WARTA CYBER: Kalbar -->
Tampilkan postingan dengan label Kalbar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kalbar. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Mei 2026

Yodi Sebut Ketidakjelasan Plasma Sawit di Sekadau Bisa Jadi Bom Waktu

Anggota DPRD Kabupaten Sekadau Fraksi Gerindra, Yodi Setiawan.

Sekadau - Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sekadau, Yodi Setiawan menyoroti persoalan pola kemitraan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Sekadau yang dinilai belum memberikan kejelasan bagi petani plasma.


 Menurutnya, hingga saat ini masih terdapat sejumlah perusahaan perkebunan sawit yang menerapkan pola manajemen satu atap maupun pola bagi hasil, termasuk pola bagi fisik, namun pembagian hasil kepada petani belum transparan.


Yodi Setiawan mengatakan, kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena saat ini harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit tengah mengalami kenaikan dan produksi juga meningkat. Namun, pendapatan yang diterima petani plasma disebut masih sama seperti saat harga TBS berada di kisaran tahun 2000-an.


“Sekarang harga TBS naik, produksi meningkat, tetapi pendapatan yang dibagikan kepada petani masih sama seperti saat harga sawit masih rendah dulu,” Kata Yodi Setiawan. Selasa (12/5/2026).


Ia juga mengaku menerima laporan dari sejumlah petani terkait belum adanya konversi plasma, bahkan ada petani yang tidak mengetahui lokasi kebun plasma mereka berada. Padahal, perusahaan perkebunan tersebut telah beroperasi hampir 10 tahun bahkan lebih.


“Masih ada petani yang belum konversi, ada juga yang tidak tahu posisi plasmanya di mana. Sementara perusahaan sudah beroperasi hampir 10 tahun bahkan lebih. Ini adalah bom waktu,” tegasnya.


Karena itu, Yodi meminta perusahaan-perusahaan perkebunan sawit yang masih menghadapi persoalan tersebut segera melakukan pembenahan dan membuka komunikasi secara transparan dengan masyarakat maupun petani yang telah menyerahkan lahannya untuk program kemitraan plasma.(Nv).

Senin, 27 April 2026

JRT Hadiri Upacara Hari Otonomi Daerah

Peringatan Hari Otonomi Daerah.

SEKADAU – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sekadau, Jeffray Raja Tugam, menghadiri Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026 yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Sekadau, Senin (27/4/2026). 


Upacara dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau, H. Mohammad Isa, yang bertindak sebagai inspektur upacara. 


Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib, mulai dari pengibaran bendera hingga penyampaian amanat yang menekankan pentingnya otonomi daerah dalam memperkuat pembangunan dan pelayanan publik.


Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh pemangku kepentingan di daerah, khususnya dalam mengevaluasi capaian serta tantangan dalam pelaksanaan otonomi daerah. 


Melalui semangat otonomi, pemerintah daerah diharapkan mampu lebih mandiri, inovatif, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


Hadir Pada Kegiatan tersebut Forkopimda Kabupaten Sekadau, Anggota DPRD,staf ahli bupati, asisten administrasi dan umum, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pimpinan instansi vertikal, para sekretaris OPD, kepala bagian, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sekadau.


Dalam kesempatan tersebut, Jeffray Raja Tugam menyampaikan bahwa momentum Hari Otonomi Daerah harus dimaknai sebagai dorongan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


“Otonomi daerah adalah peluang sekaligus tanggung jawab. Kita harus bekerja lebih maksimal demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Sekadau,” ujarnya.


Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.


“Kunci keberhasilan otonomi daerah adalah sinergi. Pemerintah, DPRD, dan seluruh elemen harus berjalan bersama demi pembangunan Sekadau yang lebih baik,” tambahnya.


"Melalui peringatan ini, diharapkan seluruh elemen pemerintah daerah dapat terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menjalankan program pembangunan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas," pungkasnya. (Nv).

Selasa, 07 April 2026

Persit KCK PD XII/Tanjungpura Lestarikan Tenun Sidan Lewat Program Persit BISA

Pengembangan dan promosi tenun Sidan.

PONTIANAK, Wartacyber.com – Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) PD XII/Tanjungpura terus menunjukkan komitmennya dalam melestarikan warisan budaya Nusantara melalui program Persit BISA. Salah satu fokus utama program ini adalah pengembangan serta promosi tenun Sidan, kain tradisional khas suku Dayak Iban yang berasal dari Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Selasa (7/4/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana. Tenun Sidan dipilih sebagai produk unggulan karena memiliki nilai budaya yang tinggi serta menjadi identitas masyarakat lokal yang perlu dijaga dan dilestarikan.

Melalui program Persit BISA, Persit KCK PD XII/Tanjungpura berupaya memperkenalkan tenun Sidan kepada masyarakat luas di seluruh Indonesia. Upaya ini tidak hanya bertujuan menjaga kelestarian budaya, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

Salah satu anggota Persit yang aktif dalam pelestarian tenun Sidan adalah Ny. Malinda Dwi Hatdi. Ia merupakan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 7 Yonif TP 882/Hulubalang Cabang LIX Brigif 19 PD XII/Tanjungpura yang terus berkarya menghasilkan berbagai produk tenun dengan kualitas yang semakin meningkat.

Beragam karya yang dihasilkan menunjukkan bahwa tenun Sidan tidak hanya memiliki nilai tradisional, tetapi juga berpotensi dikembangkan secara kreatif dan modern. Inovasi terus dilakukan, termasuk dalam padu padan warna benang untuk menghasilkan motif yang lebih variatif dan menarik.

Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, promosi tenun Sidan dilakukan melalui berbagai kesempatan, baik dalam acara resmi maupun nonformal. Selain itu, pembinaan serta arahan juga terus diberikan guna meningkatkan kualitas dan daya saing produk.

Melalui program Persit BISA, diharapkan semakin banyak anggota Persit yang terlibat dalam pelestarian budaya ini. Dengan demikian, tenun Sidan dapat semakin dikenal luas sekaligus memperkuat peran Persit dalam menjaga warisan budaya bangsa. (Rilis).


Kamis, 02 April 2026

Longsor Ancam Permukiman, Dewan Minta BPBD Segera Melakukan Penanganan

 

Anggota DPRD Kabupaten Sekadau dari fraksi Demokrat, Valentinus.

Sekadau, Wartacyber.com – Anggota DPRD Kabupaten Sekadau dari Fraksi Demokrat, Valentinus, meminta Pemerintah Daerah segera bergerak cepat dalam menangani bencana longsor yang terjadi di wilayah Kampung Tebal, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir.

Valentinus mengatakan Peristiwa longsor tersebut terjadi pada Kamis pagi (2/4/2026) di sekitar Jembatan Muara Gaduh, tepatnya di area simpang menuju Congkongliau. 


"Longsor diduga dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut, sehingga menyebabkan tanah di tepi sungai sekaligus badan jalan mengalami amblas," kata Valentinus.


"Kondisi ini dinilai cukup membahayakan, mengingat lokasi kejadian berada di kawasan permukiman padat penduduk serta merupakan akses jalan utama masyarakat.

Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan longsor susulan dapat terjadi dan mengancam keselamatan warga maupun pengguna jalan," tambahnya.


Valentinus menegaskan bahwa Pemerintah Daerah, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), harus segera turun ke lapangan untuk melakukan penanganan darurat serta langkah antisipasi lanjutan.


“Kami minta pemerintah daerah, terutama BPBD, agar segera memperhatikan kondisi ini dan mengambil langkah cepat. Jangan sampai ada korban jiwa akibat longsor tersebut,” ujarnya.


Legislator Partai Demokrat ini juga mengimbau masyarakat sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi. 


"Kami mengimbau warga agar menghindari area rawan longsor serta segera melaporkan jika ditemukan tanda-tanda pergerakan tanah," tutupnya. (Nv).



Rabu, 01 April 2026

Musrenbang RKPD 2027

Musrenbang RKPD Kabupaten Sekadau.

SEKADAU, Wartacyber.com – Pemerintah Kabupaten Sekadau menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, bertempat di Aula serbaguna lantai 2 Kantor Bupati Sekadau. Rabu 1 April 2026.


Pada kesempatan tersebut, Bupati Sekadau, Aron menegaskan bahwa Musrenbang merupakan bagian penting dari proses perencanaan pembangunan yang telah dimulai dari tingkat Kecamatan hingga Kabupaten.


 Ia menekankan pentingnya memfokuskan program pada skala prioritas, mengingat kondisi APBD yang saat ini terdampak kebijakan efisiensi anggaran.


“Dengan keterbatasan yang ada, kita harus benar-benar menentukan program yang prioritas dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujarnya.


Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sekadau, Jeffray Raja Tugam, mendukung penuh  terselenggaranya kegiatan Musrenbang.


“Musrenbang ini sangat penting sebagai wadah menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyusun arah pembangunan yang terarah dan tepat sasaran. Kami dari DPRD tentu mendukung penuh agar hasil Musrenbang ini benar-benar menjadi dasar dalam menentukan program prioritas pembangunan daerah,” ungkapnya


Pada kesempatan itu juga, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus mengatakan Musrenbang merupakan amanat undang-undang yang wajib dilaksanakan sebagai bagian dari perencanaan pembangunan. 


“Kita harus mampu menyusun perencanaan yang tepat sasaran dan benar-benar berpihak kepada masyarakat,” katanya.


"Mari kita optimalisasi potensi sumber daya alam daerah, serta mendorong adanya dukungan dari dunia usaha untuk bersama-sama membangun infrastruktur di Kabupaten Sekadau," pungkasnya. (Nv).


Senin, 30 Maret 2026

Nota Pengantar LKPJ Bupati Sekadau

Penyampaian Nota Pengantar.

Sekadau Kalbar, Wartacyber.com - DPRD Kabupaten Sekadau menggelar Paripurna ke 15 masa sidang ke 2 dengan agenda Penyampaian Nota Pengantar Bupati Sekadau terhadap LKPJ Tahun Anggaran 2025, bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sekadau. Senin 30 Maret 2026.


Rapat Dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Sekadau, Hermanto dan didampingi Wakil ketua 1 dan 2, Handi dan Zainal 


Hadir pada kegiatan tersebut 14 anggota DPRD Lainnya, Forkopimda dan para kepala SKPD dilingkungan Pemkab Sekadau.



Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sekadau, Subandrio menyampaikan secara garis besar capaian pembangunan daerah di Kabupaten Sekadau berdasarkan beberapa indikator pembangunan daerah sebagai berikut:


A. Capaian Kinerja Makro Kabupaten Sekadau yang diukur dengan indikator kinerja makro berdasarkan data BPS Sekadau dalam Angka Tahun 2025


1. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Sekadau tahun 2025 sebesar 68,73, naik sebesar 0,99 poin dibandingkan dengan IPM tahun 2024 yaitu sebesar 67,74.


2.  Angka kemiskinan Kabupaten Sekadau tahun 2025 sebesar 5,61%, menurun 0,05% dibandingkan dengan angka kemiskinan tahun 2024 yaitu sebesar 5,66%.


3. Tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Sekadau pada tahun 2025 mengalami peningkatan menjadi 2,54% atau naik sebesar 0,3% jika dibandingkan dengan tingkat pengangguran terbuka tahun 2024 yaitu sebesar 2,24%.


4. Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sekadau tahun 2025 berada pada angka 4,87. Jika dibandingkan dengan laju pertumbuhan ekonomi tahun 2024 yaitu sebesar 4,86, maka laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sekadau mengalami peningkatan sebesar 0,01 poin.


5. PDRB per kapita berdasarkan harga berlaku Kabupaten Sekadau pada tahun 2025 mengalami peningkatan menjadi Rp 45.650.000 (empat puluh lima juta enam ratus lima puluh ribu rupiah) atau naik sebesar Rp 3.270.000 (tiga juta dua ratus tujuh puluh ribu rupiah) jika dibandingkan dengan PDRB per kapita berdasarkan harga berlaku pada tahun 2024 yaitu sebesar Rp 42.380.000 (empat puluh dua juta tiga ratus delapan puluh ribu rupiah).


6. Tingkat ketimpangan pengeluaran atau Gini Ratio di Kabupaten Sekadau pada tahun 2025 mengalami penurunan menjadi 0,265 poin atau turun sebesar 0,044 poin jika dibandingkan dengan ketimpangan pengeluaran tahun 2024 yaitu sebesar 0,309.


B. Gambaran Umum dari Beberapa Capaian Kinerja Pemerintah Kabupaten Sekadau yang diukur dengan indikator kinerja utama berdasarkan data laporan kinerja instansi pemerintah Kabupaten Sekadau tahun 2025 di antaranya sebagai berikut:


1. Indeks reformasi birokrasi dan indeks inovasi daerah menggambarkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Pada tahun 2025, indeks reformasi birokrasi Pemerintah Kabupaten Sekadau bernilai 77,62 dengan kategori BB atau sangat baik. Sedangkan indeks inovasi daerah pada tahun 2025 bernilai 41,31 poin dengan kategori inovatif.


2. Indeks infrastruktur pada tahun 2025 ditargetkan sebesar 59,82% dengan realisasi 59,056% sehingga capaian kinerjanya yaitu 98,72%. Indeks infrastruktur menggambarkan kondisi infrastruktur di Kabupaten Sekadau yang capaiannya didukung oleh beberapa indikator yaitu jalan mantap, irigasi kondisi baik, rumah tangga dengan akses sanitasi aman, rumah tangga berakses air minum, rumah tangga dengan akses hunian layak, terjangkau dan berkelanjutan serta rasio konektivitas kabupaten.


3. Peningkatan produktivitas daerah sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan menunjukkan hasil yang signifikan dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2023, PDRB ADHB sektor tersebut tercatat sebesar Rp 3.481,00 miliar. Selanjutnya, pada tahun 2024 mengalami kenaikan signifikan menjadi Rp 4.032,14 miliar, atau naik sekitar 15,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan adanya upaya yang berhasil dalam mendorong produktivitas dan nilai tambah sektor pertanian dan perikanan di daerah. Tahun 2025, realisasi PDRB ADHB sektor ini kembali meningkat menjadi Rp 4.445,92 miliar. Secara kumulatif, dalam tiga tahun terakhir, sektor ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 27,7%, menegaskan tren peningkatan produktivitas dan kontribusi sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan terhadap ekonomi daerah.


C. Gambaran Umum Pendapatan dan Belanja Daerah sebagai berikut:


1. Realisasi pendapatan daerah Kabupaten Sekadau adalah sebesar Rp 935.561.373.260,20 (sembilan ratus tiga puluh lima miliar lima ratus enam puluh satu juta tiga ratus tujuh puluh tiga ribu dua ratus enam puluh rupiah) atau 92,48% dari target yang ditetapkan yaitu sebesar Rp 1.011.566.269.270,84 (satu triliun sebelas miliar lima ratus enam puluh enam juta dua ratus enam puluh sembilan ribu dua ratus tujuh puluh rupiah).


2. Realisasi belanja daerah Kabupaten Sekadau tahun anggaran 2025 adalah sebesar Rp 911.909.891.623,81 (sembilan ratus sebelas miliar sembilan ratus sembilan juta delapan ratus sembilan puluh satu ribu enam ratus dua puluh tiga rupiah) atau berhasil membukukan nilai realisasi sebesar 89,63% dari anggaran sebesar Rp 1.017.406.838.770,49 (satu triliun tujuh belas miliar empat ratus enam juta delapan ratus tiga puluh delapan ribu tujuh ratus tujuh puluh rupiah).


"Berdasarkan data tersebut di atas, dapat kita ketahui bersama bahwa pembangunan Kabupaten Sekadau terus mengalami peningkatan," kata Subandrio .


"Dengan segala upaya yang telah kita lakukan bersama, kita yakin ke depan Kabupaten Sekadau akan terus maju meski kita tahu akan banyak sekali tantangan pembangunan yang akan kita hadapi," tutupnya. (Nv).


Minggu, 29 Maret 2026

Momen Minggu Palma, Valentinus Ajak Umat Perkuat Iman

Perayaan Minggu Palma.

Sekadau, Wartacyber.com – Anggota DPRD Kabupaten Sekadau dari Fraksi Partai Demokrat, Valentinus, menghadiri Misa Minggu Palma yang dilaksanakan di Gereja Santo Petrus dan Paulus Sekadau, Minggu (29/03/2026). 


Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh ratusan umat Katolik dari berbagai wilayah di Kabupaten Sekadau.


Misa Minggu Palma merupakan bagian penting dalam rangkaian perayaan Pekan Suci umat Katolik yang memperingati peristiwa masuknya Yesus Kristus ke Kota Yerusalem.


 Suasana religius sangat terasa sejak awal hingga akhir perayaan, dengan umat mengikuti ibadah secara tertib dan penuh penghayatan.


Selain dihadiri oleh Valentinus, misa tersebut juga dihadiri oleh Bupati Sekadau serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya. Kehadiran para pemimpin daerah dalam kegiatan keagamaan ini menjadi bentuk dukungan terhadap kehidupan beragama yang harmonis di tengah masyarakat.


Usai mengikuti misa, Valentinus menyampaikan bahwa momentum Minggu Palma menjadi pengingat bagi umat untuk memperkuat iman serta meningkatkan nilai-nilai kebersamaan dan kasih dalam kehidupan sehari-hari.


 Ia juga mengapresiasi antusiasme umat Katolik yang hadir dan mengikuti misa dengan penuh kekhusyukan.


“Perayaan Minggu Palma ini menjadi momen penting bagi umat Katolik dalam menyambut Pekan Suci. Kita berharap nilai-nilai kedamaian, kasih, dan pengorbanan yang diajarkan dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.


Legislator Partai Demokrat ini juga mengatakan toleransi antarumat beragama menjadi kunci dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif.


"Dengan terlaksananya Misa Minggu Palma tersebut, diharapkan umat Katolik di Kabupaten Sekadau dapat semakin memperkuat iman serta menjadikan momentum ini sebagai refleksi diri dalam menjalani kehidupan yang lebih baik dan harmonis di tengah masyarakat," pungkasnya.(Tim).

Rabu, 25 Maret 2026

HUT Ke 33 CU Keling Kumang, Hilarius Gimawan Resmi Jadi CEO

HUT Ke 33 CU KK.

Sekadau Kalbar,  - CU KelingKumang mengadakan Pesta Perayaan Ulang Tahun ke - 33 CU KelingKumang sekaligus Serah Terima Jabatan Chief Executive Office (CEO) CU Keling Kumang Kabupaten Sekadau Periode 2026-2031. Bertempat di Kantor Pusat CU Keling Kumang, Dusun Tapang Sambas, Desa Tapang Semadak, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau. Rabu, (25/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Valentinus Narung, CEO Keling Kumang Periode 2016-2026, mengucapkan terimakasih dan  mengapresiasi bimbingan serta dukungan selama dirinya menjabat sebagai CEO CU Keling Kumang pada periode 2016 sampai dengan 2026.

"Kami juga berterimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau dan para mitra sekalian yang selalu mendukung setiap Invictus CU Keling Kumang selama ini," ungkap Valen.

Dikesempatan yang sama, Hilarius Gimawan, selaku CEO CU KelingKumang Periode 2026-2031, dalam sambutannya berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau dan sintang dapat terus berkolaborasi dalam mewujudkan masyarakat yang berkembang dan sejahtera.

"Saya juga mengucapkan terimakasih atas kepercayaan para anggota yang diberikan kepada saya, dan kedepannya semoga dapat kita menjalankan program-program unggulan CU Keling Kumang ini bersama-sama," ucapnya.

Dikesempatakan itu juga, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengungkapkan apresiasai kepada CEO Periode 2016-2026, Valentinus Narung yang telah memimpin CU Keling Kumang selama 10 tahun serta mengucapkan selamat kepada CEO periode 2026-2031, Hilarius Gimawan sebagai pimpinan CU Keling kumang yang baru.

"Jangan malu dan ragu untuk terus berkomunikasi dengan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, karena CU merupakan salah satu pendukung dalam meningkatkan ekonomi rakyat khususnya di Kalimantan Barat," katanya Krisantus. (vr)

Sabtu, 21 Maret 2026

Semangat Idul Fitri Jadi Energi Positif

Anggota DPRD Kabupaten Sekadau, M. Ardiansyah.

SEKADAU, Wartacyber.com – Anggota DPRD Kabupaten Sekadau dari Fraksi NasDem, M. Ardiansyah, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat, khususnya umat Muslim di Kabupaten Sekadau yang merayakan.

Dalam momentum penuh berkah ini, Ardiansyah mengajak masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai ajang mempererat tali silaturahmi serta memperkuat rasa persaudaraan di tengah keberagaman. Ia menekankan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam perayaan Idul Fitri, seperti saling memaafkan, kepedulian, dan kebersamaan, sangat penting untuk terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga di hari yang suci ini, kita semua kembali fitrah dan senantiasa diberikan keberkahan,” ujar Ardiansyah. Sabtu (21/3)2026).

Legislator Partai Nasdem ini juga berharap, semangat Idul Fitri dapat menjadi energi positif bagi masyarakat dalam membangun Kabupaten Sekadau yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera. Menurutnya, kebersamaan dan persatuan merupakan kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.

Selain itu, Ardiansyah mengapresiasi masyarakat yang selama bulan suci Ramadan telah menjalankan ibadah dengan penuh khidmat. Ia berharap nilai-nilai kebaikan yang telah ditanamkan selama Ramadan dapat terus dilanjutkan dan menjadi bagian dari karakter masyarakat.

“Momentum Idul Fitri ini hendaknya kita manfaatkan untuk memperkuat rasa kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga kerukunan antarumat beragama,” tambahnya.

Di akhir penyampaiannya, Ardiansyah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam menjaga kondusivitas daerah serta mendukung program pembangunan demi kemajuan Kabupaten Sekadau ke depannya. (Tim).

Kamis, 19 Maret 2026

Dinkes Sekadau Ingatkan Pentingnya Persiapan Kesehatan Sebelum Mudik Lebaran

Kadis kesehatan PP dan KB, Henry Alpius.

Sekadau Kalbar, Wartacyber.com – Dalam rangka mendukung perjalanan mudik yang aman dan nyaman, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Kabupaten Sekadau mengajak masyarakat untuk memperhatikan kondisi kesehatan sebelum dan selama perjalanan menuju kampung halaman. (19/3/2026).

Kepala Dinas Kesehatan PP dan KB Kabupaten Sekadau, Henry Alpius mengatakan, kesehatan merupakan faktor utama yang menentukan keselamatan selama perjalanan mudik, karena itu, masyarakat diminta tidak mengabaikan kondisi fisik sebelum memulai perjalanan.

"Pastikan tubuh selalu dalam keadaan sehat sebelum berangkat. Manfaatkan layanan cek kesehatan gratis agar perjalanan mudik dapat berlangsung dengan aman dan keluarga bisa berkumpul dalam keadaan sehat, saya juga mengimbau masyarakat untuk beristirahat setiap empat jam selama perjalanan guna mencegah kelelahan serta mengurangi risiko kecelakaan akibat mengantuk dan saya berharap pengendara tidak memaksakan diri mengemudi apabila tubuh terasa lelah atau kurang fit," ungkapnya. 

Selain itu, Dinkes Sekadau juga mengingatkan pemudik untuk tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, yaitu mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, serta menghindari kebiasaan merokok maupun paparan asap rokok.

"Untuk masyarakat yang sedang sakit,  saya sarankan untuk menggunakan masker, membawa obat-obatan yang diperlukan sesuai anjuran dokter, dan memanfaatkan posko kesehatan yang tersedia di sepanjang jalur mudik apabila membutuhkan pelayanan kesehatan karena menjaga kesehatan selama perjalanan sama pentingnya dengan mematuhi aturan lalu lintas karena dengan kondisi tubuh yang prima, risiko gangguan kesehatan maupun kecelakaan dapat diminimalkan," tuturnya.

"Melalui kampanye "Mudik Sehat, Lebaran Nyaman Bersama", Dinkes PP dan KB Kabupaten Sekadau tentunya juga berharap seluruh masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik dengan aman, selamat sampai tujuan, dan dapat merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga dalam keadaan sehat dan penuh kebahagiaan," pungkasnya. (Tim).

Jumat, 13 Februari 2026

Gerakan Indonesia Asri di Pusat Kota Sekadau

Bupati Sekadau saat kegiatan Gerakan Indonesia Asri.

SEKADAU, Polda Kalbar - Polres Sekadau bersama Forkopimda Kabupaten Sekadau menggelar kegiatan Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik dan Indah) melalui aksi bersih-bersih lingkungan di pusat Kota Sekadau, Jumat (13/2/2026).


Kegiatan diawali dengan apel bersama di Lapangan E.J. Lantu, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, pukul 07.00 WIB, kemudian dilanjutkan kerja bakti di sejumlah titik, yakni Jalan Merdeka, Jalan Pelajar, Jalan Mawar, dan Jalan Irian.


Petugas gabungan yang terlibat terdiri atas Polri, TNI, Kejari, BPBD, Dinkes, DLH, Satpol PP, Damkar, Dishub, PUPR, PUM Siri Meragun, Forkopincam Sekadau Hilir, Pemdes Sungai Ringin, mahasiswa ITKK Sekadau, serta pelajar SMA. Mereka dibagi menjadi empat regu untuk menyasar area pasar dan ruas jalan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.


Bupati Sekadau Aron mengatakan kegiatan Jumat Bersih sebenarnya telah rutin dilaksanakan. Namun kali ini, kegiatan tersebut sekaligus menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait Gerakan Indonesia Asri.


“Ini menjadi momentum penting karena seluruh Forkopimda turun langsung bersama masyarakat. Harapannya kegiatan seperti ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi budaya, dimulai dari rumah tangga dengan membuang sampah pada tempatnya,” ujar Aron.


Ia menuturkan, tugas petugas kebersihan bukan memungut sampah yang tercecer, melainkan mengangkut sampah dari tempat penampungan sementara ke tempat pembuangan akhir (TPA). Karena itu, kesadaran masyarakat untuk disiplin membuang sampah dinilai menjadi kunci utama.


Aron menyebut kegiatan tersebut untuk pertama kalinya Forkopimda secara bersama-sama turun melakukan gotong royong membersihkan kawasan pasar dan sejumlah titik lain di Sekadau. Ke depan, pemerintah daerah berencana melanjutkan kegiatan serupa secara bergilir di kecamatan lain yang dinilai membutuhkan perhatian khusus terkait persoalan sampah.


Sementara itu, Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama menyatakan pihaknya mendukung penuh program pemerintah dalam implementasi Gerakan Indonesia Asri.


“Ini wujud peran aktif Polri bersama pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat. Kita mulai dari lingkungan pasar sebagai pusat aktivitas warga agar gerakan ini menjadi contoh bersama,” ujarnya.


Ia menambahkan, jajaran kepolisian juga telah menerima arahan pimpinan untuk melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan kantor selama 30 menit sebelum jam kerja setiap hari sebagai bentuk pembinaan disiplin dan kepedulian terhadap kebersihan.


Menurut AKBP Andhika, kebersihan harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terkecil, termasuk keluarga dan tempat kerja, sehingga dapat membentuk budaya hidup bersih di masyarakat.


“Kita berkomitmen agar gerakan ini berkelanjutan. Kebersihan bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga berdampak pada kesehatan dan kualitas hidup masyarakat,” tuturnya.

Selasa, 10 Februari 2026

Gubernur Kaltara Harapkan Program Pokir DPRD Dapat Jadi Instrumen Pembangunan

Sosialisasi Pokir DPRD.

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum menegaskan bahwa penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 harus dilakukan lebih terukur dan realistis, seiring kondisi fiskal daerah. 


Karena itu, ia memastikan agar Program Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dapat menjadi instrumen pembangunan yang akuntabel.


Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Zainal saat membuka kegiatan “Sosialisasi Kamus Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Tahun 2027 dan Pembahasan Mekanisme Integrasi Pokir dalam Dokumen Perencanaan Daerah dan Perangkat Daerah”, digelar di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (10/2). 


Gubernur menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara telah menyiapkan mekanisme integrasi Pokir DPRD melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), agar seluruh aspirasi yang masuk tetap sejalan dengan koridor perencanaan teknokratis. 


Dalam RKPD 2027, pembangunan Kaltara akan difokuskan pada delapan pilar unggulan, di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi kerakyatan, pembangunan infrastruktur konektivitas antarwilayah, serta pengembangan ekonomi hijau dan biru yang berkelanjutan. 


“Kita harus memastikan setiap usulan selaras dengan sasaran pembangunan dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah,” ujar Zainal. 


Selain itu, ia mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap sistem Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), khususnya pada area perencanaan dan penganggaran. 


Penggunaan Kamus Pokir, lanjutnya menjadi filter aspirasi masyarakat agar tetap berada dalam koridor hukum, serta memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah. Dengan kemampuan fiskal yang terbatas, Gubernur berharap sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan di Bumi Benuanta.  


“Pembangunan Kalimantan Utara harus berjalan linier dengan kebutuhan masyarakat, bukan sekadar keinginan sesaat, demi terciptanya pembangunan yang dapat dipertanggungjawabkan," pungkasnya. (dkisp)


Pasang Iklan

PEMDA

PEMDA

Pemda