Dinkes Sekadau Edukasi Masyarakat Waspadai Virus Nipah, Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya - WARTA CYBER -->

Kamis, 19 Februari 2026

Dinkes Sekadau Edukasi Masyarakat Waspadai Virus Nipah, Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya

Kepala Dinas Kesehatan PP dan KB.

Sekadau Kalbar, Wartacyber.com – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Kabupaten Sekadau mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Virus Nipah melalui edukasi yang disampaikan melalui media sosial. Masyarakat diimbau mengenali gejala, sumber penularan, serta menerapkan langkah-langkah pencegahan guna mengurangi risiko penyebaran penyakit tersebut. (19/2/2026).

Kepala Dinas Kesehatan PP dan KB Kabupaten Sekadau, Henry Alpius, mengatakan Virus Nipah merupakan penyakit zoonotik atau penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia. Virus ini termasuk dalam genus Henipavirus dari famili Paramyxoviridae dan dikenal sebagai salah satu penyakit zoonosis yang perlu diwaspadai.

"Virus Nipah memiliki reservoir alami berupa kelelawar buah (Pteropus sp.). Infeksi dapat menimbulkan gejala yang bervariasi, mulai dari infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) ringan hingga berat, bahkan pada kasus tertentu dapat menyebabkan ensefalitis atau radang otak yang berisiko menyebabkan kematian," kata Henry Alpius.

Ia menjelaskan, tingkat kematian akibat Virus Nipah tergolong tinggi, yakni berkisar antara 40 hingga 75 persen. Karena itu, masyarakat diminta tidak menganggap remeh gejala yang muncul setelah melakukan kontak dengan hewan yang berpotensi menjadi sumber penularan. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain demam, sakit kepala, nyeri otot (mialgia), muntah, nyeri tenggorokan, serta peradangan otak pada kasus yang berat.

"Untuk mencegah penularan, Dinkes Sekadau mengimbau masyarakat untuk menghindari kontak langsung dengan kelelawar maupun babi, tidak mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, menggunakan alat pelindung diri saat membersihkan kotoran hewan, membuang buah yang terdapat bekas gigitan kelelawar, mencuci buah dan sayuran sebelum dikonsumsi, memasak daging hingga matang, serta rutin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir," ungkapnya. 

"Dalam hal ini, langkah terbaik dalam menghadapi Virus Nipah adalah melakukan pencegahan sejak dini dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada infeksi Virus Nipah, terutama setelah memiliki riwayat kontak dengan hewan yang berisiko karena kewaspadaan dan edukasi bagi masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah penyebaran penyakit tersebut meluas, " pungkasnya. (Tim).

  

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Komentar