada kegiatan tersebut, Kasi Ekbang yang mewakili Camat Belitang Hilir, Kepala Desa Semadu, Bhabinkamtibmas, Babinsa, pendamping desa, Ketua BPD, seluruh kepala dusun di Desa Semadu, serta tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat.


Kepala Desa Semadu, Kamasi, mengatakan aspirasi masyarakat menjadi salah satu dasar penting dalam menentukan arah pembangunan desa. Menurutnya, usulan yang disampaikan masyarakat perlu diperhatikan agar program pembangunan yang direncanakan dapat sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di desa.


“Aspirasi masyarakat adalah prioritas dalam pembangunan,” ujar Kamasi.


Ia berharap melalui pelaksanaan Musrenbangdes, berbagai aspirasi dan usulan masyarakat dapat dibahas secara bersama-sama serta menjadi bahan dalam penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027.


Menurutnya, perencanaan pembangunan yang disusun melalui musyawarah diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung pembangunan Desa Semadu secara berkelanjutan.


Musrenbangdes juga menjadi kesempatan bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan serta menentukan prioritas yang akan diusulkan dalam rencana kerja pemerintah desa.


Dengan keterlibatan berbagai unsur tersebut, Musrenbangdes diharapkan menghasilkan perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Semadu.


Hasil pembahasan Musrenbangdes selanjutnya menjadi bagian dalam penyusunan RKPDes Tahun Anggaran 2027 sebagai dasar pelaksanaan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Semadu. (Tim).

Hermansyah Hadiri Syukuran HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Tekankan Keselamatan Bersama

syukuran memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara. (Foto:ist).


SEKADAU, Polda Kalbar - Polres Sekadau melalui Satuan Lalu Lintas menggelar syukuran memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026 di Aula Bhayangkara Patriatama Polres Sekadau, Jalan Merdeka Timur, Kecamatan Sekadau Hilir, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama, Raja Kusuma Negara Sekadau Pangeran Agung Sri Negara II Gusti Muhammad Effendi, Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Sekretariat Daerah Kabupaten Sekadau Hermansyah, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Sekadau Sondang Edward Situngkir, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sekadau Valentinus, Danramil Sekadau Hilir Kapten Arm Syarif Mahendra, Ketua Bhayangkari Cabang Sekadau beserta pengurus, kepala SKPD Kabupaten Sekadau, pejabat utama Polres Sekadau, pimpinan dealer serta personel Satlantas Polres Sekadau.

Dalam sambutannya, Kasat Lantas Polres Sekadau IPTU Sudarsono menyampaikan bahwa perkembangan zaman dan teknologi turut membawa perubahan dalam pelaksanaan tugas kepolisian lalu lintas. Peran Satlantas tidak hanya hadir dalam pengaturan lalu lintas, tetapi juga melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sejumlah kegiatan kemanusiaan dan kemasyarakatan turut dilaksanakan, di antaranya bakti sosial, pembagian air bersih dan masker serta pendidikan lalu lintas kepada masyarakat mulai dari tingkat SD hingga SMA. IPTU Sudarsono juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan berbagai instansi yang selama ini telah bersama-sama mendukung pelaksanaan tugas lalu lintas di Kabupaten Sekadau.

Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Sekretariat Daerah Kabupaten Sekadau Hermansyah mengatakan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, nyaman dan lancar.

“Keselamatan lalu lintas bukan hanya tanggung jawabnya ada di pihak kepolisian tetapi kita semua, tanggung jawab kita semua, baik itu pemerintah daerah, kepolisian, TNI, instansi terkait, dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Hermansyah juga menyampaikan apresiasi kepada Satlantas Polres Sekadau atas dedikasi dan pengabdiannya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan, kenyamanan dan keselamatan lalu lintas di wilayah Kabupaten Sekadau.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama mengatakan keselamatan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi dan kolaborasi berbagai pihak. Karena itu, kerja sama antara kepolisian, pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat perlu terus diperkuat.

Kapolres juga mendorong personel Satlantas untuk terus memberikan pelayanan yang responsif, humanis dan profesional kepada masyarakat. Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas sekaligus membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.

“Pesan khusus kepada Satlantas Polres Sekadau agar senantiasa responsif setiap terjadi permasalahan yang ada di lalu lintas, kemudian senantiasa humanis dalam memberikan pelayanan, profesional dalam penegakan hukum, serta berintegritas,” tegasnya.

AKBP Andhika menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sekadau dan seluruh stakeholder atas kerja sama yang telah terjalin selama ini. Ia berharap kolaborasi tersebut terus berjalan dan semakin kuat dalam mendukung pelayanan kepolisian serta mewujudkan keselamatan lalu lintas bagi masyarakat.

Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 menjadi momentum bagi Satlantas Polres Sekadau untuk terus memperkuat semangat pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan syukuran kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan kue, foto bersama serta ramah tamah. (Tim).

Biaban Rafting Sekadau Dipilih Jadi Lokasi Arung Jeram Porprov Kalbar XIV

Gunawan, Plt Kepala Disporapar. (Foto:ist).


SEKADAU, Wartacyber.com — Destinasi wisata alam Biaban Rafting di Desa Nanga Biaban, Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau, akan menjadi lokasi pertandingan cabang olahraga (cabor) arung jeram pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat ke-XIV yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 mendatang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sekadau, Gunawan, mengatakan pelaksanaan pertandingan arung jeram Porprov Kalbar XIV di Biaban Rafting menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi wisata alam Kabupaten Sekadau kepada masyarakat luas.

“Dengan kehadiran atlet, official, panitia maupun masyarakat dari berbagai daerah selama pertandingan berlangsung, dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas pariwisata dan perekonomian masyarakat sekitar,” ujar Gunawan, Kamis (24/9/2026).

Ia mengatakan, persiapan pelaksanaan pertandingan arung jeram saat ini sudah mencapai sekitar 80 persen. Sejumlah persiapan terus dilakukan, mulai dari fasilitas, sarana dan prasarana pertandingan, tenaga kesehatan hingga tim keamanan.

Menurut Gunawan, seluruh persiapan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pertandingan dapat berjalan aman, lancar dan nyaman bagi para atlet maupun pihak yang terlibat.

Selain menjadi lokasi pertandingan olahraga, Biaban Rafting juga diharapkan dapat berkembang sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Sekadau.

“Dengan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat maupun pengelola wisata, kami berharap Biaban Rafting dapat terus berkembang dengan menjaga kenyamanan dan memberikan pengalaman yang baik bagi para pengunjung,” pungkasnya. (Tim).

Rabu, 23 September 2026

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja Stasi Senangak

 

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja. (Foto:ist).


SEKADAU, Wartacyber.com — Bupati Sekadau diwakili Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sekadau, Martinus Ridi, menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gereja Katolik di Dusun Senangak, Stasi Senangak, Paroki Yesus Tersalib, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau. Rabu (23/9/2024).


Hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Camat Nanga Taman, perwakilan Danramil Nanga Taman, Bhabinkamtibmas Desa Senangak, perwakilan perangkat daerah Kabupaten Sekadau, Pastor Paroki Nanga Taman serta Ketua DPP Paroki Yesus Tersalib Kecamatan Nanga Taman.


Selain itu, turut hadir juga perwakilan CU Lantang Tipo, CU Nyaianta dan CU Usaha Kita, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Desa Senangak.


Pada kesempatan tersebut, Martinus Ridi menyampaikan apresiasi atas dimulainya pembangunan gereja di Dusun Senangak. Menurutnya, pembangunan rumah ibadah tidak hanya menjadi tempat untuk menjalankan kegiatan keagamaan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya mempererat kebersamaan masyarakat.


“Pemerintah Kabupaten Sekadau tentu mendukung pembangunan rumah ibadah. Kami berharap pembangunan gereja ini dapat berjalan dengan lancar dan mendapat dukungan dari seluruh masyarakat,” ujar Martinus Ridi.


Ia juga mengajak umat Stasi Senangak untuk terus menjaga semangat gotong royong selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan agar pembangunan dapat diselesaikan sesuai dengan harapan.


“Yang paling penting adalah kebersamaan. Dengan gotong royong dan dukungan semua pihak, mudah-mudahan pembangunan gereja ini dapat berjalan dengan baik dan nantinya bisa dimanfaatkan oleh umat,” katanya.


Martinus berharap keberadaan gereja nantinya tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga dapat memperkuat hubungan antarumat dan masyarakat di Dusun Senangak.


“Kita berharap tempat ibadah ini nantinya menjadi tempat untuk memperkuat iman sekaligus mempererat persaudaraan diantara kita". Tutupnya. (Tim).



Selasa, 22 September 2026

BKSN Sekadau 2026 Jadi Momentum Memahami dan Menghidupi Kitab Suci

Pembukaan BKSN 2026. (Foto:ist).

SEKADAU, Wartacyber.com — Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) Kabupaten Sekadau Tahun 2026 resmi dibuka dengan mengusung tema “Yesus Guru yang Penuh Kuasa”. Kegiatan pembukaan berlangsung di Betang Youth Center Sekadau, Selasa (22/9/2026).

Ketua Panitia BKSN Kabupaten Sekadau Tahun 2026, Sutami, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum bagi umat Katolik untuk semakin memahami dan mencintai Kitab Suci serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, pelaksanaan BKSN bertujuan membangkitkan semangat umat untuk membaca dan memahami Alkitab, memperkuat iman, memperdalam pemahaman terhadap ajaran Gereja, serta membangun komunitas iman yang lebih kuat.

“Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini di dalam Gereja Katolik adalah untuk membangkitkan semangat membaca dan memahami Alkitab, memperkuat iman, memperdalam pemahaman ajaran Gereja serta membangun komunitas iman yang lebih kuat,” ujar Sutami.

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan BKSN Kabupaten Sekadau 2026 dilaksanakan selama lima hari, mulai 22 hingga 26 September 2026.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sekadau, Teresia Lili, yang mewakili Bupati Sekadau Aron, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak dan umat yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Pemerintah Daerah sangat mendukung serta mengapresiasi seluruh umat yang mengikuti kegiatan ini dengan semarak dan penuh rasa syukur,” ungkap Teresia.

Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sekadau senantiasa mendukung berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan masyarakat. Menurutnya, kegiatan keagamaan turut menjadi bagian penting dalam membangun kebersamaan dan kehidupan masyarakat yang harmonis.

“Atas nama Pemerintah Daerah, saya mengucapkan selamat mengikuti perlombaan BKSN ini dengan penuh semangat dan penuh sukacita,” pungkasnya. (wn)

Senin, 21 September 2026

Musrenbangdes Sungai Ringin Bahas Prioritas Pembangunan

Musrenbang Desa Sungai Ringin. (Foto:ist).


SEKADAU, Wartacyber.com — Pemerintah Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau menggelar kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Desa Sungai Ringin dalam rangka penyusunan Rencana kerja pemerintah desa ( RKPDES ) tahun Anggaran 2027, bertempat di Gedung Koperasi Desa Merah Putih Desa Sungai Ringin. Senin (21/9/2026).



Kegiatan tersebut dihadiri Camat Sekadau Hilir Gustar Indarto, Kepala Desa Sungai Ringin, Sulisnan beserta jajaran, perwakilan Koramil Sekadau Hilir, Kapolsek Sekadau Hilir, Ketua BPD, Kepala Dusun serta sejumlah undangan lainnya.


Pada kesempatan tersebut, Kepala Desa Sungai Ringin, Sulisnan, mengatakan Musrenbangdes menjadi kesempatan bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk menentukan program pembangunan yang akan dilaksanakan pada 2027.


Menurutnya, seluruh usulan masyarakat akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan program prioritas desa dengan memperhatikan skala kebutuhan dan kemampuan anggaran.


“Kami berharap melalui Musrenbangdes ini, seluruh usulan masyarakat dapat disampaikan dengan baik. Nantinya akan kita lihat dan tentukan bersama berdasarkan skala prioritas serta kemampuan anggaran desa,” ujarnya.


Sementara itu, Camat Sekadau Hilir, Gustar Indarto menyampaikan dukungannya terhadap proses perencanaan pembangunan yang dilakukan Pemerintah Desa Sungai Ringin.


“Kami sebagai pembina desa tentu sangat mendukung apa pun keputusan dari Pemdes Sungai Ringin dalam membuat program desa,” ujar Gustar.


Ia berharap program yang disusun tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat, tetapi juga mendorong inovasi dan pengembangan potensi desa.


Gustar Indarto menambahkan, sejumlah program pemerintah daerah maupun nasional juga akan bersinggungan dengan pembangunan desa, di antaranya program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes), serta program pembangunan lainnya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Ia juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan desa.


“Keterlibatan masyarakat sangat penting dalam musyawarah ini karena sudah sesuai dengan aturan yang berlaku,” Tutupnya. (Tim)


Peletakan Batu Pertama Gereja Santo Stefanus Tapang Pulau

 

Peletakan Batu Pertama. (Foto:ist).

SEKADAU, Wartacyber.com — Bupati Sekadau, Aron menghadiri  peletakan batu pertama pembangunan Gereja Santo Stefanus Tapang Pulau, Paroki Santa Maria Diangkat ke Surga, Keuskupan Sanggau, Senin (21/9/2026).


Pada kesempatan tersebut, Bupati Sekadau Aron mengatakan Pemerintah Kabupaten Sekadau mendukung pembangunan rumah ibadah dan kegiatan keagamaan di Kabupaten Sekadau.


“Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau sangat support dan mendukung penuh kegiatan ini,” kata Aron.


Ia menyebut, sebelumnya pemerintah daerah juga telah menghadiri sejumlah peletakan batu pertama pembangunan gereja dibeberapa stasi. Menurutnya, besarnya swadaya umat menunjukkan kepedulian masyarakat dalam pembangunan rumah ibadah.


“Saya bersyukur karena kepedulian umat di Kabupaten Sekadau luar biasa. Artinya, umat telah memiliki semangat luar biasa untuk membangun rumah ibadah,” ujarnya.


Aron juga mengingatkan agar pembangunan tidak hanya mengandalkan bantuan Pemerintah karena kondisi efisiensi anggaran dalam beberapa tahun terakhir membuat kemampuan pemerintah daerah dalam memberikan bantuan menjadi terbatas.


“Jangan berharap dengan bantuan pemerintah semata. Karena beberapa tahun terakhir kita masih terdampak efisiensi, maka tidak bisa memberikan banyak bantuan,” ungkapnya.


Ia berharap ke depan Pemerintah Daerah dapat memberikan dukungan yang lebih besar kepada umat di sejumlah paroki. Menurutnya, dukungan pemerintah juga diberikan kepada berbagai rumah ibadah lintas agama.


“Selain Gereja Katolik dan Kristen, juga ada Pembangunan masjid  yang kita bantu," Tutupnya. 


Untuk diketahui Pembangunan Gereja Santo Stefanus Tapang Pulau membutuhkan anggaran sekitar Rp2,7 miliar. Hingga saat ini, dana yang telah terkumpul mencapai Rp1,136 miliar.


Dana tersebut berasal dari swadaya umat sebesar Rp219 juta, hibah Pemerintah Kabupaten Sekadau Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp250 juta, serta sumbangan para donatur sebesar Rp99 juta. 



Hadir Pada Kegiatan tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Sekadau, Uskup Keuskupan Sanggau, Pastor Paroki Santa Maria Diangkat ke Surga Sungai Ayak, Para kepala SKPD di lingkungan Pemkab Sekadau, kepala bagian, serta tamu undangan lainnya. (Tim).






Sabtu, 19 September 2026

Kades Sungai Ringin Apresiasi Bakti Kesehatan Polres Sekadau bagi Warga

Pelayanan Kesehatan. (Foto:ist).

SEKADAU, Wartacyber.com — Polres Sekadau bersama Bhayangkari Cabang Sekadau dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau menggelar bakti kesehatan bagi masyarakat di Terminal Lawang Kuari, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Sabtu (19/9/2026).

Sebanyak 100 warga mengikuti kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut. Pelayanan meliputi pemeriksaan kesehatan, konsultasi dengan tenaga medis hingga pemberian obat sesuai hasil pemeriksaan.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat, khususnya warga yang terdampak penurunan kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

“Pelayanan yang kami berikan di antaranya pemeriksaan kesehatan, konsultasi dengan tenaga medis dan pengobatan gratis,” kata AKBP Andhika.

Ia mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar. Masyarakat juga diminta turut mencegah Karhutla dengan tidak membuka lahan menggunakan cara dibakar.

Senada, Dokter UPTD Puskesmas Sekadau Dr. Imanuel Eko Kristian mengingatkan warga untuk menjaga kesehatan dan membatasi aktivitas di luar rumah selama kualitas udara belum membaik.

Sementara itu, Kepala Desa Sungai Ringin Sulisnan menyampaikan apresiasi atas pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis yang diberikan kepada masyarakat.

“Kami atas nama Pemerintah Desa Sungai Ringin mengucapkan terima kasih kepada Polres Sekadau yang telah melaksanakan pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi masyarakat,” katanya.

Kegiatan turut dihadiri Wakapolres Sekadau Kompol Samsul Bakri, pejabat utama Polres Sekadau, tenaga kesehatan Polres Sekadau dan Puskesmas Sekadau, Bhayangkari Cabang Sekadau serta personel Polres Sekadau. (Tim).

Jumat, 18 September 2026

Subandrio Buka Fasilitasi Pengelolaan Keuangan Desa Tahun 2026

 

Fasilitasi Pengelolaan Keuangan Desa.

SEKADAU, Wartacyber.com — Wakil Bupati Sekadau, Subandrio membuka kegiatan Fasilitasi Pengelolaan Keuangan Desa Tahun Anggaran 2026, bertempat di Ruang Serbaguna Lantai II Kantor Bupati Sekadau, Jumat (18/9/2026).


 Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sekadau, Sabas mengatakan kegiatan fasilitasi pengelolaan keuangan desa merupakan agenda yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya.


Melalui kegiatan ini, diharapkan terwujud pemahaman dan kesamaan persepsi antara pemerintah daerah, kecamatan, dan pemerintah desa dalam melaksanakan pengelolaan keuangan desa.


“Pengelolaan keuangan desa harus dilakukan secara tertib, transparan, akuntabel, efektif, efisien, serta sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujarnya.


"Kami  mengucapkan terimakasih kepada seluruh camat, kepala desa, perangkat desa, serta pihak-pihak yang selama ini telah bekerja sama dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan desa," ucapnya.


Pada kesempatan itu juga, Wakil Bupati Sekadau, Subandrio memberikan apresiasi kepada desa-desa yang telah melaksanakan serta menyampaikan pertanggungjawaban keuangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Ia juga mengapresiasi para camat dan kepala desa yang telah memberikan perhatian terhadap penyelesaian administrasi dan pertanggungjawaban keuangan desa.


Wakil Bupati meminta agar komunikasi antara pemerintah desa, kecamatan, dan DPMD terus diperkuat. Setiap kendala maupun persyaratan administrasi yang belum lengkap diharapkan segera dikomunikasikan dan diselesaikan.


“Jangan sampai ada informasi yang terputus. Kalau ada kendala segera komunikasikan. Kalau ada persyaratan belum lengkap, segera ditanyakan dan dilengkapi,” tegasnya.


Ia menambahkan, kegiatan fasilitasi tersebut bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh proses pengelolaan keuangan desa berjalan tertib dan sesuai dengan ketentuan.


"Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sekadau berharap pengelolaan keuangan desa di seluruh wilayah Kabupaten Sekadau semakin tertib, transparan, dan akuntabel, serta mampu mendukung pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat di tingkat desa," pungkasnya. (Tim).

Kamis, 17 September 2026

Pemdes Senangak Gelar Musrenbang, Susun Prioritas Pembangunan 2027

Musrenbang Desa Senangak. (Foto:ist).

SEKADAU, Wartacyber.com — Pemerintah Desa Senangak, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027, Kamis (17/9/2026).


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari tahapan perencanaan pembangunan desa untuk menghimpun berbagai usulan dan kebutuhan masyarakat yang akan menjadi bahan penyusunan program kerja pemerintah desa.


Kepala Desa Senangak, Salihin, mengatakan Musrenbangdes merupakan forum penting untuk menampung aspirasi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan desa pada 2027.


“Dalam hal ini tentunya kami berharap, melalui musyawarah ini dapat menampung usulan dan kebutuhan masyarakat untuk menjadi bahan dalam perencanaan pembangunan desa,” ujar Salihin.


Ia menyampaikan, berbagai masukan dari masyarakat akan menjadi bagian dalam pembahasan untuk menentukan rencana kerja desa. Menurutnya, forum tersebut juga menjadi ruang bersama untuk melihat kebutuhan masyarakat yang perlu mendapat perhatian dalam perencanaan pembangunan.


“Dengan adanya musyawarah ini, kita bersama-sama membahas usulan yang ada sehingga nantinya dapat menjadi bahan dalam penyusunan RKPDes Desa Senangak Tahun 2027,” pungkasnya.


Salihin berharap proses penyusunan RKPDes dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta memperhatikan skala prioritas pembangunan desa.


Musrenbangdes tersebut turut dihadiri Sekretaris Camat Nanga Taman yang mewakili Camat Nanga Taman, Kepala Desa Senangak beserta jajaran, Babinsa Nanga Taman, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Senangak, Pendamping Lokal Desa (PLD), Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), para kepala dusun, kepala adat desa, bidan desa, kader Posyandu, guru SDN di Desa Senangak, serta tokoh masyarakat se-Desa Senangak.


Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan sekaligus menghasilkan program yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi Desa Senangak. (Tim).

Pembukaan Bimtek Tata Kelola dan Sosialisasi Merek Kolektif KDMP

Bimbingan Teknis Tata Kelola Kelembagaan dan Sosialisasi Pengajuan Merek Kolektif untuk Penguatan Perlindungan Kekayaan Intelektual.

SEKADAU, Wartacyber.com — Bupati Sekadau, Aron, membuka kegiatan Bimbingan Teknis Tata Kelola Kelembagaan dan Sosialisasi Pengajuan Merek Kolektif untuk Penguatan Perlindungan Kekayaan Intelektual pada Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Sekadau Tahun 2026, Kamis (17/9/2026).


Pada kesempatan tersebut, Bupati Sekadau, Aron, menyampaikan apresiasi dan dukungan atas terselenggaranya kegiatan ini.


“Perhatian ini merupakan langkah nyata kita dalam memperkuat peran koperasi sebagai lembaga ekonomi rakyat yang berkeadilan, mandiri, dan kolektif,” ujar Aron.



Menurutnya, keberadaan Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu wujud semangat gotong royong dalam membangun perekonomian masyarakat desa.


Namun, pengelolaan koperasi di era saat ini membutuhkan kemampuan dan tata kelola yang semakin baik. Karena itu, peningkatan kapasitas pengurus menjadi hal penting agar koperasi dapat dijalankan secara profesional.


"Selain tata kelola kelembagaan, pengajuan merek kolektif juga dinilai dapat menjadi sarana membangun branding bersama, khususnya terhadap produk-produk yang dihasilkan oleh anggota koperasi," tuturnya.



"Dengan adanya perlindungan kekayaan intelektual, produk-produk yang dikembangkan melalui Koperasi Desa Merah Putih diharapkan memiliki identitas yang jelas, mendapatkan perlindungan hukum, serta memiliki peluang untuk berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas," Pungkasnya. (Tim).







Sah! DPRD Sekadau Setujui Raperda Perubahan APBD 2026

 

Paripurna PA Fraksi DPRD.

Sekadau, Wartacyber.com - DPRD Kabupaten Sekadau Menggelar Paripurna Ke-28 masa sidang Ke-3 dengan agenda Pendapat Akhir Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Sekadau terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapat dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sekadau Tahun 2026, bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sekadau. Kamis (17/9/2026). 


Rapat Dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sekadau, Hermanto dan didampingi Wakil Ketua 1 dan 2, Handi dan Jefray Raja Tugam.


Hadir juga pada Paripurna tersebut, Bupati Sekadau, 22 Anggota DPRD Lainnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau, Mohammad Isa, Kepala SKPD dan OPD dilingkungan Pemkab Sekadau dan Tamu undangan lainnya.


Dari 7 Fraksi DPRD Kabupaten Sekadau yakni Fraksi Persatuan, Fraksi Golkar, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Nasdem, Fraksi Gerindra, Fraksi Demokrat dan Fraksi PAN, semua menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapat dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sekadau Tahun 2026.



Pada kesempatan tersebut, Bupati Sekadau Aron mengatakan, Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Sekadau Tahun Anggaran 2026 merupakan penjabaran secara rinci mengenai perubahan kebijakan pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah.


Menurutnya, pelaksanaan kebijakan tersebut membutuhkan semangat kemitraan dan sinergisitas antara pemerintah daerah, DPRD, serta masyarakat Kabupaten Sekadau.


“Hal ini untuk menentukan langkah-langkah yang konkret dan strategis agar target pendapatan daerah dan belanja daerah yang tertuang dalam program dan kegiatan yang sudah disepakati dapat tercapai secara optimal dan berdaya guna untuk kemajuan pembangunan dan peningkatan ekonomi di Kabupaten Sekadau,” ungkap Aron.


Aron juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah untuk mempercepat penyerapan anggaran dengan mempersiapkan administrasi, prosedur, serta aspek teknis yang diperlukan.


Selain itu, setiap kritik dan masukan dari DPRD selama proses pembahasan, kata Aron, perlu menjadi bahan evaluasi terhadap program yang telah berjalan.


“Evaluasi diperlukan untuk memastikan setiap anggaran yang digunakan benar-benar menghasilkan pelayanan optimal. Apa yang telah dianggarkan menjadi kewajiban yang melekat pada masing-masing urusan untuk dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan secara menyeluruh, baik progres, manfaat serta dampaknya bagi pembangunan Kabupaten Sekadau,” jelasnya.


Aron menegaskan, persetujuan Raperda Perubahan APBD 2026 tidak hanya menjadi bagian dari tahapan administrasi pengelolaan keuangan daerah, tetapi juga menjadi awal untuk mempercepat realisasi program pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.


“Perubahan APBD ini bukan sekadar deretan angka, tetapi anggaran adalah angka yang harus berubah menjadi sesuatu yang bermanfaat, menjadi jalan yang lebih baik, pelayanan kesehatan yang lebih mudah, pendidikan yang lebih berkualitas, ekonomi yang tumbuh serta masyarakat yang semakin sejahtera,” tuturnya.


Atas persetujuan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Sekadau yang telah memberikan rekomendasi, pemandangan umum, saran, masukan, serta solusi terkait kebijakan pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sekadau, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya sekaligus apresiasi kepada pimpinan dan seluruh rekan anggota DPRD,” pungkasnya. (Nv).


Pasang Iklan

PEMDA

PEMDA

Pemda