Helikopter PK-CFX Hilang Kontak di Sekadau, Tim Gabungan Lakukan Pencarian Intensif - WARTA CYBER -->

Kamis, 16 April 2026

Helikopter PK-CFX Hilang Kontak di Sekadau, Tim Gabungan Lakukan Pencarian Intensif

Helly dengan kode registrasi PK-CFX .

SEKADAU, Wartacyber.com – Sebuah insiden penerbangan terjadi di wilayah udara Kalimantan Barat. Helikopter jenis Helly dengan kode registrasi PK-CFX milik PT Matthew Air dilaporkan hilang kontak (lost contact) pada Kamis (16/4/2026) pagi.

Pesawat tersebut diketahui membawa delapan orang, terdiri dari dua awak dan enam penumpang. Berdasarkan informasi yang diterima, helikopter terakhir terdeteksi di wilayah Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pontianak menerima laporan dari Airnav sekitar pukul 10.40 WIB. Sementara itu, hilangnya kontak dengan pesawat diperkirakan terjadi pada pukul 08.39 WIB. Helikopter tersebut diketahui sedang menempuh rute penerbangan dari Melawi menuju Kubu Raya dengan waktu keberangkatan pukul 08.34 waktu setempat.

Adapun dua awak yang berada di dalam pesawat yakni Pilot in Command (PIC) Capt. Marindra W. dan Engine Observer (EOB) Harun Arasyid. Selain itu, terdapat enam penumpang masing-masing Mr. Patrick K., Mr. Victor T., Mr. Charles L., Mr. Joko C., Mr. Fauzie O., dan Mr. Sugito.

Koordinat perkiraan lokasi kejadian berada di titik 00°12'00" LS – 110°44'00" BT, atau sekitar 114 kilometer dari Pos SAR Sintang dengan radial 258.

Menanggapi kejadian tersebut, tim pencarian dan pertolongan langsung bergerak cepat. Pada pukul 11.00 WIB, Tim Rescue Pos SAR Sintang diberangkatkan menuju lokasi menggunakan kendaraan Rescue Car, lengkap dengan peralatan evakuasi, medis, komunikasi, serta navigasi.

Selanjutnya, pada pukul 11.05 WIB, Kansar Pontianak juga mengirimkan dua tim tambahan yang terdiri dari Tim Rescue dan Tim Komunikasi. Tim ini dilengkapi dengan peralatan canggih seperti Direction Finder untuk mendeteksi sinyal darurat serta teknologi Starlink guna mendukung komunikasi di wilayah terpencil.

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Pos SAR Sintang, Kansar Pontianak, Polres Sintang, Brimob Polda Kalbar, BPBD Kabupaten Sintang, pemerintah Kecamatan Nanga Taman, Pemerintah Desa Tapang Tingang, potensi SAR, serta masyarakat setempat.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih berupaya menembus medan di wilayah Kecamatan Nanga Taman guna menemukan titik pasti lokasi kejadian serta melakukan evakuasi terhadap korban.

Pihak terkait mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Informasi resmi akan terus diperbarui sesuai perkembangan di lapangan. (Tim).

  

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Komentar