WARTA CYBER -->

Selasa, 02 Juni 2026

Ketua Komisi II Desak PT Parna Patuhi Kesepakatan Petani, Grading Belasan Persen Dipertanyakan!!!

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sekadau, Yodi Setiawan.

SEKADAU – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sekadau, Yodi Setiawan meminta PT Parna Agro Mas (PAM) berkomitmen menjalankan seluruh hasil kesepakatan yang telah dibuat bersama petani dan perwakilan masyarakat terkait persoalan harga dan grading Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit.

Permintaan tersebut disampaikan menyusul masih adanya laporan masyarakat mengenai tingginya potongan grading TBS yang diterapkan perusahaan. Bahkan, berdasarkan laporan yang diterima DPRD, grading yang dilakukan PT Parna Agromas disebut mencapai belasan persen.


"Kami meminta PT Parna berkomitmen terhadap apa yang sudah disepakati bersama petani dan perwakilan masyarakat. Jangan sampai kesepakatan yang sudah dibuat hanya menjadi dokumen tanpa implementasi di lapangan," tegas Yodi. Selasa (2/6/2026).


Ia mengatakan, Komisi II DPRD akan melakukan pemanggilan terhadap manajemen PT Parna Agromas guna meminta penjelasan dan klarifikasi terkait tingginya grading yang dikeluhkan masyarakat.


"DPRD akan melakukan pemanggilan untuk menegaskan sekaligus meminta klarifikasi dari PT Parna terkait tingginya grading yang dilaporkan masyarakat kepada kami," ujarnya.


Menurutnya, sejumlah perusahaan perkebunan lainnya telah memiliki ketentuan grading yang disepakati bersama petani sehingga tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.


"Seperti yang kita ketahui, perusahaan lain memiliki ketentuan grading yang sudah disepakati. Sementara di PT Parna, masyarakat melaporkan grading bisa mencapai belasan persen, namun buah yang dinyatakan terkena grading itu tidak dikembalikan kepada petani. Ini yang menjadi pertanyaan dan perlu dijelaskan," katanya.


Berdasarkan Berita Acara Nomor: 002/PAM/CPO/BA-K/VI/2026 yang dibuat dalam pertemuan antara petani dan vendor TBS di Kantor CPO Mill PT Parna Agromas pada 2 Juni 2026, terdapat sejumlah poin yang menjadi kesepakatan dan tuntutan petani, yakni:


1. Petani meminta TBS yang masuk kategori F00, F0 dan tandan kosong dikembalikan kepada petani. Sebelum dikembalikan, TBS tersebut harus diberi tanda menggunakan pilox atau cat.

2. Petani meminta peninjauan kembali sistem grading sesuai keputusan Dinas Perkebunan, yang menurut perwakilan petani menetapkan grading maksimal 3 persen.

3. Petani meminta adanya persamaan harga TBS antara wilayah Belitang dan luar Belitang tanpa adanya perbedaan harga.


Komisi II DPRD Kabupaten Sekadau menegaskan akan mengawal aspirasi petani dan memastikan perusahaan menjalankan seluruh ketentuan yang telah disepakati demi menciptakan hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat serta menjaga keadilan dalam tata niaga TBS kelapa sawit di Kabupaten Sekadau. (Nv).

Wagub Kaltara Ingatkan Advokat Baru Jaga Integritas dan Idealisme

Pengangkatan dan Pembekalan Advokat Perhimpunan Advokat Indonesia.

TANJUNG SELOR – Menjadi advokat bukan sekadar menyandang profesi hukum, tetapi juga memikul tanggung jawab untuk menjaga keadilan dan kepercayaan masyarakat.


Pesan itulah yang disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, S.E., M.Si., saat menghadiri Pengangkatan dan Pembekalan Advokat Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Suara Advokat Indonesia (SAI) Kaltara di Pengadilan Tinggi Kaltara, Selasa (2/6).


Di hadapan para advokat yang baru diambil sumpahnya, Wagub Ingkong mengingatkan bahwa integritas merupakan fondasi utama yang tidak boleh ditawar dalam menjalankan profesi.


Ia menegaskan bahwa nama baik dan idealisme seorang advokat harus dijaga, meskipun di tengah perjalanan profesi nanti akan banyak tantangan dan godaan yang datang.


“Jangan pernah menggadaikan nama baik dan idealisme sebagai advokat hanya demi kepentingan sesaat,” kata Ingkong.


Menurutnya, profesi advokat merupakan profesi yang terhormat karena memiliki peran penting dalam membantu masyarakat memperoleh keadilan. Karena itu, setiap advokat harus menjunjung tinggi kejujuran, profesionalisme dan independensi.


Ingkong juga mengajak para advokat untuk aktif dalam organisasi profesi. Baginya, organisasi bukan hanya tempat berkumpul, tetapi ruang untuk belajar, berbagi pengalaman dan memperkuat pengabdian kepada masyarakat.


Ia menyebut Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi SAI Tanjung Selor sebagai rumah bersama bagi para advokat di Kaltara yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas profesi.


Lebih jauh, Ingkong mengingatkan bahwa perjalanan sebagai advokat baru saja dimulai. Berbagai perkara yang kompleks, klien dengan beragam karakter, hingga godaan untuk menyimpang dari prinsip-prinsip hukum akan menjadi bagian dari dinamika profesi.


Karena itu, ia meminta para advokat untuk selalu mengingat sumpah yang telah diucapkan di hadapan Tuhan Yang Maha Esa serta menjadikannya pedoman dalam bekerja.


Menutup sambutannya, Ingkong yang juga selaku Dewan Pembina DPC Peradi SAI Tanjung Selor mengajak seluruh advokat untuk bersama-sama menjaga marwah profesi dan memperkuat penegakan hukum yang berkeadilan di Kaltara.


“Bekerjalah dengan hati nurani, akal sehat dan keberanian. Mari menjaga kehormatan profesi serta menghadirkan keadilan bagi masyarakat,” tutupnya.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Pengadilan Tinggi Kaltara Dr. Marsudin Nainggolan, S.H., M.H., Wakil Ketua Komite Magang dan Pengangkatan Advokat Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi SAI Ferry Febry Mewengkang, S.H., M.H., serta Ketua DPC Peradi SAI Tanjung Selor Selecius Nicator Montonglayuk, S.H. beserta jajaran pengurus. (dkisp)

Minggu, 31 Mei 2026

Di Balik Gelap Goa Berlapis, Tersimpan Harapan Baru Pariwisata Kaltara

Goa Berlapis.

TANJUNG SELOR – Hutan Gunung Seriang masih menyimpan embun ketika rombongan mulai melangkah menyusuri jalan setapak pada Sabtu (30/5) pagi. Jejak hujan yang turun semalam membuat tanah terasa lembap, sementara rimbunnya pepohonan menaungi perjalanan menuju sebuah tempat yang selama ini lebih banyak dikenal oleh masyarakat sekitar “Goa Berlapis”. 


Perjalanan itu bukan tanpa tantangan. Jalur yang menurun, akar-akar pohon yang menjulur dan bebatuan licin mengharuskan setiap langkah dilakukan dengan hati-hati. Namun rasa lelah seolah terbayar ketika mulut goa mulai terlihat di balik hijaunya hutan. 


Di antara rombongan yang datang pagi itu tampak Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., bersama Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Ingkong Ala, S.E., M.Si., didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Mereka datang bukan sekadar menikmati keindahan alam, tetapi ingin melihat langsung potensi wisata yang tersimpan di dalam perut bumi Gunung Seriang. 


Memasuki goa, suasana seketika berubah. Cahaya matahari perlahan menghilang, berganti dengan udara sejuk yang memenuhi setiap sudut lorong. Dinding-dinding batu yang terbentuk secara alami selama ribuan tahun menghadirkan pemandangan yang memukau. 


Sesekali Zainal dan Ingkong menghentikan langkah. Pandangan mereka tertuju ke langit-langit goa yang dihiasi ornamen batu alami dengan bentuk yang unik dan beragam. Di tengah kekaguman itu, rombongan menemukan satu keunikan yang tak biasa. 


Sebuah tumpukan batu menghasilkan bunyi-bunyian merdu saat diketuk perlahan pada bagian tepinya. Nada yang muncul terdengar seperti alat musik alam yang dimainkan oleh tangan tak kasat mata. 


“Yang menarik di sini ada batu berbunyi. Kita sudah mencobanya dan suaranya cukup bagus,” ujar Zainal sambil tersenyum. 


Keunikan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Goa Berlapis dinilai memiliki daya tarik yang berbeda dibanding destinasi wisata alam lainnya. Di mata Zainal, potensi itu layak dikembangkan agar dapat dinikmati lebih banyak orang. 


“Insyaallah ke depan gua ini akan kita jadikan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Bulungan. Karena itu kami ingin melihat langsung apa yang perlu dipersiapkan,” katanya. 


Goa Berlapis sendiri bukanlah satu-satunya kawasan yang pernah dijelajahi Zainal. Sebelumnya, ia telah mengunjungi Goa Batu Benau yang dihuni Suku Punan Batu, kawasan Goa Karst Batu Putih, hingga Batu Tumpuk di Desa Panca Agung. 


Namun Goa Berlapis memiliki keistimewaan tersendiri karena menjadi bagian dari sekitar 22 goa yang saling terhubung dalam satu kawasan. 


Bagi Kaltara yang terus berupaya memperluas sektor pariwisata, keberadaan Goa Berlapis menjadi aset yang berharga. Tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga pengalaman petualangan yang berbeda bagi para pencinta wisata goa. 


Menjelang siang, perjalanan penelusuran pun berakhir. Satu per satu anggota rombongan kembali menuju pintu keluar. Cahaya matahari yang menerobos sela-sela pepohonan seakan menjadi penanda berakhirnya eksplorasi hari itu. 


Sebelum meninggalkan lokasi, Zainal menyampaikan pesan sederhana namun penting. Menurutnya, keindahan alam yang diwariskan Tuhan harus dijaga bersama agar tetap lestari dan dapat dinikmati generasi mendatang. 


“Kita harap masyarakat yang datang ke sini jangan merusak, jangan mencoret-coret dinding, dan jangan mengotori tempat ini,” pesannya. 


Goa Berlapis mungkin masih tersembunyi di balik rimbunnya hutan Gunung Seriang. Namun dari lorong-lorong batu yang sunyi itu, tersimpan harapan besar. Harapan bahwa suatu hari nanti, tempat ini tidak hanya dikenal masyarakat sekitar, tetapi juga menjadi salah satu destinasi wisata unggulan yang membanggakan Kaltara. 


Di balik gelapnya goa, tersimpan cahaya masa depan pariwisata Bumi Benuanta. (dkisp).

Sabtu, 30 Mei 2026

Idul Adha 1447 H, FIFGROUP Sekadau Tebar Kebahagiaan Lewat Kurban untuk Masyarakat

Penyerahan Hewan Kurban ke Masjid Muhajirin.

Sekadau, Wartacyber.com – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, FIFGROUP Cabang Sekadau kembali menunjukkan komitmennya dalam berbagi dan peduli terhadap masyarakat melalui program “FIFGROUP Peduli Tebar Kurban Nusantara”.


Program yang merupakan bagian dari kegiatan sosial FIFGROUP, anak perusahaan Astra dan bagian dari Astra Financial ini, menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, khususnya yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.


Secara nasional, pada tahun 2026 FIFGROUP menyalurkan sebanyak 502 hewan kurban, yang terdiri dari 4 ekor sapi dan 498 ekor kambing, dengan total nilai mencapai sekitar Rp2 miliar. 


Seluruh bantuan tersebut berasal dari Dana Sosial Syariah FIFGROUP dan disalurkan ke berbagai daerah di Indonesia.


Di Kabupaten Sekadau, FIFGROUP Cabang Sekadau turut berpartisipasi dengan menyerahkan 2 ekor kambing kurban kepada masyarakat melalui Masjid Muhajirin yang berlokasi di Jalan Merdeka Barat. Seremoni penyerahan hewan kurban dilaksanakan pada Selasa, 26 Mei 2026.


Hewan kurban tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Cabang FIFGROUP Sekadau, Anwarudin, kepada panitia pengurus Masjid Muhajirin untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima.


Anwarudin mengatakan, kegiatan kurban ini merupakan bagian dari implementasi misi FIFGROUP dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat.


"FIFGROUP dengan misinya membawa kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat tentu terus berupaya hadir di tengah seluruh lapisan masyarakat. Penyaluran hewan kurban ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan dan manfaat bagi masyarakat di sekitar lingkungan kantor FIFGROUP," ujarnya.


Program penyaluran hewan kurban tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pengurus masjid. 


Koordinator penerima hewan kurban, Asep Mulyana, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepedulian yang diberikan FIFGROUP kepada masyarakat Sekadau.


"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas hewan kurban dari FIFGROUP. Semoga apa yang diberikan ini memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Sekadau. Kami juga mendoakan agar FIFGROUP senantiasa diberikan keberkahan dan kesuksesan," ungkapnya.


Melalui program FIFGROUP Peduli Tebar Kurban Nusantara, perusahaan berharap dapat terus mempererat hubungan dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, khususnya dalam momentum Hari Raya Idul Adha yang penuh makna. (Rilis).

Yodi Tegaskan Dukungan Terhadap Ultimatum Wamentan, Minta PKS Beli TBS Sawit Sesuai Harga Pemerintah

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sekadau, Yodi Setiawan.

Sekadau, Wartacyber.com – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sekadau, Yodi Setiawan, menegaskan dukungannya terhadap pernyataan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono yang mengultimatum pabrik kelapa sawit (PKS) agar tidak membeli tandan buah segar (TBS) sawit petani di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah.


Menurut Yodi, pernyataan Wamentan tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada petani sawit yang selama ini kerap dirugikan akibat rendahnya harga pembelian TBS oleh sejumlah PKS.


"Kami sangat mendukung langkah tegas Wamentan Sudaryono. PKS harus membeli TBS petani sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah. Jangan sampai petani menjadi korban karena harga dibeli jauh di bawah ketetapan," ujar Yodi, Sabtu (30/5/2026).


Legislator Partai Gerindra ini menilai tidak ada alasan bagi PKS untuk menekan harga sawit petani apabila kondisi industri sawit berjalan normal.


Ia menegaskan bahwa perusahaan harus mematuhi aturan dan menghormati hasil penetapan harga yang telah disepakati melalui tim penetapan harga sawit. Dengan demikian, petani dapat memperoleh haknya secara adil dan kesejahteraan mereka dapat terjaga.


"Kalau pemerintah sudah menetapkan harga, maka itu harus menjadi acuan. Jangan sampai ada perusahaan yang membeli dengan harga semaunya sendiri sehingga merugikan petani," tegasnya.


Yodi juga meminta instansi terkait untuk meningkatkan pengawasan terhadap praktik pembelian TBS di lapangan. Menurutnya, pengawasan yang ketat diperlukan agar tidak ada perusahaan yang memanfaatkan situasi untuk mengambil keuntungan dengan mengorbankan petani.


"Kami berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat melakukan pengawasan secara serius. Jika ditemukan pelanggaran, maka harus diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.


Sebelumnya, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menegaskan bahwa industri sawit tetap berjalan seperti biasa dan tidak ada alasan bagi pabrik untuk membeli sawit petani dengan harga murah. Bahkan, ia mengultimatum bahwa izin perusahaan dapat dicabut apabila terbukti membeli TBS petani jauh di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah. (Nv).

Kamis, 28 Mei 2026

Grand Opening Weng Coffe Sekadau, Hadirkan Suasana Nongkrong Modern

Grand Opening Weng Coffee.

Sekadau Kalbar, Wartacyber.com – Bupati Sekadau, Aron menghadiri Grand Opening Weng Coffe Sekadau. Kamis (28/5/2026).


Owner Weng Coffe Sekadau, Verdi, mengucapkan terimakasih kepada keluarga dan teman-teman yang telah memberikan dukungan hingga berdirinya Weng Coffe Sekadau.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan teman-teman yang sudah mendukung berdirinya Weng Coffe ini,” ujarnya.



“Kami berharap dengan adanya Weng Coffe ini bisa menjadi inspirasi dan menarik minat wisatawan untuk datang ke Sekadau,” tambahnya.


Anggota DPRD Kabupaten Sekadau Fraksi Demokrat, Valentinus mengatakan, coffee shop tidak hanya menjadi tempat menikmati makanan dan minuman, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk berdiskusi, bertukar ide, hingga mempererat hubungan sosial antar masyarakat.


“Saya mengucapkan selamat atas Grand Opening Weng Coffee Sekadau. Semoga usaha ini semakin maju, ramai pengunjung, dan dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.


Ia juga berharap hadirnya Weng Coffee dapat membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal serta menjadi salah satu daya tarik baru di Kabupaten Sekadau.


Pada kesempatan itu juga, Bupati Sekadau, Aron mengatakan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau mengucapkan selamat atas Grand Opening Weng Coffe Sekadau.


“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau, saya mengucapkan selamat atas Grand Opening Weng Coffe Sekadau,” ucapnya.


"Kita berharap Weng Coffe Sekadau dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan terus berkembang," tutupnya. (Nv).


Grand Opening Weng Coffee Sekadau

Bupati Sekadau saat menghadiri Grannd Opening.
Sekadau Kalbar, Wartacyber.com – Bupati Sekadau, Aron menghadiri Grand Opening Weng Coffee Sekadau. Kamis (28/5/2026).


Owner Weng Coffee Sekadau, Verdi, mengucapkan terimakasih kepada keluarga dan teman-teman yang telah memberikan dukungan hingga berdirinya Weng Coffee Sekadau.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan teman-teman yang sudah mendukung berdirinya Weng Coffee ini,” ujarnya.


Verdi berharap kehadiran Weng Coffee dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya serta mampu menarik minat wisatawan untuk datang ke Kabupaten Sekadau.


“Kami berharap dengan adanya Weng Coffe ini bisa menjadi inspirasi dan menarik minat wisatawan untuk datang ke Sekadau,” katanya.


Ia menegaskan pihaknya berkomitmen menyajikan makanan dan minuman berkualitas sehingga dapat menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat.


“Kami berkomitmen untuk menyajikan makan dan minum berkualitas dan bisa menjadi daya tarik bagi masyarakat,” tambahnya.


Pada kesempatan itu juga, Bupati Sekadau, Aron mengatakan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau mengucapkan selamat atas Grand Opening Weng Coffee Sekadau.


“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau, saya mengucapkan selamat atas Grand Opening Weng Coffee Sekadau,” ucapnya.


Menurut Aron, coffee shop merupakan tempat yang ramah dan memiliki fungsi sosial di tengah masyarakat.


“Coffee shop merupakan tempat yang ramah. Ini menjadi wadah untuk ngopi, berdiskusi, dan ngobrol bersama keluarga,” tuturnya.


"Kita berharap Weng Coffee Sekadau dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan terus berkembang," tutupnya. (Nv).

Rabu, 27 Mei 2026

Harga Sawit Anjlok, Yodi Minta PKS Ikuti Harga TBS Pemerintah

Anggota DPRD Kabupaten Sekadau Fraksi Gerindra, Yodi Setiawan.

Sekadau Kalbar, Wartacyber.com - Belum berlaku kebijakan pemerintah terkait ekspor sawit satu pintu via PT Danantara Sumberdaya Indonesia, tapi Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Indonesia langsung kompak membeli murah sawit petani.


Pemerintah memantau terdapat 139 PKS di berbagai wilayah Indonesia yang teridentifikasi menurunkan harga pembelian TBS, kondisi ini pun langsung membuat petani berteriak.


Di Kabupaten Sekadau, harga sawit di tingkat petani sudah menurun ke angka 2000an Dan ini terjadi tak lama setelah Presiden mengeluarkan pidato yang menyebut, bahwa semua perusahaan ekspor wajib atas sepengetahuan pemerintah.


Atas fenomena ini, Kementerian Pertanian RI 

Wamentan Sudaryono mengatakan, dari hasil rapat tadi, teridentifikasi bahwa penyebab utama anjloknya harga TBS lebih banyak dipicu faktor psikologis dan ketidakpastian di tingkat pelaku usaha hilir.


“Padahal PT DSI sebagai pengelola dan pengawas kegiatan ekspor, tidak dipungut biaya atau mengambil keuntungan transaksi,” tegasnya dalam Pidatonya.


Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sekadau, Yodi Setiawan meminta pelaku usaha segera menyesuaikan harga pembelian seiring mulai jelasnya implementasi aturan baru tersebut.


"Kami minta kepada perusahaan sawit tetap memperhatikan posisi petani dan membeli TBS sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah," kata Yodi Setiawan. Rabu (27/5/2026).


"Adapun implementasi kebijakan ekspor satu pintu baru akan berlaku secara penuh pada 1 Januari 2027, setelah melewati masa transisi dan evaluasi berkala," tutupnya. (Tim).

Selasa, 26 Mei 2026

Wabup Berau Tinjau Dermaga Sanggam Jelang Libur Panjang

Wakil Bupati Berau saat meninjau Fasilitas dan Layanan Transportasi.

Berau Wakil Bupati Berau, Gamalis, meninjau Dermaga Sanggam, Selasa (26/5/2026), guna memastikan kesiapan fasilitas dan layanan transportasi perairan dalam menghadapi libur panjang.

Dalam peninjauan tersebut, Gamalis memantau langsung aktivitas mobilisasi orang dan barang pada rute Tanjung Redeb menuju Tarakan, Maratua, dan Derawan. la menyebut secara umum kondisi dermaga maupun pelayanan transportasi perairan berjalan baik dan kondusif.

Menurut Gamalis, momentum libur panjang menjadi kesempatan untuk mengevaluasi pelayanan transportasi perairan, khususnya terkait angkutan penumpang dan barang. la menilai perlu adanya penataan yang lebih baik agar pelayanan semakin aman dan nyaman bagi masyarakat.

Berdasarkan data yang diterimanya, saat ini terdapat 29 armada speedboat yang beroperasi di Berau, terdiri atas 10 armada bermesin dua dan 19 armada bermesin tiga. Rata-rata tersedia tiga armada reguler setiap hari, sementara rute menuju Tarakan dilayani tiga kali dalam sepekan dengan jumlah penumpang berkisar 30 hingga 40 orang per keberangkatan.

Wabup Malinau Buka Exit Meeting Verifikasi Teknis Hutan Adat di Tiga Wilayah

kegiatan Exit Meeting

 Malinau - Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si membuka kegiatan Exit Meeting bersama Tim Terpadu Verifikasi Teknis Hutan Adat di tiga wilayah adat di Kabupaten Malinau yang berlangsung di ruang pertemuan Laga Fratu, Senin, (25/05/2026) pagi.


Pelaksanaan verifikasi ini merupakan program Subdirektorat Penanganan Konflik Tenurial dan Hutan Adat (PKTHA) Kementerian Kehutanan, yang menyasar wilayah Hutan Adat Dayak Punan Adiu, Hutan Adat Dayak Abay Sembuak dan Hutan Adat Dayak Punan Long Ranau dengan melibatkan puluhan pihak lintas sektoral.


Hingga saat ini, tercatat sebanyak 54 masyarakat hukum adat tengah berproses dalam pengajuan penetapan pengakuan dan perlindungan hak-haknya.


"Pemerintah Kabupaten Malinau terus menunjukkan komitmennya dalam pengakuan dan perlindungan hak-hak masyarakat adat, khususnya melalui percepatan proses penetapan hutan adat serta pembangunan berkeadilan yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan masyarakat adat tetap menjadi bagian utama dalam pembangunan tanpa kehilangan Identitas, budaya dan hak-haknya", ungkap Wabup Jakaria.


Wabup Jakaria juga menambahkan bahwa upaya ini sejalan dengan visi Kabupaten Malinau tahun 2026-2029, yakni mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan berkeadilan menuju daerah yang maju, mandiri dan sejahtera, dengan tetap berlandaskan nilai budaya serta kearifan lokal.


Pemkab Malinau juga membuka ruang bagi investasi dan pembangunan, dengan prinsip menjaga keseimbangan antara kepentingan pelaku usaha, pemerintah daerah dan masyarakat adat agar berjalan selaras dan bebas dari konflik.


Komitmen terhadap masyarakat adat ini juga diperkuat melalui kebijakan daerah Malinau sejak tahun 2012 tentang pengakuan dan perlindungan hak-hak masyarakat adat serta pembentukan Badan Pengelola Urusan Masyarakat Adat (BPUMA) pada tahun 2018.


Untuk itu, Wabup Jakaria mengajak seluruh pihak terkait untuk menjadikan momentum ini sebagai komitmen bersama dalam menjaga hutan, budaya dan kearifan lokal, demi keberlanjutan kehidupan masyarakat adat dan generasi mendatang, ucapnya.

Pemkab Malinau Sosialisasikan WLKP Online untuk Tingkatkan Kepatuhan Perusahaan

sosialisasi Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP) Online dan sosialisasi peraturan perusahaan.

Malinau - Pemerintah Kabupaten Malinau menggelar kegiatan sosialisasi Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP) Online dan sosialisasi peraturan perusahaan bertempat di ruang rapat Intulun, Selasa, (26/05/2026) pagi.


Dalam sambutan yang di buka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum, Francis, S.Pd., M.Pd


menyampaikan apresiasi kepada Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Malinau atas upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pelayanan ketenagakerjaan melalui sistem yang lebih modern, efektif dan transparan.


Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman perusahaan terhadap kewajiban administrasi ketenagakerjaan sekaligus mendorong terciptanya hubungan industrial yang harmonis antara pemerintah, perusahaan dan pekerja.


WLKP sendiri merupakan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1981 yang mengatur kewajiban perusahaan untuk melaporkan kondisi ketenagakerjaan secara berkala.


Pelaksanaan WLKP merupakan kewajiban setiap perusahaan. Perusahaan yang tidak memenuhi kewajiban tersebut dapat dikenakan sanksi administratif sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.


"Melalui kegiatan ini, seluruh perusahaan diharapkan semakin memahami pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan ketenagakerjaan serta mampu membangun hubungan industrial yang produktif, harmonis dan berkeadilan di Kabupaten Malinau", ungkap Francis.

DPRD Kaltara Dukung Penguatan Industri Hotel dan Pariwisata di Tarakan


 TARAKAN - Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara menghadiri kegiatan Pelantikan Pengurus Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD Kalimantan Utara Periode 2026-2029 yang berlangsung di Hotel Tarakan Plaza Kayan Convention Centre, Kota Tarakan, Senin (25/5/26).


Kehadiran Komisi IV DPRD Kaltara dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan sektor perhotelan dan pariwisata sebagai salah satu sektor strategis dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.


Rombongan Komisi IV DPRD Kaltara dipimpin Wakil Ketua Komisi IV, Dr. Syamsuddin Arfah, M.Si, bersama Sekretaris Komisi IV Ruman Tumbo, SH serta sejumlah anggota lainnya, yakni Supaad Hadianto, SE, Muhammad Hatta, ST, Dino Andrian, SH, dan Hj. Siti Laela.


Kegiatan pelantikan turut dihadiri Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, yang memberikan sambutan sekaligus mendorong kolaborasi seluruh stakeholder dalam memajukan sektor pariwisata dan hospitality di Kalimantan Utara.


Dalam audiensi bersama pengurus IHGMA dan pelaku industri perhotelan, Komisi IV DPRD Kaltara menegaskan pentingnya sinergitas antara pemerintah daerah, DPRD, organisasi profesi, dan pelaku usaha guna meningkatkan kualitas layanan, pengembangan sumber daya manusia, hingga promosi destinasi wisata daerah.


IHGMA DPD Kalimantan Utara resmi dikukuhkan sebagai wadah organisasi profesi General Manager Hotel yang diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung kemajuan industri hospitality dan pariwisata daerah.


Selain itu, berbagai masukan turut disampaikan dalam forum diskusi, mulai dari peningkatan promosi wisata, penguatan event daerah, pelatihan SDM perhotelan, hingga peningkatan standar pelayanan hotel di Kalimantan Utara.


Komisi IV DPRD Kaltara juga mendorong agar sektor perhotelan dan pariwisata dapat menjadi sektor unggulan yang mampu membuka lapangan pekerjaan baru serta meningkatkan pendapatan asli daerah di tengah perkembangan sektor jasa dan wisata yang terus tumbuh di Kalimantan Utara.

Kaltara Distribusikan 59 Sapi Kurban untuk Iduladha 1447 Hijriah

 

Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum.,

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menyiapkan 59 ekor sapi kurban untuk kebutuhan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi yang akan didistribusikan ke seluruh kabupaten dan kota di Kaltara.


Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., melalui Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., mengatakan jumlah sapi kurban tahun ini menyesuaikan kondisi kemampuan keuangan daerah yang masih terdampak efisiensi anggaran.


“Karena kita juga lagi efisiensi, total yang diserahkan ada 24 ekor sapi kurban dari seluruh OPD yang sudah tersebar di beberapa kabupaten/kota,” kata Denny, Selasa (26/5).


Selain bantuan dari perangkat daerah, terdapat tambahan sumbangan yang dikonversi menjadi sapi kurban sehingga total keseluruhan mencapai 59 ekor.


Denny menjelaskan jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 106 ekor sapi kurban. Penyesuaian dilakukan seiring kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang berbeda dari tahun lalu.


Meski demikian, ia berharap kondisi ekonomi dan APBD Kaltara dapat terus bertumbuh sehingga ke depan jumlah hewan kurban yang disalurkan meningkat.


Ia juga mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kaltara untuk mulai membiasakan berkurban secara pribadi maupun kelompok.


“Kami berharap ASN yang sudah berniat berkurban dapat melaksanakannya, baik sendiri maupun bersama minimal tujuh orang,” ujarnya.


Pada kesempatan itu, Denny menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas bantuan tujuh ekor sapi kurban untuk wilayah Kaltara.


“Alhamdulillah tahun ini kita mendapatkan tujuh ekor sapi dari Presiden RI yang seluruhnya berasal dari peternak lokal Kaltara,” katanya.


Bantuan sapi Presiden RI tersebut didistribusikan ke sejumlah daerah, di antaranya untuk Provinsi Kaltara di Masjid Al-Amin Desa Wonomulyo Tanjung di Kabupaten Bulungan, Masjid Al-Ukhuwah Islamiyah Juata Kerikil di Kota Tarakan, Masjid Jami’ Habib Ahmad Alkaf di Kabupaten Bulungan.


Kemudian Masjid Al-Jihad Tideng Pale di Kabupaten Tana Tidung, Masjid Wasiatul Islam di Kabupaten Malinau, serta dua ekor sapi untuk Kabupaten Nunukan di Masjid Al-Kautsar Tanjung Harapan.


Menurut Denny, sesuai arahan pemerintah pusat, seluruh sapi bantuan Presiden berasal dari peternak lokal sebagai bentuk dukungan terhadap sektor peternakan daerah.


Terkait distribusi, ia memastikan proses penyaluran dilakukan melalui seleksi usulan agar bantuan tidak tumpang tindih dengan bantuan dari pemerintah provinsi, kabupaten maupun pihak lain.


“Kita pilah agar tidak terjadi bantuan ganda pada lokasi yang sama,” pungkasnya. (dkisp)

Suara Kalbar Institute Ngopi Bareng Awak Media, Diskusi Peran Pers Menjaga Kondusifitas Daerah

Ngopi Bareng Suara Kalbar Institute.

Sekadau – Suara Kalbar Institute menggelar kegiatan “Ngobrolin Informasi (Ngopi) dengan tema “Peran Pers dalam Menjaga Kondusifitas Lewat Pemberitaan Berimbang dan Beretika”, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan di Weng Coffee Sekadau, Jalan Merdeka Timur Km 3 Penanjung, Kabupaten Sekadau, dan diikuti sekitar 20 orang wartawan yang tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Wartawan Sekadau (IWAS), serta Ikatan Wartawan Online (IWO).

Kegiatan ini menjadi wadah diskusi dan silaturahmi antar insan pers guna memperkuat komitmen menjaga situasi yang aman, damai dan kondusif melalui pemberitaan yang profesional, berimbang serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

Direktur Eksekutif Suara Kalbar Institute Kundori, dalam pengantarnya menyampaikan pers memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat serta menjaga stabilitas informasi di tengah derasnya arus informasi digital saat ini.

“Pers harus menjadi penyejuk di tengah masyarakat. Pemberitaan yang berimbang, akurat dan beretika sangat penting untuk menjaga kondusifitas daerah, khususnya di era media digital yang serba cepat,” ujarnya.

Sementara itu,  Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama diwakili Kasat Reskrim IPTU Zainal Abidin mengajak insan pers untuk terus bersinergi bersama aparat penegak hukum dalam menangkal hoaks, ujaran kebencian, serta informasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.

“Media memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui informasi yang edukatif dan bertanggung jawab,”ungkapnya.

Sekretaris PWI Sekadau, Sudarno menyampaikan pentingnya menjaga profesionalisme wartawan, independensi media serta penerapan kode etik jurnalistik dalam setiap proses peliputan dan publikasi berita.

“Kita tetap menjaga kode etik agar menghasilkan produk jurnalistik yang benar sestau aturan. Meski di era digitalisasi, yang semua harus kerja cepat tapi tetap menjaga akurasi dan fakta yang ada,” ujar Sudarno.

Ketua IWAS Sekadau, Krisantus  mengungkapkan, pers memiliki peran strategis dalam kehidupan demokrasi. Media bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga menjadi sarana edukasi, kontrol sosial, dan pembentuk opini publik. 

“Di tengah derasnya arus informasi digital, pers dituntut mampu menjaga situasi masyarakat tetap kondusif melalui pemberitaan yang berimbang, akurat, dan beretika,” katanya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana santai namun penuh diskusi konstruktif. Para peserta aktif menyampaikan pandangan, pengalaman serta tantangan yang dihadapi insan pers dalam menjaga kualitas pemberitaan di tengah perkembangan media sosial dan tuntutan kecepatan informasi.

Melalui kegiatan “Ngopi Bareng” ini, Suara Kalbar Institute berharap terjalin komunikasi yang baik antar insan pers dan stakeholder terkait dalam mewujudkan ekosistem informasi yang sehat, profesional dan mampu menjaga kondusifitas daerah di Kabupaten Sekadau. **

Jelang Hari Raya Kurban, Sekprov Kaltara Tekankan Nilai Kerendahan Hati bagi ASN

Apel Gabungan Pemprov Kaltara.

 TANJUNG SELOR – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H. Denny Harianto, S.E., M.M., mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadikan momentum kurban sebagai sarana membangun kerendahan hati dan mengendalikan sifat sombong dalam diri.


Pesan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi gabungan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara di Lapangan Agatis, Senin (25/5).


Di awal amanatnya, Sekprov Denny mengingatkan bahwa Hari Raya Iduladha 1447 H akan diperingati dalam beberapa hari ke depan. Ia menyampaikan apresiasi kepada ASN yang telah berkurban tahun ini dan memberi motivasi bagi yang belum berkesempatan.


“Terima kasih kepada bapak dan ibu yang telah berkurban tahun ini. Bagi yang belum, niatkan dulu, mudah-mudahan tahun berikutnya diberi kemampuan untuk berkurban,” kata Denny.


Menurutnya, makna kurban tidak hanya sebatas penyembelihan hewan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengendalikan sifat negatif dalam diri.


“Kalau belum bisa berkurban, setidaknya kita bisa menyembelih rasa bangga dan sombong dalam diri kita,” ujarnya.


Di akhir amanat, Denny juga menyampaikan pesan motivasi agar ASN tidak takut memulai hal-hal baik dan terus berusaha berkembang.


“Jangan menunggu hebat untuk memulai. Mulai saja, maka kita akan menjadi hebat. Niatkan yang baik, insyaallah hal baik akan kembali kepada kita,” pungkasnya.


Pesan tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi ASN untuk terus menjaga semangat bekerja, integritas, serta nilai-nilai positif dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. (dkisp)

Kamis, 21 Mei 2026

Harga TBS Dipangkas Rp700, Ketua Komisi II Soroti PT PAM: Jangan Buat Aturan Sendiri!


Anggota DPRD Kabupaten Sekadau Fraksi Gerindra, Yodi Setiawan.

SEKADAU – Presiden Prabowo Subianto baru saja menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam (SDA) yang mewajibkan ekspor kelapa sawit, batu bara, dan ferroalloys dilakukan melalui satu pintu lewat BUMN. 

Kebijakan tersebut bertujuan mencegah praktik manipulasi serta menyelamatkan devisa negara yang selama ini banyak diparkir di luar negeri.


Langkah Presiden Prabowo itu dinilai sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam memperbaiki tata kelola sektor sumber daya alam, termasuk industri kelapa sawit agar lebih transparan dan berpihak kepada kepentingan rakyat serta petani.


Namun di tengah upaya pemerintah memperbaiki tata kelola sawit nasional, petani sawit di Kabupaten Sekadau justru dihadapkan pada polemik penurunan harga tandan buah segar (TBS) oleh salah satu perusahaan sawit yakni PT. Parna Agro Mas (PAM).


Informasi yang beredar melalui pesan WhatsApp menyebutkan harga TBS wilayah Dalam Belitang (DB) untuk umur tanaman 8–10 tahun pada Jumat, 22 Mei 2026 sebesar Rp2.610 per kilogram atau turun Rp700.


Kebijakan penurunan harga tersebut menimbulkan keresahan di kalangan petani sawit karena dinilai dilakukan secara sepihak tanpa penjelasan yang jelas kepada masyarakat.


Menanggapi hal itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sekadau, Yodi Setiawan angkat bicara dan meminta perusahaan tidak membuat aturan sendiri terkait penetapan harga TBS.


“Jangan membuat aturan sendiri. Pemerintah sudah memiliki ketetapan harga melalui Dinas Perkebunan. Itu yang harus dipatuhi,” tegas Yodi. Saat diwawancara awak media. Kamis (21/5/2026).


Ia menegaskan tata kelola penetapan harga TBS telah diatur pemerintah melalui mekanisme resmi bersama tim penetapan harga yang melibatkan pemerintah daerah, perusahaan, dan perwakilan petani.


Menurut Yodi, hingga saat ini harga crude palm oil (CPO) di pasaran tidak mengalami penurunan signifikan, sehingga penurunan harga TBS hingga Rp700 perlu dijelaskan secara terbuka oleh perusahaan.


“CPO tidak turun, jadi kenapa harga TBS petani bisa langsung turun sampai Rp700. Ini yang menimbulkan keresahan dan polemik di masyarakat,” ujarnya.


Ia juga meminta pemerintah daerah melalui instansi terkait segera turun tangan melakukan pengawasan agar tata kelola sawit di Kabupaten Sekadau berjalan sesuai regulasi pemerintah dan tidak merugikan petani. (Nv).

Selasa, 19 Mei 2026

Wagub Kaltara Resmi Buka Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi dan Nasional 2026

Seleksi Calon Paskibraka.

 TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) resmi memulai tahapan Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi dan Nasional Perwakilan Kaltara Tahun 2026 sebagai upaya menyiapkan generasi muda berkarakter, disiplin dan berjiwa nasionalis.


Mewakili Gubernur Kaltara, Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala, S.E., M.Si., membuka secara resmi kegiatan seleksi yang berlangsung di Ruang Serbaguna Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara, Senin (18/5) malam.


Dalam sambutan tertulis Gubernur, Wagub Ingkong menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang merupakan siswa-siswi terbaik utusan kabupaten dan kota di Kaltara.


“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, saya mengucapkan selamat kepada para siswa-siswi yang terpilih menjadi peserta calon Paskibraka,” kata Ingkong.


Ia mengingatkan para peserta agar mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan serius, penuh tanggung jawab, serta menjaga kesiapan mental dan fisik.


Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka bukan hanya soal kemampuan baris-berbaris, tetapi juga tentang dedikasi, ketangguhan mental, disiplin dan semangat kebangsaan.


Ingkong menegaskan proses seleksi memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda, khususnya di wilayah perbatasan negara seperti Kaltara.


Selain kepada peserta, ia juga berpesan kepada panitia dan tim seleksi agar menjalankan tugas dengan menjunjung tinggi kejujuran, objektivitas dan integritas.


“Kita harus memastikan bahwa Paskibraka yang terpilih nantinya benar-benar merupakan putra-putri terbaik yang layak menjadi wakil Kaltara di tingkat provinsi maupun nasional, guna mengharumkan nama Bumi Benuanta yang kita cintai ini” tegasnya.


Pemprov Kaltara berharap peserta yang terpilih nantinya mampu menjadi teladan, agen perubahan dan pembawa pengaruh positif di lingkungan masyarakat.


Kegiatan pembukaan ditutup dengan prosesi penyematan nomor dada peserta secara simbolis sebagai tanda dimulainya rangkaian seleksi Paskibraka Tahun 2026. (dkisp)

DKISP Kaltara Dorong Tata Kelola Pemerintahan Digital yang Efisien dan Transparan


Rapat Koordinasi.

TARAKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KISP) terus memperkuat transformasi digital guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efisien, transparan, dan akuntabel.


Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi Pemerintah Digital se-Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2026 yang resmi dibuka Kepala DKISP Kaltara, Dr. H. Iskandar, S.IP., M.Si., di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Tarakan, Selasa (19/5).


Dalam sambutannya, Iskandar menegaskan transformasi digital saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan yang harus dijalankan seluruh instansi pemerintah.


“Transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang efisien, transparan dan akuntabel,” kata Iskandar.


Ia menjelaskan penguatan transformasi digital sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital.


Menurutnya, seluruh instansi pemerintah dituntut memperkuat digitalisasi dokumen, integrasi data dan keterpaduan layanan digital nasional secara menyeluruh.


“Kolaborasi dan sinergi antar pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam mewujudkan ekosistem pemerintahan digital yang terintegrasi di Kaltara,” ujarnya.


Ia menyebutkan upaya bersama yang dilakukan selama ini mulai menunjukkan hasil positif. Indeks SPBE Provinsi Kaltara meningkat menjadi 3,87, Kabupaten Nunukan 3,49 dan Kabupaten Tana Tidung 3,25.


Capaian tersebut, lanjutnya, menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan digital di tengah tantangan yang semakin kompleks.


“Tahun 2026 akan menjadi momentum penting dalam menghadapi evaluasi indeks pemerintahan digital yang tidak hanya menilai sistem dan aplikasi, tetapi juga integrasi layanan, tata kelola, keamanan informasi serta dampak nyata pelayanan digital kepada masyarakat,” jelasnya.


Di akhir sambutan, Iskandar berharap forum ini mampu menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun solusi dan rencana aksi konkret guna meningkatkan indeks pemerintahan digital di seluruh wilayah Kaltara.


“Mari jadikan momentum ini sebagai langkah nyata memperkuat komitmen bersama mewujudkan Kaltara yang maju, adaptif dan berdaya saing melalui taat kelola pemerintahan digital yang handal, terintegrasi dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas,” tutupnya. (dkisp)

Panglima Literasi Dayak: Jejak Dedikasi Master Rangkaya Bada Masri Sareb Putra untuk Peradaban Iban

Kongres Literasi Dayak 2026.

SEKADAU – Sosok Masri Sareb Putra kembali mendapat apresiasi luas atas dedikasinya dalam membangun dan menghidupkan semangat literasi Dayak di tingkat nasional maupun internasional. Melalui Kongres Literasi Dayak 2026 yang digelar pada 15–16 Mei 2026 di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, namanya semakin dikenal sebagai salah satu tokoh penting yang konsisten memperjuangkan marwah budaya dan intelektualitas masyarakat Dayak, khususnya Iban.

Penulis sekaligus pemerhati budaya Dayak tersebut dinilai berhasil menghadirkan ruang intelektual yang mempertemukan para tokoh, akademisi, penulis, dan pemerhati Dayak dari berbagai daerah bahkan mancanegara. Kiprah panjangnya di dunia literasi telah melahirkan banyak karya yang mengangkat identitas Dayak ke ruang publik yang lebih luas.

Salah satu peserta dan pemerhati Kongres Literasi Dayak, Grace Lukas, menyebut Masri Sareb Putra sebagai figur yang tidak pernah lelah menulis dan memperjuangkan bangsanya melalui karya-karya literasi.

“Beliau bukan hanya penulis, tetapi peneliti dan pengamat yang mendedikasikan hidupnya untuk mengangkat derajat masyarakat Dayak tanpa pamrih,” ungkap Grace Lukas.

Menurutnya, pelaksanaan Kongres Literasi Dayak 2026 bukanlah sesuatu yang hadir secara instan. Persiapan yang memakan waktu hampir satu tahun itu penuh perjuangan, pengorbanan tenaga, pikiran, hingga materi pribadi demi menghadirkan kegiatan berskala besar yang mampu membangkitkan semangat generasi muda Dayak.

Kegiatan yang berlangsung di Institut Teknologi Keling Kumang itu turut menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Yansen Tipa Padan, Cornelis, serta Lasarus. Kehadiran para tokoh tersebut dinilai menjadi bukti kuatnya jaringan dan relasi yang dibangun Masri Sareb Putra selama bertahun-tahun di dunia literasi dan pendidikan.

Selain seminar dan diskusi, kongres juga diisi dengan pameran buku Dayak, kunjungan ke perpustakaan daerah, hingga kegiatan literasi yang melibatkan mahasiswa dan masyarakat umum. Semangat membangun peradaban Dayak melalui pendidikan dan budaya baca menjadi pesan utama yang digaungkan selama kegiatan berlangsung.

Grace Lukas berharap semangat yang telah dibangun melalui Kongres Literasi Dayak dapat terus dijaga dan dilanjutkan oleh generasi muda Iban di masa mendatang.

“Kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi. Literasi Dayak harus terus hidup demi menjaga identitas dan masa depan bangsa Dayak,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut, termasuk Pemerintah Kabupaten Sekadau, Dewan Adat Dayak Kabupaten Sekadau, pihak kampus ITKK, komunitas literasi, media, hingga masyarakat yang ikut mendukung jalannya kongres.

Kongres Literasi Dayak 2026 dinilai menjadi tonggak penting dalam perjalanan literasi Dayak modern sekaligus penegasan bahwa Kabupaten Sekadau siap menjadi salah satu pusat pendidikan, budaya baca, dan pengembangan intelektual masyarakat Dayak di Indonesia.

Salam Literasi Dayak.

Senin, 18 Mei 2026

Pemprov Kaltara Perkuat Pertahanan Siber Lewat Pelatihan Keamanan Digital

Pelatihan Tools Keamanan Siber.

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (KISP) terus memperkuat sistem pertahanan siber guna mengantisipasi ancaman terhadap data dan aplikasi pemerintahan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Pelatihan Tools Keamanan Siber bersama mitra strategis Peris.ai Cybersecurity yang dibuka Kepala DKISP Kaltara, Dr. H. Iskandar, S.IP., M.Si., di Ruang Rapat Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kaltara, Senin (17/5).

Dalam sambutannya, Iskandar menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin selama beberapa tahun terakhir dalam mendukung keamanan informasi di lingkungan Pemprov Kaltara.

“Saya menyampaikan terima kasih atas sinergi yang telah dibangun selama ini dalam membantu menjaga keamanan informasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltara,” kata Iskandar.

Ia menegaskan perkembangan ancaman siber yang semakin cepat menuntut instansi pemerintah untuk terus adaptif dan responsif dalam memperkuat sistem pertahanan digital.

Menurutnya, perangkat keamanan seperti Extended Detection and Response (XDR), Network Detection and Response (NDR), Attack Surface Management (ASM) hingga Endpoint Detection and Response (EDR) menjadi instrumen penting dalam mendeteksi ancaman dan menutup celah keamanan sistem.

Namun demikian, Iskandar menilai efektivitas perlindungan siber tidak hanya ditentukan teknologi, tetapi juga kemampuan sumber daya manusia yang mengoperasikannya.

“Secanggih apa pun teknologinya, hasilnya tetap bergantung pada personel yang mengelola. Karena itu, peningkatan kapasitas SDM menjadi hal penting agar keamanan data dan informasi daerah tetap terjaga,” ujarnya.

Ia berharap peserta memanfaatkan pelatihan tersebut sebagai ruang belajar sekaligus forum membahas kendala teknis yang dihadapi di lapangan.

“Khusus tim teknis, manfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi dan mencari solusi atas berbagai tantangan, sehingga sistem pertahanan siber kita semakin kuat,” jelasnya.

Melalui pelatihan ini, tim teknis Persandian dan Aptika DKISP Kaltara diharapkan mampu mengoptimalkan pengoperasian sistem keamanan digital guna mendukung tata kelola pemerintahan berbasis elektronik yang aman dan akuntabel. (dkisp)

Pasang Iklan

PEMDA

PEMDA

Pemda