
Penyampaian Nota Pengantar.
Sekadau Kalbar, Wartacyber.com - DPRD Kabupaten Sekadau menggelar Paripurna ke 15 masa sidang ke 2 dengan agenda Penyampaian Nota Pengantar Bupati Sekadau terhadap LKPJ Tahun Anggaran 2025, bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sekadau. Senin 30 Maret 2026.
Rapat Dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sekadau, Hermanto dan didampingi Wakil ketua 1 dan 2, Handi dan Zainal
Hadir pada kegiatan tersebut 14 anggota DPRD Lainnya, Forkopimda dan para kepala SKPD dilingkungan Pemkab Sekadau.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sekadau, Subandrio menyampaikan secara garis besar capaian pembangunan daerah di Kabupaten Sekadau berdasarkan beberapa indikator pembangunan daerah sebagai berikut:
A. Capaian Kinerja Makro Kabupaten Sekadau yang diukur dengan indikator kinerja makro berdasarkan data BPS Sekadau dalam Angka Tahun 2025
1. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sekadau tahun 2025 sebesar 68,73, naik sebesar 0,99 poin dibandingkan dengan IPM tahun 2024 yaitu sebesar 67,74.
2. Angka kemiskinan Kabupaten Sekadau tahun 2025 sebesar 5,61%, menurun 0,05% dibandingkan dengan angka kemiskinan tahun 2024 yaitu sebesar 5,66%.
3. Tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Sekadau pada tahun 2025 mengalami peningkatan menjadi 2,54% atau naik sebesar 0,3% jika dibandingkan dengan tingkat pengangguran terbuka tahun 2024 yaitu sebesar 2,24%.
4. Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sekadau tahun 2025 berada pada angka 4,87. Jika dibandingkan dengan laju pertumbuhan ekonomi tahun 2024 yaitu sebesar 4,86, maka laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sekadau mengalami peningkatan sebesar 0,01 poin.
5. PDRB per kapita berdasarkan harga berlaku Kabupaten Sekadau pada tahun 2025 mengalami peningkatan menjadi Rp 45.650.000 (empat puluh lima juta enam ratus lima puluh ribu rupiah) atau naik sebesar Rp 3.270.000 (tiga juta dua ratus tujuh puluh ribu rupiah) jika dibandingkan dengan PDRB per kapita berdasarkan harga berlaku pada tahun 2024 yaitu sebesar Rp 42.380.000 (empat puluh dua juta tiga ratus delapan puluh ribu rupiah).
6. Tingkat ketimpangan pengeluaran atau Gini Ratio di Kabupaten Sekadau pada tahun 2025 mengalami penurunan menjadi 0,265 poin atau turun sebesar 0,044 poin jika dibandingkan dengan ketimpangan pengeluaran tahun 2024 yaitu sebesar 0,309.
B. Gambaran Umum dari Beberapa Capaian Kinerja Pemerintah Kabupaten Sekadau yang diukur dengan indikator kinerja utama berdasarkan data laporan kinerja instansi pemerintah Kabupaten Sekadau tahun 2025 di antaranya sebagai berikut:
1. Indeks reformasi birokrasi dan indeks inovasi daerah menggambarkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Pada tahun 2025, indeks reformasi birokrasi Pemerintah Kabupaten Sekadau bernilai 77,62 dengan kategori BB atau sangat baik. Sedangkan indeks inovasi daerah pada tahun 2025 bernilai 41,31 poin dengan kategori inovatif.
2. Indeks infrastruktur pada tahun 2025 ditargetkan sebesar 59,82% dengan realisasi 59,056% sehingga capaian kinerjanya yaitu 98,72%. Indeks infrastruktur menggambarkan kondisi infrastruktur di Kabupaten Sekadau yang capaiannya didukung oleh beberapa indikator yaitu jalan mantap, irigasi kondisi baik, rumah tangga dengan akses sanitasi aman, rumah tangga berakses air minum, rumah tangga dengan akses hunian layak, terjangkau dan berkelanjutan serta rasio konektivitas kabupaten.
3. Peningkatan produktivitas daerah sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan menunjukkan hasil yang signifikan dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2023, PDRB ADHB sektor tersebut tercatat sebesar Rp 3.481,00 miliar. Selanjutnya, pada tahun 2024 mengalami kenaikan signifikan menjadi Rp 4.032,14 miliar, atau naik sekitar 15,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan adanya upaya yang berhasil dalam mendorong produktivitas dan nilai tambah sektor pertanian dan perikanan di daerah. Tahun 2025, realisasi PDRB ADHB sektor ini kembali meningkat menjadi Rp 4.445,92 miliar. Secara kumulatif, dalam tiga tahun terakhir, sektor ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 27,7%, menegaskan tren peningkatan produktivitas dan kontribusi sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan terhadap ekonomi daerah.
C. Gambaran Umum Pendapatan dan Belanja Daerah sebagai berikut:
1. Realisasi pendapatan daerah Kabupaten Sekadau adalah sebesar Rp 935.561.373.260,20 (sembilan ratus tiga puluh lima miliar lima ratus enam puluh satu juta tiga ratus tujuh puluh tiga ribu dua ratus enam puluh rupiah) atau 92,48% dari target yang ditetapkan yaitu sebesar Rp 1.011.566.269.270,84 (satu triliun sebelas miliar lima ratus enam puluh enam juta dua ratus enam puluh sembilan ribu dua ratus tujuh puluh rupiah).
2. Realisasi belanja daerah Kabupaten Sekadau tahun anggaran 2025 adalah sebesar Rp 911.909.891.623,81 (sembilan ratus sebelas miliar sembilan ratus sembilan juta delapan ratus sembilan puluh satu ribu enam ratus dua puluh tiga rupiah) atau berhasil membukukan nilai realisasi sebesar 89,63% dari anggaran sebesar Rp 1.017.406.838.770,49 (satu triliun tujuh belas miliar empat ratus enam juta delapan ratus tiga puluh delapan ribu tujuh ratus tujuh puluh rupiah).
"Berdasarkan data tersebut di atas, dapat kita ketahui bersama bahwa pembangunan Kabupaten Sekadau terus mengalami peningkatan," kata Subandrio .
"Dengan segala upaya yang telah kita lakukan bersama, kita yakin ke depan Kabupaten Sekadau akan terus maju meski kita tahu akan banyak sekali tantangan pembangunan yang akan kita hadapi," tutupnya. (Nv).